<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347</id><updated>2011-12-25T03:01:09.094+01:00</updated><category term='momen'/><category term='seneng'/><category term='vacation'/><category term='rasan-rasan di warung kopi'/><title type='text'>kembang_jepun</title><subtitle type='html'>...surudoi gankoo...
catatan perjalanan kembangjepun</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>104</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-425159690479808717</id><published>2008-02-18T22:35:00.002+01:00</published><updated>2008-02-18T22:39:50.817+01:00</updated><title type='text'>ulang tahun part 2</title><content type='html'>Selamat ulang tahun, swamiku tersayang...&lt;br /&gt;Semoga panjang umur, sehat selalu, dan bahagia (standar doanya:) yang ga standar dibatin ajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi dihari ulang tahunnya, justru simbok (mbahnya suamiku) berpulang.&lt;br /&gt;Simbok berpulang, setelah 2 tahun berbaring sakit karena tua.&lt;br /&gt;Simbok yang masa mudanya cantik jelita..&lt;br /&gt; Semoga tenang disisi-Nya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-425159690479808717?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/425159690479808717/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=425159690479808717&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/425159690479808717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/425159690479808717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2008/02/ulang-tahun-part-2.html' title='ulang tahun part 2'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-4496994715496626003</id><published>2008-02-16T21:28:00.004+01:00</published><updated>2008-02-16T22:14:55.628+01:00</updated><title type='text'>happy birthday ibu</title><content type='html'>Ibu, aku ingin mendengar suaramu pagi itu&lt;br /&gt;tapi engkau tidak di rumah, "ke pasar" kata adikku&lt;br /&gt;Seperti selalu terjadi setiap pagi&lt;br /&gt;Ketika siang tiba, dapur adalah rumahmu&lt;br /&gt;dan sore, selalu saja engkau sibuk;&lt;br /&gt;menata rumah, menyapu halaman, atau menyirami bunga&lt;br /&gt;Dan malam sesekali nonton tivi, tapi aku tahu ibu&lt;br /&gt;Kau tidak suka sinetron, hanya beberapa serial korea&lt;br /&gt;itupun kadang-kadang. kadang saja.&lt;br /&gt;Jika tidak, kau kembali pergi; ke toko, ke warung, atau mengaji&lt;br /&gt;Sebelum tidur aku masih mendengar denting itu ibu&lt;br /&gt;piring-piring yang sedang kau cuci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu, aku ingin menatap kerut wajahmu diam-diam&lt;br /&gt;Karena aku malu selalu menyatakan cinta kepadamu&lt;br /&gt;karena aku sering berprasangka padamu,&lt;br /&gt;dan sesekali kita bersitegang.&lt;br /&gt;Aku tahu kadang engkau menangis karenaku ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi engkau selalu ada ketika aku meminta doamu,&lt;br /&gt;ketika aku hendak ujian, ketika aku memilih lelaki, ketika aku hendak sekolah lagi&lt;br /&gt;dalam setiap detikku, aku tahu engkau berdoa untukku ibu.&lt;br /&gt;Ibu maafkan aku karena seringkali&lt;br /&gt;aku tidak bisa menjadi anak yang baik untukmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti siang itu, setelah 18 jam mengarungi udara..&lt;br /&gt;"Sungguh Norwegia jauh sekali ya nak. Ibu sedih."&lt;br /&gt;Dan aku tidak berkata apapun selain, aku baik-baik saja ibu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat ulang tahun ya ibu sayang, 54 tahun usia ibu&lt;br /&gt;semoga ibu selalu sehat dan bahagia. Semoga Allah selalu melindungimu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-4496994715496626003?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/4496994715496626003/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=4496994715496626003&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/4496994715496626003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/4496994715496626003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2008/02/happy-birthday-ibu.html' title='happy birthday ibu'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-2898906147260062306</id><published>2008-02-15T20:00:00.005+01:00</published><updated>2008-02-15T21:13:19.506+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rasan-rasan di warung kopi'/><title type='text'>Kenapa Saya Ngefans Cinta Laura</title><content type='html'>Saya pertama mengetahui ada artis bernama Cinta Laura (read; Cincha Lawra), pada sekira pertengahan bulan Agustus tahun lalu, beberapa minggu setelah saya pulang ke Yogya untuk riset. Pertama heran, wah ada artis baru, dan ga lancar bahasa Indonesia. Saya pikir dia lebih tua dari usianya--yang ternyata baru 14 tahuan. Huhuhu..masih so young gitu..pertama denger pengen nabok..hih, ga segitu amat deh. Artis sinetron apa sih? maklum laah, saya kan ga pernah nonton sinetron..infotainment sih langganan. But, It was quite annoying..her accent was ackward. Kayaknya lidah kelipet-lipet. Tapi bener loh, setelah nonton wawancara itu, jadi keinget bener sama si Cincha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena setiap hari kudu bikin sarapan, and kalow gak salah, pagi jam setengah 7an ada infotainment. Sering si Cincha muncul, kalau udah gitu pasti heboh deh, langsung nongkrong do depan tivi. Bersama suami, yang lama-lama kayanya became a big fans of miss Chincha ini deh. Awal-awal sebel, tapi lama-lama, she entertained us very well. Jadi bahan ejekan paling seru, bikin kami bisa ketawa-ketawa di pagi hari. Lama-lama, kalo miss Chincha enggak muncul, kok rasanya kangen. huhu, padahal nonton sinetronnya aja enggak pernah. Tapi emang the fact that she is cute.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu, hampir tanggal 17 Agustus. Saya masih ingat bagaimana Cincha berkomentar tentang perayaan kemerdekaan Indonesia 17 Agustus. Kira-kira gini deh intinya (pardon me ya Chincha if saya salah ingat).. "Well, saya tjidak pfernah celebrate-celebrate..because papa saya from Germany, and saya sejak ketcil di Jerman...nothing special. Tjaphi in the future, I will learn bahasa Indonesia"..wiiiuh..hebat ga tuuh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chinca ini emang pinter bicara. Coba lihat kalo di tivi, lancaaar banget kalo diwawancara. Kagak ada groginya sama sekali. Terus dia ngerti gimana jaga body gesturenya. walau bahasa Indonesianya plutat-plutut, she speaks very clearly. Perhatiin struktur kalimatnya. Ga mbulet-mbulet, tone suaranya tegas, dan well, she is smart. Well again, even though that's the way of her management team to advertise Chincha..I think, cara itu lumayan kena juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya sih, dia cukup fenomenal.. membuat orang mengingat dia dengan kontroversi atas accent languagenya itu..but, dia kayaknya ngerti sosiologis Indonesian society. She doesn't bring the morality issues, seperti in the case of Inul. So, dia selamat lah yaa...kagak dihalalkan darahnya sama **I, huhu...ato paling ga tidak dihujat sama Roma Irama. Walo benernya si Chinca untuk ukuran anak umur 14 tahun is soooooo sexxyyyyy..swami saya aja seneng hihihi...,jadi bisa aja dia kena UU Pornografi (kalo jadi ada hehe). Overall, she brings the issue of kejanggalan. Kejanggalan dia berbahasa, menarik orang Indonesia yang really really always in between; sok moralis-anti barat, but mudah terpesona dengan barat. Have no character gitu. Bahkan banyak juga yang baru 6 bulan misalnya tinggal di negoro Londo, sudah "lupa apa siiih bahasa Indonesianya", huhu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But, Chinca is quite jujur. As a mix child, saya kira banyak orang Indonesia yang mimpi kayak dia. Was born in Europe, from Germany father and Indonesian mother, dan berani ngomong if dia tidak celebrating 17 Agustus, dengan bahasa Indonesia yang plegak-pleguk. What a girl!!! Dia bermain-main dengan kuasa bahasa Inggris, dengan mempermainkan kekaguman dan kebencian orang. Bahasa yang berkuasa di dunia, sekaligus tidak mudah dipejari orang banyak orang--sekali lagi karena ga semua bisa dapat akses ke bahasa itu. She is kind an untouchable girl, seperti baju bermerek di butik, dikagumi, sekaligus dibenci. She has got money and popularity in Indonesia, even she tidak lancar bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasti banyak yang benci dengan dia..lalu pasti banyak yang bilang how comeee? Ga lancar bahasa Indonesia pulang aja sono ke negaranya..huhu, come on..Chinca has Indonesian mother..tapi banyak yang kagum karena nyatanya..her English is pretty good. Huhu, bayangkan dengan Nadine yang bilang "Indonesia is a beatiful city, we have many bitchs"...hihihi...Yes, mereka bisa jadi refleksi bagi kita...yang sering tidak pede dengan diri kita sendiri. Chincha mungkin should be the next miss Indonesia..she speaks English very well.. Chinca mendobrak itu semua..mendobrak kemapanan berbahasa, mendobrak identitas Indonesia yang kaga jelas itu, sekaligus juga menjadi cermin, bahwa kita semua, in different way adalah Chinca-chinca yang lain...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagian berapa banyak diantara kita sih yang berbahasa dengan baik? Berapa banyak diantara kita yang bangga menyebut Indonesia ketika di luar negeri? Berapa banyak sih yang lebih bangga kalo menyelipkan bahasa Inggris diantara bahasa Indonesia kita? Karena dia adalah adalah cermin bagi kita. Dia adalah kita. Well...itulah mengapa, saya ngefans ama Chincha hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai fans, saya mencoba pake gaya bahasa Chincha..:D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-2898906147260062306?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/2898906147260062306/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=2898906147260062306&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/2898906147260062306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/2898906147260062306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2008/02/kenapa-saya-ngefans-cinta-laura.html' title='Kenapa Saya Ngefans Cinta Laura'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-2026512516037236781</id><published>2008-02-15T19:52:00.003+01:00</published><updated>2008-02-15T19:56:08.373+01:00</updated><title type='text'>welcome back</title><content type='html'>Welcome back to Bergen. Blog should be updated hehe, otherwise, I will not have travel notes during my stay here.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enjoy it..I wish I had extra energy, to keep on updating:D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-2026512516037236781?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/2026512516037236781/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=2026512516037236781&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/2026512516037236781'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/2026512516037236781'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2008/02/welcome-back.html' title='welcome back'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-8165942765969422374</id><published>2007-06-03T00:52:00.000+02:00</published><updated>2007-06-03T01:08:06.062+02:00</updated><title type='text'>my lovely bergen</title><content type='html'>last night before going home..&lt;br /&gt;in my empty room&lt;br /&gt;somewhere in between happiness and sadness&lt;br /&gt;mingled in my heart, in my mind&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;if only they could see, If only they have been here&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;they would understand...(Kings of Convinience)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;See you next year, my precious days in Bergen:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-8165942765969422374?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/8165942765969422374/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=8165942765969422374&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/8165942765969422374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/8165942765969422374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2007/06/my-lovely-bergen.html' title='my lovely bergen'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-1070325051916665690</id><published>2007-05-03T22:41:00.000+02:00</published><updated>2007-05-03T23:11:07.304+02:00</updated><title type='text'>semoga bisa</title><content type='html'>Saya melangkahkan kaki pagi ini, dibawah matahari yang hangat. Tapi kepala saya pening. Banyak sekali hal yang harus saya kerjakan, dalam minggu ini, dan dalam bulan ini. Persiapan riset, bahan bacaan untuk kuliah, revisi proposal. Pening rasanya. Capek sekali. Berangkat pukul sembilan, pulang pukul empat, dilanjutkan dengan kerja malam di rumah, dengan buku-buku, komputer, dan tentu saja para distractions yang setia mengacaukan pikiranku:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal putik-putik bunga bermekaran. Bunga-bunga tulip di taman kota sungguh mempesonakan orang tropis sepertiku. Dan saya sedih sekaligus senang. Bersemangat tapi sekaligus deg-degan. Sedih karena harus berangkat untuk field work, pergi dari Bergen yang bagaimanapun membuat saya jatuh cinta. Awalnya saya yang tidak kagum-kagum amat dengan Bergen, tapi kemudian diam-diam menikmati pesonanya, juga karena teman-teman saya yang hangat di Bergen. Bahagia tentu saja, karena saya pulang, bertemu keluarga, terutama keluarga kecil saya--menikmati lagi hidup bersama suami tercinta. Bersemangat karena saya akan memulai penelitian saya, juga rencana film dokumenter bersama seorang kawan lama. Deg-degan karena bagaimanapun pengalaman lapangan--walaupun ini bukanlah pengalaman lapangan pertamaku--tidaklah sama dengan buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diluar langit belum gelap benar. Rasanya capek, tapi hari-hari ini orang-orang disekitar saya begitu bersemangat, menikmati musim semi yang sudah lama ditunggu. Sementara saya disini sibuk sendiri. Sibuk dengan diri sendiri. Sibuk dengan sebungkah kecemasan dan pertanyaan; bisakah saya? Bisakah saya defense proposal bulan ini, bisakah saya selesaikan materi bacaan sebelum ujian akhir bulan ini, bisakah kurevisi proposalku, tentu dengan bahasa inggris yang lebih baik. Bisakah langsung turun ke lapangan bulan depan. Ah, membayangkan apa yang belum terjadi, kadangkala menjadi lebih berat daripada ketika kita menjalaninya. Semoga bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pendar-pendar lampu, mulai menyinari jejalanan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-1070325051916665690?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/1070325051916665690/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=1070325051916665690&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/1070325051916665690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/1070325051916665690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2007/05/semoga-bisa.html' title='semoga bisa'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-925856214962125907</id><published>2007-04-24T23:18:00.000+02:00</published><updated>2007-04-24T23:24:47.960+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='seneng'/><title type='text'>horeee</title><content type='html'>Alhamdulilah. Setelah setiap hari tidur jam 1/2 malem *karena emang sekarang rada-rada insomnia*:), rela nahan-nahan diri enggak buka yahoo messanger..ternyata bisa juga, sekarang kayaknya dah lupa cara buka YM keke, setelah nongkrong di kamar berhari-hari, di depan laptop, baca buku, balik ke laptop lagi, proposalku akhirnya beres lengkap. Udah kusubmit hari ini, dan pasti masih ada revisi. Tapi yang penting aku hepiiii...akhirnya, kata supervisorku, paling ada sedikit revisi..huaah mudah2an enggak banyak-banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yeah, tugas lain masih menanti. Juga bahan-bahan kuliah yang tebelnya ampun-ampun kayak bantal itu. Wis been, yang penting hari ini aku bahagiaaaaa...:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-925856214962125907?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/925856214962125907/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=925856214962125907&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/925856214962125907'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/925856214962125907'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2007/04/horeee.html' title='horeee'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-7441077441554193004</id><published>2007-04-14T23:34:00.000+02:00</published><updated>2007-04-14T23:38:53.113+02:00</updated><title type='text'>kenapa oh kenapa</title><content type='html'>kenapa oh kenapa&lt;br /&gt;seperempat jam membaca mataku ngantuk&lt;br /&gt;buka komputer mau ngetik kok end-up nya browsing enggak jelas&lt;br /&gt;nulis beberapa baris tiba-tiba laper dan ngemil&lt;br /&gt;udah keluar kata-katanya tiba-tiba pengen pipis&lt;br /&gt;terus tiba-tiba pengen makan ini itu&lt;br /&gt;akhirnya masak ee ternyata agak lama&lt;br /&gt;habis itu makan lagi&lt;br /&gt;sambil nyetel tivi&lt;br /&gt;habis makan ngantuk lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;halah, too many distractions&lt;br /&gt;proposalku, essay-esayku :((....&lt;br /&gt;kenapa oh kenapa&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-7441077441554193004?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/7441077441554193004/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=7441077441554193004&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/7441077441554193004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/7441077441554193004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2007/04/kenapa-oh-kenapa.html' title='kenapa oh kenapa'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-3350944574427641052</id><published>2007-04-14T23:30:00.000+02:00</published><updated>2007-04-14T23:33:35.512+02:00</updated><title type='text'>blog-ku jadi berbahasa norsk</title><content type='html'>wuiiii...buka blog tiba-tiba semua instruksi berbahasa norsk. apa dipikirnya si &lt;a href="http://www.blogger.com"&gt;www.blogger.com&lt;/a&gt; ini aku bisa bahasa norsk apa..jeg snakker ikke norsk. jeg forstaar litt norsk..litt bangeeeet hehehe&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-3350944574427641052?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/3350944574427641052/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=3350944574427641052&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/3350944574427641052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/3350944574427641052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2007/04/blog-ku-jadi-berbahasa-norsk.html' title='blog-ku jadi berbahasa norsk'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-7216364174995872726</id><published>2007-04-10T21:33:00.000+02:00</published><updated>2007-04-10T21:59:36.439+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='momen'/><title type='text'>satu tahun kami</title><content type='html'>Hari ini satu tahun kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak banyak hal berubah. Hanya kadang tentang kejadian, peristiwa, kebahagiaan, kesedihan, jarak, pesan-pesan pendek, telepon, buku-buku, kerja, cuaca; dingin, panas, terang, gelap, yang depresif, yang membuat euforia. Tentang hari-hari kami, yang rutin dan yang tidak rutin. Tentang orang-orang, yang berjalan atau berlarian. Tentang perasaan dan keputusan penting yang kami buat dalam hidup kami. Pelajaran-pelajaran tentang penerimaan dan tentang sebuah cita-cita yang tampaknya sederhana, namun sungguh tidak juga mudah; cinta yang membebaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini satu tahun kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan peristiwa berlalu dalam kejapan mata kami. Setahun bukanlah apa-apa. Masih banyak jalan ke depan. Seperti musim, yang selalu berganti. Seperti angin, yang berhembus kadang melenakan kadang membuat gigil badan. Seperti sungai, ada alur yang harus kami pilih. Ada banyak impian yang harus dihidupi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga cinta yang 'menjadi' adalah milik kami.&lt;br /&gt;Tuhan lindungi kami.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-7216364174995872726?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/7216364174995872726/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=7216364174995872726&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/7216364174995872726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/7216364174995872726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2007/04/satu-tahun-kami.html' title='satu tahun kami'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-2171204674430621488</id><published>2007-02-23T21:57:00.000+01:00</published><updated>2007-02-23T22:07:20.101+01:00</updated><title type='text'>....</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;sore itu dingin&lt;br /&gt;aku tidak bisa lagi mencium bau kopi&lt;br /&gt;diantara daun mapel yang berguguran&lt;br /&gt;telapak mulai pedih&lt;/p&gt;&lt;p&gt;sungai tidak lagi indah&lt;br /&gt;bangunan tua hanya menceritakan sejarahnya sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin mendengar desahmu membisikkan&lt;br /&gt;sesuatu ditelingaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi aku hanya mendengar desir&lt;br /&gt;sementara salju randu telah luruh ke bumi&lt;br /&gt;menjadi air dan melebur bersama tanah&lt;br /&gt;diantara toko-toko&lt;br /&gt;parfum,outlet,merek,modal,kapital,pizza&lt;br /&gt;daun-daun yang berguguran sore itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku merindukan suaramu membisik perlahan&lt;br /&gt;masuk ke dalam tubuh dan aliran darahku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berjuang dan berjuang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Karl Marx Allee, Berlin, 10 februari 2007&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-2171204674430621488?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/2171204674430621488/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=2171204674430621488&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/2171204674430621488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/2171204674430621488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2007/02/blog-post.html' title='....'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-8950818171397553737</id><published>2007-02-20T23:08:00.000+01:00</published><updated>2007-02-21T22:40:40.897+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='vacation'/><title type='text'>winter (tidak) fun geilo</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_1Jtpt93gDnQ/RdtyXWNLJzI/AAAAAAAAAAY/JPY9vau7iOE/s1600-h/IMG_3428[1]-geilo.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5033742753940055858" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_1Jtpt93gDnQ/RdtyXWNLJzI/AAAAAAAAAAY/JPY9vau7iOE/s320/IMG_3428%5B1%5D-geilo.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Lobi Highland hotel Geilo, Jumat 16 feb 07&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judulnya adalah winter fun Geilo. Winter memang fun alias menyenangkan. Saya menikmati winter di Bergen. Tapi winter yang salju, bukan yang hujan--yang kalo gerimis indah dan romantis, tapi kalau tiap hari eneg juga:) Beberapa minggu Bergen bersalju. Kalau sudah begitu saya senang sekali, soalnya bisa main perosotan salju. Kalau sibuk jadi gak bisa main perosotan, saya bisa jalan ke kampus sambil nendang-nendang salju. Menikmati kapas-kapas berhamburan dihadapan saya. Ah, dasar orang tropis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perosotan salju lebih menyenangkan dibanding skiing. Gak usah pakai mikir hehehe. Beberapa kali belajar skiing, harus babak belur terjatuh-jatuh. Sudah gitu modalnya mahal hehehe..Sementara main perosotan, modalnya cukup pinjem tampah perosotan punya Oban hihi..plus dicemberutin Oban karena tante pinjem-pinjem mainan dan rebutan dengan anak umur 5 tahun hahaha. Tapi perosotan salju emang saaaangaaaaat menyenangkan. Cukup jalan ke stortveiet, jalan di depan Fantoft, asrama tercinta--terdapatlah hamparan perbukitan yang sangat cocok untuk kegiatan perosot memerosot hoho..i love winter deh pokoknya--hehehe, asal yang enggak gelap terus lo ya...serasa drakula, kalo liat matahari malah takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah saya dengan semangatnya mendaftar untuk ikut acara winter fun di Geilo. Namanya juga winter fun, isinya ya fun, lihat jadwal acaranya banyak main-mainnya. Akhirnya hari yang dinanti itu tiba. Malam sebelum acara tanggal 16 sampai 18 februari, setelah kecapekan dengan norskkurs saya yang seminggu empat kali itu (oh noooo, capek banget), saya tertidur-tidur. Setelah makan malam, saya merasa badan agak meriang. Saya cuekin aja, karena biasanya, dibawa tidur badan sudah segar kembali. Juga saat itu tenggorokan saya agak sakit, tapi tak apa-apalah, paling karena perubahan suhu yang lumayan drastis di Bergen--setelah sebelumnya bersalju, dan jadi lebih panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paginya saya terbangun, dengan badan yang masih berasa tidak enak. Tapi, lagi-lagi dengan harapan bahwa saya akan segera membaik, saya tetap memutuskan berangkat. Pagi pukul 7, saya sudah siap, dan berangkat ke stasiun kereta. Perjalanan 3, 5 jam dari Bergen ke Geilo saya lalui dengan tidur dan tidur. Badan rasanya masih lemes. Turun di Geilo, dengan salju yang tebal, saya merasa amat sangat kedinginan. Setelah berjalan beberapa menit menuju hotel, akhirnya saya tidak kuat, dan terkapar kecapekan di lobi. Sambil menunggu kamar hotel siap. Check in, dan setelah itu dilanjutkan makan siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya sedikit menyantap makan siang saya. Selebihnya saya menyerah dengan badan yang rasanya enggak karuan ini. Setelah makan siang, yang lain meneruskan aktifitas, saya memilih tidur. Sore menjelang malam, suhu tubuh saya melonjak. Panas sekali. Wah, saya tidak tahu berapa. Tapi saya tetap datang ke makan malam. Setelah itu saya tertidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paginya saya benar-benar sakit flu. Demam, batuk, hidung tersumbat, pusing, dan pegal-pegal (haha, lengkap). Padahal hari itu adalah hari yang seharusnya paling menyenangkan, karena penuh dengan perosotan hehehe...ya sudahlah, saya harus merelakan diri saya beristirahat di kamar hotel. Masih untung daripada di kamar saya di Fantoft. Teman-teman datang menengok, Yunita membawakan makanan, Berit dan Kristin sang panitia memberi termometer untuk mengecek suhu beserta paracetamol. Dokter sudah ditelpon, tapi untuk kasus flu dia menyarankan cukup beristirahat saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, saya hanya mendengar cerita, bagaimana asyiknya skiing, meluncur pakai tampah di bukit yang sangat curam (hiks, pasti menyenangkan), meluncur pakai ban yang ditarik sama motor salju, naik kereta gantung, naik kereta kaya punya sinterklas...huhuuu....kepeeeeengeeeeeeeeeeeen!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, namanya juga orang sakit. Untungnya banyak makanan enak di hotel (huh, namanya sakit juga tetep pahit lidahnya:P), ditengokin temen-temen. Ya memang sih tetep lebih baik daripada merana di kamar asrama..:) hikss&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;syukur alhamdulilah sekarang sudah sehat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-8950818171397553737?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/8950818171397553737/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=8950818171397553737&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/8950818171397553737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/8950818171397553737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2007/02/winter-tidak-fun-geilo.html' title='winter (tidak) fun geilo'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1Jtpt93gDnQ/RdtyXWNLJzI/AAAAAAAAAAY/JPY9vau7iOE/s72-c/IMG_3428%5B1%5D-geilo.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-6371463800286867323</id><published>2007-02-20T22:13:00.000+01:00</published><updated>2007-02-20T22:57:36.655+01:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='vacation'/><title type='text'>berbagai cerita, dalam 2 minggu ini</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_1Jtpt93gDnQ/RdtuZmNLJyI/AAAAAAAAAAM/aAiXp_aG5nM/s1600-h/DSC02370.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5033738394548250402" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_1Jtpt93gDnQ/RdtuZmNLJyI/AAAAAAAAAAM/aAiXp_aG5nM/s320/DSC02370.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada banyak cerita 2 minggu ini. Hummm, pasti lelah menceritakannya. Hehe, inilah akibatnya saya malas mengupdate blog ini. Padahal--resolusi saya adalah mendisiplinkan diri untuk setiap hari menulis. Karena bagaimanapun menulis blog adalah latihan yang baik sebelum saya memulai riset etnografi saya pada bulan Juni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, begitulah, ada banyak cerita. Dimulai dari perjalanan saya tanggal 5 sampai dengan 9 Februari ke Berlin. Perjalanan 5 hari yang lumayan melelahkan, tapi lebih dari itu sangat menyenangkan, karena disini saya bertemu dengan orang-orang yang hebat dan baik. Perjalanan dengan berbagai teman dari berbagai macam bangsa--tim ini terdiri dari Saya (Indonesia), Li Siyu dari China, Droma dari Tibet, Caroline Boonabaana dari Uganda, Carmeliza Rosario dari Mozambique, dan Javier Cordova dari Peru. Tim yang sangat luar biasa bagi saya, karena selama perjalanan kami, tidak ada perbedaan pendapat yang mencolok apalagi pertengkaran, tidak ada yang mencoba mendominasi satu dengan yang lain, semua saling mengalah, dan saling menghormati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan saling menghormati inilah yang amat sangat saya rasakan bersama teman-teman saya yang teramat toleran ini. Bagaimana tidak, semua saling menghormati orientasi bepergian masing-masing. Yang ingin belanja bisa menunaikan hajat dan hasrat belanjanya hehehe, yang mau jalan ke museum silahkan, yang mau makan mie silahkan, yang makan non pork juga silahkan. Saya benar-benar menikmati gaya yang penuh respek dari teman-teman ini. Bahkan, teman-teman seringkali mengingatkan saya untuk sembahyang ketika waktu sembahyang tiba. What a wonderful.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pertama di Berlin, kami berputar ke kota. Mengunjungi gedung parlemen, gate, ruas jalan yang mengenang yahudi korban Hitler, Jewish museum, dan banyak tempat. Ah, saya sungguh bukan penghapal nama-nama yang baik. Saya hanya menikmati perjalanan saya, dan menikmati angin dingin yang menerpa dan membuat kulit saya pedih-pedih. Serta membayangkan menjadi Yahudi pada perang dunia dua. Haha, juga beberapa romantisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlin kota besar. Tapi sebesar-besarnya ibukota di Eropa, masih saya bersahaja, dengan jejalanan yang lengang, tak banyak orang menggunakan transportasi pribadi. Orang lebih memilih kereta underground, kereta, trem, atau bus. Transportasi di Berlin juga sangat terjangkau. Saat saya datang, kota itu agak cantik dan ramai. Kebetulan, hari-hari itu juga bertepatan dengan diselenggarakannya Berlinale--Berlin International Film Festival. Di jalanan, baliho Berlinale terpampang dimana-mana. Publik Jerman juga menyambut hangat festival film ini. Informasi yang saya dapat dari petugas hotel, beberapa tiket film telah sold out jauh sebelum hari pemutarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlin bagi lumayan cantik dan lumayan kotor juga. Banyak grafiti terpampang dimana-mana. Simbol kebebasan warga Berlin. Warganya tidak seramah seperti Bergen. Juga sedikit yang bisa berbahasa Inggris. Wah, beberapa kali saya bertanya dalam bahasa Inggris--dan sengaja memilih yang tampangnya agak muda, dengan harapan mereka bisa bahasa Inggris--ternyata tetep aja hehehe...ya sudahlah. Jadi saya benar-benar berasa seperti turis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam kedua di Berlin, saya dan teman-teman makan malam diantar oleh Kim, seorang pria Mozambique, yang sudah 12 tahun tinggal di Berlin, dan kini sedang menempuh master di fakultas ekonomi. Dia mengajak kami untuk makan di Pizza leftist. Namanya seru amat hehehehe..orang menyebut pizza leftist, karena disini tempat nongkrongnya kaum leftist. di tembok tampak berbagai macam poster dan coretan disana-disini. Rumah makan ini ramaiii sekali. Saya mengobrol beberapa lama dengan Kim. Dia bercerita kalau pemilik restoran ini amat kaya raya karena dia jualan sosialisme dan romantismenya hahaha...tapi tetap saja buntutnya dia kaya karena kedainya jadi laris bukan kepalang. Ya bener sih, larisnya ampuuun deh. didalam aja sampai panaas banget. Ya rasa pizzanya sih biasa aja, gak nendang amat.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Disini saya juga banyak jalan di museum, dan belanja. Dihari terakhir, saya berjalan ke Musium Island, paket museum yang ada disatu area. Berkunjung ke galeri nasional, tempat "The Thinker" karya Rodin dipajang disana. Juga ke Pergamon Museum.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Selama di Berlin, saya banyak dibantu oleh Inest. Gadis manis asal Padang, yang banyak senyum, dan mengantar-antar saya, terutama belanja ke outlet murah hahaha..terimakasih banyak ya Inest...Disini pula, Inest menunjukkan pada saya, bahwa dunia adalah tempat yang sangat sempit dan terbatas. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Siang itu, saya bertemu Inest di stasiun Friedrichstrasse. Inest datang bersama dengan seorang temannya, saya kemudian saya kenal bernama Daus. Daus adalah mahasiswa di Berlin, yang sudah 6 tahun tinggal disana. Kesan saya pada Daus pada awalnya adalah dia orang yang pendiam dan low profile. Saya sempat berpikir tentang seseorang di Yogya. Tapi saya lupakan karena mengingat kecil kemungkinannya. Di perjalanan, saya lantas ngobrol dengannya. Baru beberapa lama kemudian, terkuaklah sudah, ternyata seorang Daus, adalah kakak kandung Maman, yang kebetulan adalah rekan kerja saya di Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian (PSKP) UGM. alaaah..dunia kok ya sempit betul yah:D&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-6371463800286867323?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/6371463800286867323/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=6371463800286867323&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/6371463800286867323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/6371463800286867323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2007/02/berbagai-cerita-dalam-2-minggu-ini.html' title='berbagai cerita, dalam 2 minggu ini'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1Jtpt93gDnQ/RdtuZmNLJyI/AAAAAAAAAAM/aAiXp_aG5nM/s72-c/DSC02370.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-2022237959529719593</id><published>2007-02-01T20:12:00.000+01:00</published><updated>2007-02-01T20:33:16.405+01:00</updated><title type='text'>pernikahan</title><content type='html'>selamat pagi,&lt;br /&gt;aku menantimu terbangun seperti matahari&lt;br /&gt;diantara titik air keran dari kamar mandi&lt;br /&gt;dan denging saat air di ketel telah mendidih&lt;br /&gt;kecup embun menetes di mata yang sedang mengantuk&lt;br /&gt;pasir dipintu kamar kita menunggu untuk dibersihkan&lt;br /&gt;juga gelas dengan separuh air, piring yang semalam berdenting, serta sisa nasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat siang&lt;br /&gt;siang ini rumah kita sedang sedang sepi&lt;br /&gt;satu dua pekerja bangunan dekat rumah kita&lt;br /&gt;bernyanyi disela istirahat siangnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat sore&lt;br /&gt;ada pisang goreng hangat dimeja&lt;br /&gt;satu sendok makan kopi dan satu sendok teh gula,&lt;br /&gt;dan gerutuan untuk cukup sebatang rokok saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika senja,&lt;br /&gt;kita makan dengan&lt;br /&gt;ditemani suara gitar tetangga sebelah&lt;br /&gt;sayup berita di TV dari tembok rumah kita yang gerumpil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebelum tidur kita akan bercerita&lt;br /&gt;sampai lelah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sambil menyadari bahwa kita berasal dari pohon berbeda,&lt;br /&gt;lalu sepakat untuk tumbuh bersama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan mencoba memaknai&lt;br /&gt;perasaan-perasaan kita..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;*sedang kangen rumah kos maguwo*&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-2022237959529719593?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/2022237959529719593/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=2022237959529719593&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/2022237959529719593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/2022237959529719593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2007/02/pernikahan.html' title='pernikahan'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116984684241745337</id><published>2007-01-26T22:16:00.000+01:00</published><updated>2007-01-26T22:27:22.483+01:00</updated><title type='text'>janji</title><content type='html'>aku berjanji padamu memperjuangkannya&lt;br /&gt;walaupun langkahku lelah, dan batu menghalangi langkahku&lt;br /&gt;dan aku sedang rindu&lt;br /&gt;aku berjanji padamu menetapkan pilihanku&lt;br /&gt;dan mengucapkan setia kepada waktu&lt;br /&gt;bahwa aku akan membayar impianku satu persatu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22;23 untuk konsekuen pada pilihanku&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;thanks for sharing my dear. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116984684241745337?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116984684241745337/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116984684241745337&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116984684241745337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116984684241745337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2007/01/janji.html' title='janji'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116984572219755541</id><published>2007-01-26T21:52:00.000+01:00</published><updated>2007-01-26T22:13:05.793+01:00</updated><title type='text'>kesasar (lagi) di bergen</title><content type='html'>Sehabis kuliah, Siyu dan saya berencana untuk belanja bersama ke Lidl--salah satu supermarket yang lumayan lengkap dan murah untuk ukuran Bergen. Apalagi, semua pasokan logistik di kulkas udah habis--ingat logika tanpa logistik tidak jalan hehee. Maka, niat ke Lidl dibulatkan. Walo ujan badai, ujan angin, ujan salju, maju terus. Hiperbola banget..Dengan semangat kami jalan ke bus stasjon sambil ngobrol dijalanan. Sebenarnya bisa aja kami jalan ke Lidl dari Fantoft dengan jalan kaki. Tapi cuacanya lagi gini, pasti naik turun gunung licin. Akhirnya kami naik bus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di bus stasjon, dengan pede nya Siyu bilang kalau kita bisa naik 60, karena 525--bis yang biasa kami tumpangi sampai Lidl, lama nunggunya. Hanya datang 30 menit sekali. 5 menit menunggu, naiklah ke bis jalur 60. Bus pun meluncur. Kami tetep ngobrol, dan tiba-tiba ngeh kalo jalannya agak aneh waktu nglewatin tunnel yang panjaaang banget. Hadaah ini dimana ya. Mau berenti gak berenti-berenti, karena ternyata bus stop terdekat jaaauh sekali dari sebelum masuk tunnel. Keluar tunnel, yang ada jalanan yang penuh salju, dan sepii sekali, nyaris hanya beberapa orang jalan, dan tidak ada bangunan. Yang ada cuma tebing-tebing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamipun turun di bus stop terdekat. Sambil clingak-clinguk nyari orang yang bisa ditanyain. Mungkin ini dah diluar kota, dan kayaknya jaraknya lumayan jauh karena kami butuh sekitar 40 menit di dalam bis. Saking asyiknya ngobrol, enggak kerasa kalau bis ternyata enggak ke fjosanger, tempat dimana Lidl berada. Akhirnya kami tertawa-tawa menyadari keteledoran kami milih jalur bus (karena kemungkinan ini bis jalur 60 dengan trayek yang lain--bukan ke fjosanger), sambil terheran-heran karena udah 6 bulan disini ternyata baru nyadar ada tempat di bergen yang berupa tebing kanan kiri semata-mata, dipenuhi salju, dengan sedikit makhluk hidup melintas *hiperbola*.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kami mencoba cari arah berlawanan. Syukur gak lama ketemu halte. Setelah nunggu beberapa lama, dengan hujan salju yang mulai turun, juga setelah foto-foto hehe, kami bertemu bis jalur 60 ke arah sentrum. pfff, syukurlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai bus stasjon, kami akhirnya menunggu jalur andalan 525. Setengah jam menunggu, dan beberapa menit perjalanan, akhirnya kami sampai di lidl. Untung masih ketemu hari terang, walau saat itu cuaca agak sedikit seru seram, karena hujan salju deras dengan angin, yang dinginnya minta ampun. What a lucky day!:D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116984572219755541?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116984572219755541/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116984572219755541&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116984572219755541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116984572219755541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2007/01/kesasar-lagi-di-bergen.html' title='kesasar (lagi) di bergen'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116949619174177913</id><published>2007-01-22T20:36:00.000+01:00</published><updated>2007-01-22T21:14:40.753+01:00</updated><title type='text'>full day activities</title><content type='html'>Hari ini saya bangun pagi-pagi sekali. Pukul 6 sudah bangun. Hore! rekor tuh. Biasanya kalau bangun jam 9 sudah bagus. Kalau enggak ada kuliah biasanya mundur sampai jam 10. Entahlah disini jam tubuh saya kadang aneh. Kalau tidur malam sekali, bangun siang sekali. Tapi kadang juga suka berubah-ubah. Kalau pulang kecapekan, kadang bisa ketiduran sejam, dan bangun dengan (kadang) segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bangun pagi karena niatnya saya ingin berpuasa hari ini. Lumayan lah, puasa di waktu winter kan tidak begitu berat. hehehe, subuh jam 7 (matahari terbitnya sih jam 10), dan magrib jam setengah5. Lumayan lah, membayar hutang-hutang pas Ramadhan kemarin hehe. Habis sahur, saya enggak melanjutkan tidur, niatnya sedikit membenahi calon proposal saya itu..ciieee..masih calon keikekeke..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil ngedengerin Riot in An Empty Streetnya Kings of Conviniece yang keren banget itu, saya mengetik, sampai tiba-tiba...petttt....laaah, semua gelap. Pertamanya sih mikir, apa something wrong dengan kamar saya ya..ngintip ke luar, lah kok lampu koridor semua gelap. Langsung lihat ke luar jendela--wah maklum lantai 9--biasanya banyak lampu-lampu. Tapi pagi ini semua gelap. Hayaah, masak negara maju mati lampu. Padahal walo udah jam setengah 8, gelapnya masih bener-bener gelap. Ih, bener-bener deh, ini pengalaman pertama mati lampu di sini. Tetangga sebelah yang punya anak bayi tampak bergegas turun. Iyalah, takut ada apa-apa kali ya..kan jarang-jarang. Dan entah kenapa, gedung asrama Fantoft ini kalo gelap semua ya jadi serem sekali. Maklumnya gedungnya tua, kamarnya tua. Pertama datang aja ngeliatnya aneh banget ini kamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yasudahlah, akhirnya saya mengeluarkan gaya hidup norwegia, hehehe..itulah lilin sodara. Entah kenapa, orang norwe ini senaaang sekali dengan lilin. Kadang saya heran ngelihat ada orang belanja lilin beberapa plastik, kaya nyetok gitu. Apa tiap hari dia bakar lilin itu ya..tapi emang orang norway suka rumah dengan penerangan yang minim, dan mereka nyalain lilin. Jadi memang candle light dinner setiap malam:) Pernah saya cerita ama temen norway kalau saya pengen beli heater tambahan, soalnya pemanas di kamar udah gak bisa lebih panas lagi. Komentar dia, ngapain beli heater tambahan, mending kamu nyalain lilin di kamar, pasti anget. Hehe, tapi saya yang serampangan waktu tidur itu takut kalau-kalau saya nendang lilin apa gimana, takut kebakar dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama-lama dikamar dengan mati lampu gitu kok ya seram juga ya. Membayangkan kamarku yang atas ini, terus ntar gimana-gimana..wooh, dasar tukang berimajinasi jelek. Akhirnya saya cuci muka, sikat gigi dan ganti bajulah. Mending berangkat ke kampus pagi. Lumayan, bisa nerusin browsing apa kek gitu, juga ngeprint beberapa bahan buat presentasi. Lumayan, presentasi sukses. Tapi setelah dapat banyak masukan dari peserta seminar, kok risetku ini kelihatan terlalu complicated dan pengen menyentuh banyak hal ya...huh, pusing deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abis seminar, rasanya udah capek banget. Ngantuk pula, baru kerasa semalam tidurnya kurang berkualitas. Ditambah aktivitas seminar yang emang bikin capek orang yang presentasi. Akhirnya sempet tidur beberapa menit di reading room--payahnya gaya tidur disini bisa bikin pegel leher. Bener deeh. Pegel bener.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini mulai kursus bahasa norsk pertama di semester ini. Mulai jam dua siang sampai 4 sore. Nunggu sekitar 2 jam sampai jam dua. Nyari tempat kursusnya, udah pede nunggu dan datang awal, ee..ternyata salah ruangan. Nyari ruangan 210 susah amat. Ternyata ada di gedung yang lain. Jalannya itu ya..capek deh. Puter-puter, akhirnya dapatlah gedung warna putih dekat gereja. Tengah-tengah kursus, turun hujan salju lumayan deres. Waah, tumben-tumben tuh. Selama winter ini, belum pernah ada hujan salju sederas dan selama hari ini. Sebelum ini pernah turun lumayan deras, tapi enggak membuat saljunya jadi banyak. Selesai kursus, salju di luar sudah lumayan tinggi. Dan lumayan dingin juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang ke Fantoft diiringi hujan salju huehue..deres..lumayan kaget juga lihat salju lumayan tinggi. Beberapa anak-anak nyiapin kereta luncur mereka dan bermain-main. Hari mulai gelap, tapi salju yang langka di Bergen ini (apalagi katanya setelah global warming) memang harus dinikmati. Saya berjalan pulang sambil bermain-main dengan tumpukan salju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirumah, lewat magrib. Saya harus menyiapkan makanan buka dengan memasak lebih dulu. Duh badan sudah capek sekali ni. Selesai masak dan masak, sembahyang, dan sebagainya..saatnya untuk rileks. Rebahan di kasur, dan tidur dua jam. Bangun sudah agak segar. dan Aha iya, saya belum minum kopi..saya butuh kopi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116949619174177913?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116949619174177913/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116949619174177913&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116949619174177913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116949619174177913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2007/01/full-day-activities.html' title='full day activities'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116939480890809715</id><published>2007-01-21T16:24:00.000+01:00</published><updated>2007-01-21T19:43:13.066+01:00</updated><title type='text'>Bergen</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/1604/1121/1600/952/floyen.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/1604/1121/320/942201/floyen.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Bergen dari atas Floyen&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;Sejak awal saya memiliki obsesi tentang hujan. Hujan bagi saya adalah sesuatu yang romantis. Pada suatu ketika di malam-malam saya bercakap tentang hujan bersama Vero (hai Vero!), kawan yang dalam satu waktu mengisi hari-hari saya dalam sebuah aktivisme gerakan pers mahasiswa di kampus. Ketika pulang dari kampus dan Vero biasanya menginap di rumah saya, kami bercakap hingga larut, tentang apa saja, pembicaraan bermutu dan pembicaraan tidak mutu, juga tentang lelaki dan hujan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;"Aku paling suka dengan lelaki yang rambutnya basah karena hujan. Hujan itu seksi, baik yang deras atau yang rintik-rintik. Bau tanah yang basah dengan hujan, dan apalagi kalau hujan turun dan kita tengah di stasiun kereta, atau balairung UGM yang romantis itu. Lantas seorang lelaki menatapku dari jauh dengan sepeda," lantas kami tergelak. Dengan tawa muda kami, gadis dua puluhan dengan banyak mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak pernah membayangkan pada akhirnya Tuhan memberi saya kesempatan untuk tinggal di kota bernama Bergen--kota yang hampir setiap hari hujan. Tuhan menjawab impian dan obsesi saya tentang hujan. Disini setiap hari saya berbasah-basah dengan hujan. Sayapun selalu bersiap dengan payung saya yang berwarna pink cerah itu. Berjalan di tengah hujan, dengan harus berhati-hati melangkah di jejalanan yang licin karena kubangan air membeku akibat dinginnya suhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah Bergen, kota yang menyimpan obsesi masa muda (baca:remaja) saya tentang hujan. Tapi sayangnya tidak ada lelaki seksi yang rambutnya basah kena hujan, karena lelaki saya tertinggal di yogya hehe. Tapi, saya bersyukur mendapat kesempatan tinggal di kota ini. Kota yang sejak pertama datang membuat saya jatuh cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota kecil--walaupun kota terbesar ke dua di Norwegia, dengan penduduk 225.000 jiwa, yang setiap hari hampir selalu hujan. Yang kadang saya juga komplain dengan hujan, tapi saya amat menikmati hari-hari saya disini. Jalanan yang bergunung, hutan yang indah, danau, downtown yang kecil tapi semarak, dengan toko buku yang lengkap di norli atau studia, perpustakaan CMI yang dekat rumah, bergen dengan fish market dan bryggennya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menikmati hari-hari saya disini. Menikmati banyak momen reflektif yang amat mewah dan tidak saya dapatkan ketika bekerja. Menikmati kebersamaan saya dengan teman-teman Menikmati kesendirian saya di kamar, dengan tugas, buku-buku, internet, dan kadang pula tangisan.. Menikmati setiap vocab bahasa norsk yang saya lafalkan dengan janggal. Menikmati winter yang memperlambat datangnya matahari. Mencoba menikmati banyak hal yang mungkin sebenarnya tidak terlalu nikmat. Di Bergen mungkin saya tengah belajar untuk lebih bersyukur dan mengenal hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mm, mungkin jika Kings of Convinience, duo grup musik kebanggaan Bergen, bernyanyi tentang Cayman Island, saya kini bernyanyi tentang Bergen..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Through the alleyways to cool off in the shadows &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Then into the street following the water &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;There's a bearded man paddling in his canoe &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Looks as if he has come all the way from the Bergen &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;These canals, it seems, they all go in circles &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Places look the same, and we're the only difference &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;The wind is in your hair, it's covering my view &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;I'm holding on to you, on a bike we've hired until tomorrow &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;If only they could see, if only they had been here &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;They would understand, how someone could have chosen &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;To go the length I've gone, to spend just one day riding &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Holding on to you, I never thought it would be this clear&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kings of Convience--Cayman Island--saya ganti nama Cayman Island dengan Bergen)--this is a very cool song. Thank buat vero yang udah ngenalin KOC:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116939480890809715?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116939480890809715/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116939480890809715&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116939480890809715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116939480890809715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2007/01/bergen.html' title='Bergen'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116889203866085571</id><published>2007-01-15T20:18:00.000+01:00</published><updated>2007-01-15T21:33:32.013+01:00</updated><title type='text'>cerita awal tahun</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/1604/1121/1600/678672/DSC01775.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/1604/1121/320/435417/DSC01775.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selamat tahun baru semuanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya ingin menuliskan ulang tulisan di foto ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TRADITIONS, TABOOS, AND DELICACIES&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Everyone has a right to eat. Not just to stay alive, but also to celebrate the life, to stimulate the senses, to nourish friendships, to strenghen family, to make memories. Eating together goes along with special dishes from many traditions. Those differ from culture to culture and give people the sense of belonging together. Even if all supermarkets in the world may sell exactly all the same products and even if people from Amsterdam and world eat pizza, hamburgers, noodle soup, and tortillas, the need to eat special food together and to keep traditions alive will always remain and find everywhere. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Saya menemukan kata-kata ini di Rijksmuseum voor volkenkunde, Leiden. Di sebuah ruangan besar khusus tentang makanan, dan tentang khazanah makanan di belahan dunia. Setelah bersepeda dari Merelstraat--museum ini memang menjadi tujuan utama saya. Museum makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan bagi saya menyimpan berbagai macam keunikan. Karena makanan identitas manusia dibangun dan dibedakan. Habitus yang dibentuk dan mengalami proses sejak seorang anak mengenal makanan selain air susu ibunya. Saya takjub dengan beranekanya makanan diseluruh dunia. Bagaimana pilihan terhadap makanan, cara memasak, cara memakan, hingga cara membersihkan makanan, adalah sebuah rekaman antropologis sebuah masyarakat. Seperti pengantar dipintu museum makanan di rijksmuseum. Makanan tidak hanya untuk mempertahankan hidup, makanan adalah cara manusia mempererat hubungan sosialnya, cara manusia membangkitkan memorinya terhadap sesuatu-tentang konsepsi ibu-tanah-homeland-aku. Makanan adalah kebudayaan, cara manusia berhubungan dengan alam, manusia dengan budaya, dan manusia dengan manusia yang lain.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu akhir tahun, dan saya menyusuri Leiden dengan sepeda. Saya menyusuri jejalanan diantara kanal, dan romantisme akan mbah Jalal, kakek saya yang diaspora. Saya mengingat mbah Jalal sebagai sosok kakek yang hangat, resik, wangi, datang dari Belanda setiap tahun, bersama oma Co de Swartz, istri yang teramat dicintainya itu. Saya tidak pernah lupa bagaimana saya kecil selalu membayangkan kehidupan di luar negeri yang serba tertata. Seperti muncul dalam sosok mbak Jalal. Mbah Jalal adalah adik lelaki satu-satunya mbah kakung kandung saya, Haji Zubair. Mereka adalah&lt;em&gt; Minke &lt;/em&gt;pada masanya. Simbah buyut saya pedagang kain mori untuk bahan batik. Sangat kaya. Sekitar tahun 1930-an, dua kakak beradik Zubair dan Jalal berlayar ke Mesir, sempat mampir belajar ke Al Azhar. Lantas Jalal belajar kedokteran ke Belanda, dan Zubair belajar ekonomi ke Perancis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberuntungan orang-orang pada masanya. Keberuntungan karena terlahir sebagai keluarga kaya. Lantas, karena orangtuanya bangkrut, kedua bersaudara harus pulang karena tidak ada lagi biaya. Tapi Jalal tidak mau. Hatinya tertinggal disana. Beliau memutuskan untuk menetap bersama perempuan belanda yang lantas menjadi istrinya. Dan saya, sebagai generasi kedua Zubair, hanya bisa mengenal sosoknya yang elok dan wangi, setiap tahun, dalam kunjungan-kunjungannya. Mbah Jalal dan Oma Co tidak punya anak. Karena itulah mereka menganggap keponakan, seperti bapak saya adalah anak-anaknya. Mbah Jalal meninggal pada tahun 1999, karena usia tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lantas membayangkan kehidupan sebagai diaspora. Sebagai orang yang berada jauh dari komunitas asalinya. Seperti mbah Jalal. Angin Leiden yang dingin siang itu, membuat pikiran saya berkelana. Dan saya membayangkan masa kecil saya yang saat itu melihat mbah Jalal sebagi sebagai sosok yang selalu berbahasa belanda dengan istrinya, lebih menggemari susu dan keju daripada tempe, sangat barat, ekspresif, dan tinggi..Saya melihat mbah Jalal sebagai sosok yang hebat, dan jauh. Terlebih ketika beliau menghadiahi kami buku berjudul "Holland".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu saya hanya menatap gambar-gambarnya. Dan melihat bahwa itu semua terlalu mewah dan tak mungkin untuk saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga kami memang mengalami mobilitas vertikal menurun karena pendidikan. Semenjak mbah buyut Muchsin memutuskan mengirim anak lelakinya untuk bersekolah, setelah pulang simbah Zubair menjadi guru, semua anak-anaknya termasuk bapak saya adalah sarjana, bekerja secara profesional, tapi tidak ada yang memiliki kekayaan seperti mbah buyut saya. Karena itu saya tidak membayangkan, bapak saya menjadi seperti mbah Muchsin yang membiayai saya keluar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu semua hanya dalam bayangan saya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi keapikan dan keelokan yang saya lihat dari mbah Jalal, adalah relasi pasca kolonial, seperti halnya yang digambarkan dengan detail oleh Pramoedya Ananta Toer dalam Rumah Kaca. Lewat sosok Pangemanan. Bagaimana seoarang tokoh lokal, pasca kolonialisme, menanggalkan dirinya dan melakukan mimikri terhadap identitas penjajahnya yang dianggap lebih adilihung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya--yang lokal itu--melihat mbah Jalal sebagai sosok yang sangat barat, belanda, kaya, apik, wangi, well educated, dan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara kini, saya membayangkan menjadi mbah Jalal. Yang pernah saya anggap belanda itu. Saya membayangkan hidup sebagai diaspora juga bukan kehidupan yang mudah. Identitas adalah sesuatu yang lentur, yang mudah digantikan, mudah dipertukarkan. Identitas dikenakan saat dibutuhkan, dan ditanggalkan saat dibutuhkan. Inilah strategi survive manusia. Tapi identitas bagi orang yang berdiaspora juga bukan perkara yang mudah. Sepandai-pandainya kau sebagai belanda, seperti apapun gayanya hingga seperti Belanda,kau tetap bukan Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengenang mbah Jalal disini. Dan saya membawa sebuah foto mbah Djalal dan Oma Co. Di belakangnya mbah Jalal menulis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini digambar waktu di Restaurant Bali di Breda, hari 23 Mei 1995. Berarti Opa+Oma 40 tahun berkawin, dengan keluarga-keluarga disana+beberapa kawan-kawan yang ada dari sekolah pertengahan+yang dari di universitas".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menuliskan kalimatnya persis seperti apa yang beliau tulis. Saya jadi teringat, tulisan di Museum makanan tadi. Bahwa makanan adalah cara orang untuk mengenang. Makanan adalah cara orang untuk mempertahankan akarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti mbah Jalal, saya baru menyadari..seharusnya saya tidak melihat mbah Jalal dalam sosok beliau sebagai sosok yang resik, wangi, kaya, seperti imajinasi poskolonial tentang penjajahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya saya melihat beliau seperti Jawa, seperti Jawa di Kotagede.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Lama saya menatap tulisan di museum makanan itu. Ingatan saya tentang Indonesia. &lt;em&gt;Everyone has a right to eat, &lt;/em&gt;karena itu adalah penanda identitas. juga yang terutama, tiap orang juga harus bebas dari rasa lapar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita tidak menjadi orang yang &lt;em&gt;culturally homeless.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116889203866085571?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116889203866085571/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116889203866085571&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116889203866085571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116889203866085571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2007/01/cerita-awal-tahun_15.html' title='cerita awal tahun'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116596095330925241</id><published>2006-12-12T22:47:00.000+01:00</published><updated>2006-12-12T23:07:07.580+01:00</updated><title type='text'>saat-saat bosan</title><content type='html'>Lama tidak menyapa. Sebenarnya saat ini adalah saat-saat bosan. Bosan update blog, bosan baca, dan lain-lain. Payahnya, saat-saat bosan kok justru hadir ketika menjelang ujian di mata kuliah term ketiga saya di semester ini. Beda dengan awal kuliah yang saya amat semangat dengan bacaan-bacaan, kuliah dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semester ini, sudah beberapa hal saya dapatkan. Nilai sudah. Hasil lumayan baik mengingat sejak awal saya tidak memiliki target muluk-muluk. Sejak awal suami saya selalu mengingatkan saya untuk tidak membuat target pencapaian yang terlalu bombastis ditengah usaha saya untuk adaptasi dengan banyak hal dan upaya melawan penyakit homesick pada masa-masa awal. Dukungan ini yang membuat saya santai, secara saya yang suka tegang dengan banyak target seperti saat saya menempuh S1. Saat ini saya merasa lebih santai. Usaha saya hanya satu, yang penting lulus, ee..syukur dapat nilai baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saat ini, saya sedang dilanda penyakit bosan. Apalagi suasana mendukung untuk bosan. Matahari terbit pukul sepuluh dan tenggelam setengah empat. Belum lagi hujan yang terus menerus melanda Bergen. Memang kalo di kota kerlip lampu agak membikin hangat suasana, apalagi menjelang natal seperti ini. Di Bergen, memang judulnya bukan &lt;em&gt;white &lt;/em&gt;christmas&lt;em&gt; &lt;/em&gt;tapi &lt;em&gt;wet&lt;/em&gt; christmas hehehe..ya begitulah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah bosan ditambah lagi homesick. Kemarin waktu telpon rumah Shadra keponakanku yang TK ngoceh bercerita pengalamannya datang ke perpustakaan Natsuko (salah satu perpus di Yogya), Atha keponakanku yang umur 1,5 tahun sudah bisa bicara--dan pasti besok lupa sama bulik Nurul:P..belum kangen sama suami whuawhuahua..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, mm, tapi semangat memang harus dipompa lagi nih. Biar saat-saat bosan harus tetap banyak senyuuuuum. Biar bosan acara ngikutin perkembangan per-sale-an harus jalan terus, agenda liburan juga harus dibuat secermat mungkin hihihi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi biar bosan asal happy..semoga bisa:D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116596095330925241?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116596095330925241/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116596095330925241&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116596095330925241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116596095330925241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/12/saat-saat-bosan.html' title='saat-saat bosan'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116526952477942192</id><published>2006-12-04T22:57:00.000+01:00</published><updated>2006-12-04T22:59:17.400+01:00</updated><title type='text'>phhfff</title><content type='html'>Akhirnya selesailah essay-essay itu..tugas lain menanti..membaca lagi banyak bahan dan buku..whaaa..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116526952477942192?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116526952477942192/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116526952477942192&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116526952477942192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116526952477942192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/12/phhfff.html' title='phhfff'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116513129800024680</id><published>2006-12-03T08:25:00.000+01:00</published><updated>2006-12-03T08:37:14.530+01:00</updated><title type='text'>antara tugas kuliah dan sale</title><content type='html'>Menyebalkan..saya ingin memulai dengan kata itu. Disaat tugas kuliah lagi banyak-banyaknya, &lt;em&gt;sale &lt;/em&gt;datang lagi gila-gilanya. Mendekati perayaan natal, toko-toko disini banting harga sebanting-bantingnya. Sesuatu yang tidak saya temui di mal-mal di Indonesia yang super pelit ngasih&lt;em&gt; sale&lt;/em&gt;. Pada saat&lt;em&gt; crazy days&lt;/em&gt;, bahkan banyak barang-barang bagus dikatakan hampir gratis. Iyalah, dibandingkan dengan biaya hidup di Norway yang superduper tinggi--negara dengan urutan pertama HDI--&lt;em&gt;human development index&lt;/em&gt;, selama 4 tahun hingga kini, harga-harga itu memang terasa nggak ada artinya. Bahkan dibandingkan dengan rupiah, teteup jauuuh lebih murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih menjengkelkan karena saya, yang demen belanja ini, harus dihadapkan pada tugas kuliah yang menumpuk. Dooooh, teman-teman saya yang lain sebagian akan ujian pada minggu ini, sebagian yang lain sudah selesai sejak akhir November ini, sedang saya..huaaaa....baru akan selesai pada akhir Desember, tepatnya ujian tanggal 22 Desember...grrrrhhhh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doh pengen ngamuk deh. Saya lumayan rajin sebenarnya mengikuti perkembangan per-&lt;em&gt;sale-&lt;/em&gt;an. Tapi gimana lagi ya...Tugas saya buanyaaak. Semalam saja, diniatin mau stay di rumah, mengerjakan paper, ternyata ada &lt;em&gt;supersale&lt;/em&gt;..akhirnya hehehe..pergi juga:P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, resolusi hari ini. Kerjakan tugas sampai selesai. No more &lt;em&gt;sale&lt;/em&gt;..masih banyak &lt;em&gt;sale &lt;/em&gt;ke depan hehehehe:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116513129800024680?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116513129800024680/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116513129800024680&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116513129800024680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116513129800024680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/12/antara-tugas-kuliah-dan-sale.html' title='antara tugas kuliah dan sale'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116480446700056431</id><published>2006-11-29T13:44:00.000+01:00</published><updated>2006-12-21T18:07:08.686+01:00</updated><title type='text'>lodeh</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/1604/1121/1600/123192/DSC01712.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/1604/1121/320/954784/DSC01712.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Hehe, maafkan daku posting tentang makanan. Setelah kemarin ngiler lodeh--makanan yang dulu suka saya hina-hina itu, akhirnya hari ini saya berhasil membuatnya. Cantik ya..enak juga looo:P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah bentar lagi bikin blog masak memasak nih hehehe..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116480446700056431?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116480446700056431/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116480446700056431&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116480446700056431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116480446700056431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/11/lodeh.html' title='lodeh'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116473829669369390</id><published>2006-11-28T19:06:00.000+01:00</published><updated>2006-11-29T17:40:30.296+01:00</updated><title type='text'>sayur lodeh</title><content type='html'>Ini adalah sayur kebanggaan orang Jawa. Bisa dikatakan kalau lodeh selalu ada di meja makan. Di Yogya, sayur lodeh ini bisa ditemui kapan dan dimana saja. Di segala macam warung makan masakan Jawa, pasti ada yang namanya sayur lodeh. Bahan bakunya pun gampang-murah-mudah ditemui di pasar. Bersama lodeh, biasanya disajikan ikan asin dan tempe goreng. Lodeh tidak sekadar sayur. Bahkan ketika ada isu badai besar di Yogya sekira 2 tahun yang lalu, Sultan Yogya menganjurkan warga untuk masak lodeh dengan sayur 9 rupa (?!?, ehm, jumlahnya lupa. Kalau enggak salah) untuk menolak bala. Warga Yogya pun berbondong-bondong ke pasar untuk beli bahan masak lodeh:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kebanggaan ini pulalah, yang membuat ibu saya bisa dikatakan gemar sekali dengan sayur yang terbuat dari kluwih, jipang/labu siam, kacang panjang, tahu, melinjo, pete dan kawan-kawan. Dimasak bersama santan dan tempe busuk! Ya, bau tempe busuk inilah yang konon bikin rasanya jadi syedap dan gurih. Kalau ibu lagi malas memasak, pasti beliau langsung ke pasar untuk membelinya. Entah apa yang membuat ibu saya betah sekali setiap hari makan lodeh. Nggak ada bosennya gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara kalau sudah ada lodeh di meja, kami anak-anak ibu, biasanya langsung merengut dan malas-malasan. Suka sih suka. Doyan ya emang doyan. Tapi kalo tiap hari dan seriiiing banget makan lodeh, yah males bangetlah. Inilah yang membuat saya, jadi sampai pada taraf emoh makan lodeh. &lt;em&gt;Say no to lodeh&lt;/em&gt; deh. Jadi biasanya di rumah ada mangkuk kecil isi lodeh khusus untuk ibu seorang. Beli lodehnya di pasar, cukup dengan harga 500.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu sebelum saya berangkat, lodeh jipang juga masih setia di meja makan kami. Kalau ibu memasak lodeh sebagai menu utama, langsung deh yang muncul wajah-wajah bosan. Langsung deh ibu bilang "&lt;em&gt;Neng Norway ra bakal ketemu lodeh loo, mengko rak kangen lodeh" &lt;/em&gt;(Di Norway tidak akan ketemu lodeh lo, nanti kangen lodeh). Saya sambil setengah bertaruh, bilang kalau rasa-rasanya agak nggak mungkin kangen lodeh. Tapi ya, setelah itu saya menyantap lodeh dengan wajah agak terpaksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa bulan ada di Norway, saya juga enggak kangen tuh sama yang namanya lodeh. Rasanya seperti merdeka saja dari lodeh. Selama 3 bulan disini, nggak ada judulnya saya kepengen masak lodeh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai tibalah hari ini, saya kok sepertinya nyidam lodeh&lt;em&gt;. Browsing &lt;/em&gt;situs masak memasak, lihat lodeh jadi ngiler deh. Hiks, sepertinya masaknya gampang. Apalagi, di toko asia ada kacang panjang dan jipang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bener kata ibu, saya akhirnya kangen lodeh juga. Jadi ini kualat ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116473829669369390?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116473829669369390/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116473829669369390&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116473829669369390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116473829669369390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/11/sayur-lodeh.html' title='sayur lodeh'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116457077258514362</id><published>2006-11-26T20:35:00.000+01:00</published><updated>2006-11-26T21:02:50.616+01:00</updated><title type='text'>on the journey</title><content type='html'>&lt;em&gt;aku mencintaimu bukan karena engkau tahu..&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini kau mengajakku bicara tentang masa lalu. Masa lalu yang tidak kuingat bukan karena aku lupa. Seperti Kundera, aku sedang mengingat yang lain. Tapi kau memulihkan ingatan itu, dengan tangisan, dan rasa sedihku. Aku sedang ingin menata bukuku. Dan aku tahu buku pengetahuan milikmu berbeda. Kita bisa saling bertukar soal itu kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini ingatan kau munculkan. Rasa sedih itu sayang. Ketika aku disini dan daunan gugur jatuh tepat dihadapanku, dan angin, serta ricik yang membuatku basah. Sungguh, aku tidak ingin berbicara tentang masa itu. Ada buku yang menjadi milikmu. Dan didalamnya adalah fiksi tentangmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;aku mencintaimu bukan karena engkau tahu..&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Bukan pula karena aku lupa. Kau sendiri tahu. Pun aku tahu kau juga memiliki ingatanmu. Dan ceritamu. Aku hanya sedang ingin mengingat yang lain. Tentang klenteng di pinggir pantai, warna-warna bhiksu, dan cerita sufi..Tentang imajinasi yang kau tiupkan dalam hari-hari ketika bunga itu tumbuh. Ketika dalam perjalanan, aku menyadari bahwa kau sedang mencuri sesuatu dariku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau adalah peristiwa yang menghuni ingatanku. Dan aku akan mengekalkanmu bersama diriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;karena hidup adalah pilihan-pilihan. karena hidup bukanlah pilihan-pilihan. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Karena engkau adalah pilihan-pilihan. Sekaligus juga takdirku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116457077258514362?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116457077258514362/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116457077258514362&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116457077258514362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116457077258514362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/11/on-journey.html' title='on the journey'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116456721391142709</id><published>2006-11-26T19:36:00.000+01:00</published><updated>2006-11-26T19:53:34.370+01:00</updated><title type='text'>long distance relationship</title><content type='html'>Sore-sore, hujan, dan kecapekan dengan tugas bikin hati ini agak-agak gloomy hehe..Lama pula tidak update ini blog. Memang mood itu seperti cuaca, kadang cerah kadang mendung, kadang ingin nulis, kadang tidak. Memang susah ya mendisiplinkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah saya tidak ingin bicara tentang pendisiplinan diri dan tubuh. Nanti bisa panjang ceritanya hehe. Saya ingin membagi pengalaman tentang &lt;em&gt;long distance relationship&lt;/em&gt;. Sesuatu yang tidak pernah saya bayangkan dan rasakan, karena sungguh ini adalah pengalaman pertama saya. Mungkin banyak teman-teman yang jauh dari pacar atau suami. Dan hubungan jarak jauh seperti ini memiliki banyak cerita. Seru-senang-sedih. Bagaimana sang pasangan berusaha mati-matian merawat perasaan dan hubungan mereka. Di tengah rasa capek, rasa sedih, rasa kesepian, dan bahkan rasa senang. Saat rasa sedih atau kesepian datang, kita tidak membaginya. Saat rasa senang itu datang, ada juga rasa sedih karena pasangan tidak bisa ikut merasakannya. Di tengah kesibukan, harus mengingat dan menyempatkan diri untuk membalas sms, untuk chatting, atau mengirim surat*hehe, jadul banget ya*.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang muncul juga perasaan iri, melihat pasangan normal lainnya. Bisa bersama, makan malam bersama, jalan-jalan bersama, berdiskusi. Seorang teman bahkan pernah memandang saya dengan kasihan dan bilang "&lt;em&gt;sorry to hear that&lt;/em&gt;", waktu saya bercerita bahwa saya sedang menjalani hubungan jarak jauh. Seolah hubungan jarak jauh itu harus ditanggapi sebagai ucapan "ikut sedih". Duuuh, segitu amat ya. Memang sih dipikirnya sedih juga. Ya, bayangkan, sering juga terjadi berantem dan salah paham karena bahasa di sms yang ditanggapi berbeda (maklumlah..bahasa pesan kan berbeda dengan bahasa lisan--yang kita bisa melihat langsung ekspresinya), sering meminta perhatian yang berlebih alias caper, dan sering juga tiba-tiba sensitif tanpa sebab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi beberapa hal indah muncul dari hubungan jarak jauh ini. Disaat jauh, kita menyadari betapa pentingnya bersyukur. Bersyukur karena dengan jauh kita tetap diingatkan untuk saling menjaga. Bersyukur karena jauh kita juga terhindar dari rasa bosan--yang memang manusiawi, setiap hati bertemu orang yang itu-itu saja:) Hubungan jarak jauh juga membuat kita menjadi sadar bahwa tenyata kebahagiaan tumbuh dari hal-hal yang sederhana. Tidak dengan hadiah yang indah pada saat ulangtahun, tapi hanya dengan mendengar bunyi "tok tok" di yahoo messanger kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika jauh cinta tumbuh. Ketika jauh kita lebih mudah untuk berdoa. Mendoakan orang-orang yang kita sayangi. Sesuatu yang kadang tidak kita sadari ketika kita ada di dekat mereka. Ketika kita terbiasa mencium bau tubuh mereka..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya memang sih, kadang dipikir, memang lebih banyak dukanya daripada sukanya. Tapi setidaknya, semoga pengalaman ini membuat kita menjadi lebih pandai bersyukur. Bersyukur karena kita mendapat banyak kesempatan dan pengalaman yang membuat hidup kita menjadi lebih berwarna.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116456721391142709?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116456721391142709/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116456721391142709&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116456721391142709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116456721391142709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/11/long-distance-relationship.html' title='long distance relationship'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116404272399142413</id><published>2006-11-20T18:09:00.000+01:00</published><updated>2006-11-20T18:12:04.000+01:00</updated><title type='text'>olah raga</title><content type='html'>Postingan enggak penting:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mau olah raga. Pergi ke gym di depan asrama. Setelah aku mengalami peningkatan berat badan sebanyak 4 kg. Hah! Malam ini olah raga bersama Migiwa dan Siyu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116404272399142413?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116404272399142413/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116404272399142413&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116404272399142413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116404272399142413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/11/olah-raga.html' title='olah raga'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116395593350987452</id><published>2006-11-19T17:45:00.001+01:00</published><updated>2006-11-29T17:37:54.526+01:00</updated><title type='text'>kisah sebuah pohon di depan DnB Nor Bank</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/DSC01677.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/320/DSC01677.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ini adalah kisah pohon di depan DnBnor Bank, Bergen. Setiap hari, aku melewati gedung itu. Setiap kali lewat gedung itu aku langsung berasa romantis:p..kenapa? sejak autumn kemarin, daun-daunnya memerah, dan semakin memerah. Indah sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari bis, aku selalu menikmati jajaran pepohonan di depan gedung itu. Ingin sekali mengambil foto, sayangnya, aku malaaas sekali untuk turun dari bis. Padahal bis tidak jauh juga dari halte. Lagipula, kalau mau jalan dari kampus pun sebenarnya tidak jauh. Dasarnya emang aku yang malas. Mau ambil gambar, kok ya setiap hari hujan. Sejak musim gugur hingga saat ini, sangat jarang banget ketemu cuaca cerah. Selalu mendung atau hujan. Males banget kan mau ambil foto. hehehe..alasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal aku kepengen sekali punya gambar pohon itu. Karena aku selalu menunda, lambat laun daun-daunnya gugur. Wah, menyedihkan. Akhirnya dengan tekad yang bulat, setelah pencarian headset dan webcam di Asane Center (1 jam dari kota Bergen), aku mencoba menghilangkan rasa malas turun dari bis, dan mengambil gambar. Tepat hari Rabu, 15 November 2006, aku turun di halte dekat gedung itu, dan memotret..Sebenarnya bukan saat yang bagus untuk memotret. Sudah jam 4 sore waktu itu, dan artinya seperempat jam kemudian hari benar-benar gelap. Saat itu mendung, dan kameraku ini hanyalah kamera digital poket.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;Sayangnya, sang fotografer gadungan yang selalu menunda ini sedang sial. Tiga jepret diambil, dan tiba-tiba baterai habis..grrrhh...&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Ya sudahlah, yang penting ada foto pohon favoritku itu. Memang itu akibatnya kalau senang menunda:p. Esok lusanya..pohon itu benar-benar telah gundul. Daun-daunnya telah gugur semua. Welcome winter:)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116395593350987452?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116395593350987452/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116395593350987452&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116395593350987452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116395593350987452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/11/kisah-sebuah-pohon-di-depan-dnb-nor_19.html' title='kisah sebuah pohon di depan DnB Nor Bank'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116387324641842327</id><published>2006-11-18T19:06:00.000+01:00</published><updated>2006-11-18T19:33:21.676+01:00</updated><title type='text'>loppe market</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/DSC01684.9.jpg"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;img style="CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/320/DSC01684.9.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#ff0000;"&gt;Loppe Market, Haukeland Skole, Nov 2006&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah tempat wajib kunjung bagi mahasiswa, atau orang yang berkantung yang agak-agak&lt;br /&gt;pas-pasan. Juga wajib kunjung bagi para back-packer yang suka mencari barang-barang yang aneh. Namanya Loppe Market. Bahasa lainnya &lt;em&gt;flea market &lt;/em&gt;alias pasar loak. Biar namanya pasar loak, tapi banyak sekali barang-barang yang fungsional-lucu-murah-bisa ditawar. Yang disebut terakhir tadi--bisa ditawar--adalah hal yang langka di Bergen, dan diseluruh Norway. Maka, bagi saya pergi ke Loppe market adalah sarana untuk mengasah kemampuan menawar, yang sudah lama hilang semenjak tinggal disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Loppe market ini punya jam buka hari Sabtu pukul 11.00-16.00, sedang hari Minggu dari jam 11.00-15.00. Uniknya, tempatnya selalu berpindah-pindah. Seminggu sekali pindah. Biasanya mereka pakai gedung sekolah. Minggu ini, Loppe market Bergen buka dagangan di Haukeland High School. Di dekat Rumah Sakit Haukaland Bergen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/320/DSC01685.3.jpg" border="0" /&gt;Berkunjung ke Loppe Market atau pasar loak lainnya termasuk salah satu hobi saya disini hehehe..Selain karena tempatnya ganti-ganti (biar lebih hapal jalanan Bergen laah), juga karena saya selalu suka dengan suasana di pasar. Hari ini, saya pergi bersama Carole--teman Uganda yang sama-sama gila belanja bekasan hehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beraneka rupa ditawarkan di Loppe Market. Kalau jeli, bisa dapat barang dengan kualitas bagus bahkan mendekati baru. Mulai dari piring, gelas, lampu, mesin pembuat kopi, sampai alat-alat elektronik, seperti tivi, radio, printer, komputer, dkk. Buku-buku beraneka jenis juga ada, termasuk dalam bahasa Inggris. Juga beraneka macam baju, sepatu yang semua bisa didapat dari dibawah 20 kroner. Saking murahnya, saya berpikir, harga di Indonesia jauh lebih mahal. Karena barang di Loppe kadang masih bagus-bagus. Masih kinclong. Mungkin yang punya udah bosan ya, terus dibuang gitu aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, hari ini saya dapat lampu meja warna pink yang masih bersih dan baguus banget, juga kaos, dan jas hujan yang kualitasnya bagus dengar harga rata-rata per-item 7-10 kroner (10-15ribuan). Keren lagi hehehe. Dan yang lebih seneng lagi, saya juga dapat gantungan kunci boneka pippi si kaus kaki panjang yang luuucu pol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai-sampai pulang kehujanan dan kedinginan karena jalanan sudah mulai bersalju pun tidak kami hiraukan. Yang penting hati senang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116387324641842327?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116387324641842327/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116387324641842327&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116387324641842327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116387324641842327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/11/loppe-market.html' title='loppe market'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116367481396147203</id><published>2006-11-16T11:52:00.000+01:00</published><updated>2006-11-16T12:00:13.976+01:00</updated><title type='text'>kok masih kaget gempa?</title><content type='html'>Cuaca pagi ini bener-bener gak mendukung untuk &lt;em&gt;outdoor activities. &lt;/em&gt;Angin bener-bener kenceng dan hujan air campur es serut plus kerikil es *bingung kan*. Akhirnya aku memutuskan belajar (hiya..bener belajar?!?) di kamar aja. Paling nanti kalau bosan pindah ke &lt;em&gt;reading room &lt;/em&gt;di asrama ini. Lagipula nanti jam dua ada kelompok belajar dengan teman-teman. Seperti biasa, menyelesaikan bahan bacaan dan membuat ringkasan bacaan, supaya lebih mudah kalau mau bikin essay dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya sampai sekarang masih belum hilang kagetnya. Barusan ada petir kenceng banget. Sampai rasanya bikin kamarku yang terletak di ujung lantai 9 ini bergetar. Langsung deh panik. Bayanganku ada gempa ni..bener-bener masih terkaget-kaget, apalagi langsung teringat pengalaman gempa besar di Yogya bulan Mei kemarin. Tenang, ini Norway...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuman ternyata efek traumatik belum hilang ya, walau sudah beberapa bulan lewat. Masih belum bisa denger ada getaran. Masih deg-degan. Ada orang di sebelah banting pintu atau getaran lift di dekat kamarku aja rasanya masih bikin panik gempa susulan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oalah...kapan ni trauma hilang..:(&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116367481396147203?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116367481396147203/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116367481396147203&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116367481396147203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116367481396147203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/11/kok-masih-kaget-gempa.html' title='kok masih kaget gempa?'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116361248673523840</id><published>2006-11-15T18:33:00.000+01:00</published><updated>2006-11-15T18:49:12.460+01:00</updated><title type='text'>sebuah tempat dimana ada ibu</title><content type='html'>seorang gadis duduk menghadap jendela&lt;br /&gt;memandang luas langit lepas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ibu bertanya&lt;br /&gt;sedang apa nak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gadis itu menjawab&lt;br /&gt;aku ingin berpetualang ibu&lt;br /&gt;aku ingin melihat dunia&lt;br /&gt;laut yang menderu&lt;br /&gt;langit yang tidak berakhir&lt;br /&gt;mencecap dinginnya salju&lt;br /&gt;dan merasakan angin menerpa rambutku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin mencintai musim,&lt;br /&gt;aku ingin mencintai angin,&lt;br /&gt;aku ingin mencintai deru, ibu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ibu berkata, pergilah&lt;br /&gt;bayarlah mimpi-mimpimu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan gadis itu pergi, melihat dunia&lt;br /&gt;dan menemukan cinta dari musim, angin, dan deru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tiba-tiba dia rindu ibu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidak ada cinta seperti ibu&lt;br /&gt;tidak ada tempat yang indah&lt;br /&gt;selain tempat dimana ada ibu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116361248673523840?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116361248673523840/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116361248673523840&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116361248673523840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116361248673523840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/11/sebuah-tempat-dimana-ada-ibu.html' title='sebuah tempat dimana ada ibu'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116349559961647207</id><published>2006-11-14T09:40:00.000+01:00</published><updated>2006-11-14T10:19:32.903+01:00</updated><title type='text'>bahasa dan saya</title><content type='html'>Seorang teman pernah menyapa saya di shoutbox dan bertanya kenapa blog saya tidak ditulis dalam bahasa Inggris. Kemarin, saya mengobrol dengan teman dari Cina. Saya memberinya minuman jahe wangi. Kami memang sering bertukar produk masing-masing. Kadang bertukar teh, minuman jahe, mie, sampai obat herbal macam tolak angin. Lantas dia bertanya, apakah bahasa Inggris menjadi bahasa nasional di Indonesia, saya seperti negara-negara di Afrika. Saya balik tanya, kenapa tiba-tiba bertanya seperti itu. Katanya, semua produk Indonesia memiliki petunjuk kemasan dua bahasa. Oya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lantas melihat. Bener, sampai di minuman jahe wangipun, ada cara pembuatan dalam bahasa Inggris. Padahal kemasannya sederhana karena memang itu produk lokal (baca: &lt;em&gt;made in &lt;/em&gt;Yogyakarta). Iya ya, sampai teman saya menyangka kita semua bicara bahasa Inggris sebagai bahasa nasional. Kemudian saya coba bandingkan dengan makanan produk cina. Semuanya dalam bahasa Cina! Memang sih, saya membayangkan kalau ada orang asing masuk Cina pasti dia jadi pusing tujuh keliling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi bertanya-tanya, hebat sekali kalau semua orang Indonesia bisa berbahasa Inggris dan bisa terlibat dalam pergaulan internasional. Bisa dapat beasiswa ke luar negeri, dan pendidikan kita semakin baik. Tapi disisi yang lain, timbul pertanyaan lain dalam benak saya; Apakah orang Indonesia tidak pe-de (percaya diri--&lt;em&gt;pen&lt;/em&gt;) dengan bahasanya? Sampai-sampai kemasan sebuah produk harus mencantumkan petunjuk kemasan dalam bahasa Inggris agar terlihat "dapat dipercaya", memenuhi syarat sebagai "kualitas eksport" dan sebagainya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasa adalah produk budaya. Peradaban yang muncul selama puluhan dan berabad tahun. Saya teringat sebuah artikel di sebuah tes IELTS (tes kemampuan bahasa Inggris) yang pernah saya ikuti (sayang saya lupa judul artikelnya). Isi artikel itu adalah bahwa globalisasi adalah hal yang paling bertanggungjawab terhadap punahnya bahasa-bahasa di dunia. Bahasa yang dipakai oleh kurang dari 100.000 orang bisa dipastikan musnah dalam waktu 10 tahun ke depan. Negara-negara di Asia, Pasifik, dan Afrika, adalah negara-negara yang paling serius mengalami ancaman kepunahan itu. Padahal, kehilangan bahasa adalah kehilangan yang lainnya. Kehilangan artefak kebudayaan, kehilangan kemampuan untuk mengurai sejarah dan peradaban sebuah bangsa, dan kehilangan mata rantai dari sebuah proses ratusan bahkan berabad tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak usah jauh-jauh. Bahasa daerah saja, di Indonesia ada berapa puluh, ratus, dan ribu bahasa dan varian dialek. Banyak sekali. Sekarang, siapa sih orang tua yang mengajarkan anaknya berbahasa Jawa halus untuk berkomunikasi? Siapa yang mengajarkan bahasa daerah sebagai bahasa ibu? Di kota besar bahkan, orang tua mulai mengajarkan anak untuk selalu berbahasa Inggris. Generasi saya sendiri, saya beruntung karena masih diajarkan berbicara bahasa Jawa oleh orang tua. Bahkan saya lebih nyaman berbicara dalam bahasa Jawa dibanding bahasa Indonesia, karena banyak ekspresi yang tidak saya temukan padanannya dalam bahasa Indonesia; misalnya kata "&lt;em&gt;gething". &lt;/em&gt;Apa coba dalam bahasa Indonesia? Gemas?!? Ah, bukan juga..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, bahasa adalah kita. Bahasa adalah masa lalu kita, masa kini, dan masa depan kita. Sebagai orang yang berbicara dalam tiga bahasa; Jawa, Indonesia, dan Inggris, saya merasakan kenyamanan terbesar saya adalah ketika saya berbicara bahasa Jawa. Di sini saya berbicara bahasa Inggris untuk keperluan lintas bangsa. Bergaul, kuliah, bikin tugas. Di luar itu, kalau saya sedih, capek, atau mengeluh, saya bicara dalam bahasa Jawa atau Indonesia. Karena itulah saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hehe, saya tidak bisa berkatarsis dalam bahasa Inggris. Biarlah blog saya tidak bisa dibaca oleh orang dari negara lain. Kalau saya punya ide, dan kalau itu bermanfaat, biarlah yang memanfaatkan adalah orang Indonesia dulu. Kalau saya menulis dalam bahasa Inggris, mungkin hanya sedikit dari orang Indonesia yang tahu--selain karena alasan saya yang mungkin memang tidak mampu. Karena bahasa adalah saya, karena bahasa adalah sejarah saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, biar saja Nadine si Putri Indonesia tidak lancar bahasa Inggris. Justru itu yang membuat dia benar-benar putri Indonesia. Kiekiekiekie..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS: Saya mencoba menulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Ternyata susah. Kalau dilihat suami, pasti dibabat habis alias diedit :P&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116349559961647207?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116349559961647207/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116349559961647207&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116349559961647207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116349559961647207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/11/bahasa-dan-saya.html' title='bahasa dan saya'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116333199174218161</id><published>2006-11-12T12:26:00.000+01:00</published><updated>2006-11-12T12:51:50.336+01:00</updated><title type='text'>kangen pasar</title><content type='html'>Apa yang paling dirindukan pada hari minggu seperti ini? Hari ini saya sangat rindu pasar tradisional. Kebiasaan saya setiap hari minggu, berjalan-jalan pagi bersama suami--sambil berolahraga--setelah itu mampir ke pasar. Biasanya saya berjalan di sekitar kost saya di daerah Sambilegi, Maguwo, Yogya. Menyusuri selokan mataram hingga Kalasan. Setelah itu ke pasar Sambilegi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keriuhan pasar, orang yang beraneka macam, simbok-simbok yang berjualan jajan pasar, sayur mayur, ikan segar, buah-buahan..pada saat pasaran, suasananya akan lebih ramai. Pasti deh senggol-senggolan dengan pembeli yang lain. Dagangan pada saat pasaran juga lebih variatif, spon untuk cuci piring, pisau, serbet, hingga obat tikus pun ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Minggu adalah saatnya belanja di pasar. Maklum, karena bekerja, saya hanya ke pasar seminggu sekali. Sehari-hari cukup beli sayur dari pedagang keliling. Tapi hari Minggu beda, ya karena libur, juga karena biasanya saya masak yang agak istimewa dan enak (ha?! enak..hehehe..). Suami saya sangat suka dengan cumi. Maka hari minggu bisa dibilang hari cumi. Belanja cumi di pasar, habis itu bikin cumi goreng tepung, cumi asam manis, cumi saus tiram, tumis cumi..pokoknya segala jenis cumi suami suka. Sampai heran karena cumi diapain aja juga mau. Hehe, miss u much:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, pergi ke pasar adalah sesuatu yang menyenangkan untuk saya..dimanapun, saya selalu menikmati pasar tradisional dan aktivitas yang ada didalamnya. Beceknya, senggol-senggolannya, riuhnya. Ibu-ibu yang menawar harga, bapak-bapak yang mengantar istrinya, penjual keliling yang teriak-teriak menawarkan dagangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana pasar yang tidak pernah saya dapatkan disini. Disini, seminggu sekali saya belanja ke Supermarket. Semua barang tertata dengan rapih. Tidak ada becek karena lantainya yang licin. Tidak ada tawar menawar karena semua harga sudah pasti. Semua mahal, tapi tidak ada yang protes. Di Supermarket semua barang punya kemasan. Bahkan saya sampai terheran-heran karena timun pun ada segelnya, terong pun dibungkus cantik dengan plastik. Di supermarket semua orang belanja dengan tenang. Selesai dan kemudian membayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Interaksi antar manusia yang tidak ada di Supermarket. Tidak ada kedekatan seperti di pasar. Tidak ada perjuangan seperti di pasar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kangen belanja ke pasar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116333199174218161?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116333199174218161/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116333199174218161&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116333199174218161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116333199174218161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/11/kangen-pasar.html' title='kangen pasar'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116333039637205322</id><published>2006-11-12T12:16:00.000+01:00</published><updated>2006-11-12T12:24:08.323+01:00</updated><title type='text'>alarm kebakaran part 2</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/200/DSC01673.jpg" border="0" /&gt;orang-orang turun karena bunyi alarm kebakaran di setiap lantai. udah ga begitu banyak orang sih karena ini bunyi alarm yang ke2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116333039637205322?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116333039637205322/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116333039637205322&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116333039637205322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116333039637205322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/11/alarm-kebakaran-part-2_12.html' title='alarm kebakaran part 2'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116327387604270716</id><published>2006-11-11T20:23:00.000+01:00</published><updated>2006-11-11T20:40:40.690+01:00</updated><title type='text'>alarm kebakaran part 2</title><content type='html'>Huaaa..pukul 6 pagi ini saya dibangunkan oleh suara alarm yang melengking-lengking. Mengingat pengalaman sebelumnya, saya coba cuekin bunyi itu, dan meneruskan tidur. Maklum hari-hari gini, jam 6 masih jam tidur. Subuh disini kira-kira jam 6.45. Karena itu jam tubuh saya juga ikut menyesuaikan. Tidur baru tengah malam, dan bangun kira-kira setengah tujuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi pagi ini lumayan keras. Duuh, sepuluh menit gak berhenti-berhenti. Saya buka pintu, diluar orang-orang bergegas keluar. Beberapa orang di blok saya mengajak untuk turun. Ada apa sih, masih sempet ambil baju hangat dan kerudung. Saya turun lewat tangga darurat. Laaaah, kok orang-orang ini pada turun juga. Dan alarm kebakaran ternyata bunyi disetiap lantai dan blok. Rame sekali. Walhasil, pagi itu dengan deg-degan, saya sukses menuruni 9 lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibawah, orang-orang sudah berkumpul. Ramai sekali. Maklu saja, gedung tinggalku ini terdiri dari 4 blok, 9 lantai. Setiap lantai ada 75 kamar. Total ada 675 kamar. Bisa dibayangkan kerumunan orang saat dinihari, masih gelap gulita, winter, dan dingin pula..Dibawah saya bertemu teman-teman yang tinggal satu gedung dengan saya. Antara ngantuk dan panik. Apalagi sempet terdengar bunyi jedug.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duuh, beberapa saat pemadam datang. Katanya ada kebakaran agak besar di lantai 7. Tapi semua sudah bisa diatasi. Asap besar ini yang membuat alarm di semua lantai dan blok bunyi. Pemadam mematikan alarm dan kami pulang ke kamar masing-masing. Whuaa, sayang lupa nggak bawa kamera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lantas pulang ke kamar saya nun jauh di lantai 9, dan naik tangga karena masih takut pake lift. heuheuheu, ini baru olah raga. Baru beberapa menit tiba diatas, terdengar bunyi alarm lagi. Grrr..beneran enggak sih alarm. Akhirnya aku turun lagi. Bawa kamera tentunya..:) beberapa orang turun lagi--tetapi nggak sebanyak tadi. Ntah kenapa. Beberapa saat pemadam kebakaran datang lagi. Dan mematikan alarm. Kebakaran di lantai 7 sudah diatasi. Keadaan aman. Fantoftpun tenang seperti sediakala. Alhamdulilah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pulang. Sholat subuh. Dan meneruskan tidur sampai jam setengah 11 hehehe&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116327387604270716?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116327387604270716/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116327387604270716&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116327387604270716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116327387604270716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/11/alarm-kebakaran-part-2.html' title='alarm kebakaran part 2'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116318541887445602</id><published>2006-11-10T19:37:00.000+01:00</published><updated>2006-11-11T22:08:04.563+01:00</updated><title type='text'>habis ujian</title><content type='html'>Kecapekan habis ujian ceritanya. Setelah 6 jam ujian, membuat essay dengan referensi yang harus diluar kepala, dan berpegal-pegal ria, hari Senin depan kuliah term 3 telah menanti. Juga bahan bacaan yang seperti biasa, serta tugas dan presentasi. Diantara kelelahan ini, saya sebenarnya tengah mensyukuri sesuatu. Saya berada di suatu masa, ketika sekolah di luar negeri bukan hal yang menyusahkan dan merepotkan. Saya membayangkan ketika saya adalah generasi yang sekolah pada tahun 1980an atau 1990. Ketika tidak ada internet, ketika telpon masih mahal--jangankan telpon, yang ditelpon aja belum tentu punya telpon, kalaupun telpon harus ke tempat tetangga atau saudara di kota yang punya telpon, tidak ada sms, tidak ada webcam, dll. Yang ada surat-suratan. Udah gitu nyampainya baru beberapa bulan kemudian..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sekarang merasakan walaupun saya tinggal di negeri utara, yang kalo saya lihat di peta maaak jauhnya dengan negara yang namanya Indonesia, saya merasakan kedekatan dan kemudahan untuk beradaptasi di sini. Misalnya kebiasaan saya yang ketika mau ujian minta ibu untuk mendoakan, sekarang beberapa menit sebelum berangkat ujian saya tinggal buka internet dan telpon ke rumah. Biaya murah. Setiap kali saya juga bisa sms dengan suami, kapan dan dimanapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukurlah, dalam hal ini saya menikmati teknologi yang bener-bener memudahkan saya beradaptasi dan betah di lingkungan baru ini..&lt;br /&gt;1. Freecall. Akses telpon yang lebih murah dari Skype. Penemuan baru nii..udah gitu beli kreditnya bisa pakai kartu debit (maklum saya punyanya kartu debit). Gampang, downloadnya cepet. Udah gitu untuk eropa, australia, dll gratis..bisa nelpon temen-temen yang lagi merantau ke negeri orang juga ni..beli kredit 10 euro setara dengan 83 norwegian kroner. bisa ngobrol sepuasnya..&lt;br /&gt;2. YM. teman setia ceting seminggu tiga kali bersama suami. kadang suka ngeselin juga sih..Tulisan kadang lamban diterima. Apalagi PC to PC. waaah, bisa gregeten enggak habis-habis. Tapi ya gimana lagi, YM masih jadi pilihan setia, secara suami yang datang ke warnet. Gak semua warnet punya skype. Pernah cerita, hari ini download, besok dihapus sama warnetnya..walah&lt;br /&gt;3. Lebara. Kartu telpon paling murah untuk SMS. Di banding telenor yang sms ke luar negeri 1,5 kron (2250 rupiah) dan harga isi ulangnya paling murah 150 kroner, Lebara jaauuuh lebih murah, cuman 0,69 kroner (1035 rupiah). Jauh banget kan selisihnya. Udah gitu isi ulangnya bisa minimal 100 kroner. Lumayan kerasa banget bedanya, bisa sms sampai puwaaaas...&lt;br /&gt;4. Gold Talk. Ini kartu telpon yang sekarang dibeli kalo lagi kepepet aja. Masalahnya suka jengkel juga kadang-kadang. Habis kalo dipakai telpom ke rumah suka ngadat-ngadat, begitu dipake ke hape jernih. padahal telpon di hape lebih mahal. udah gitu kartu ni suka curang. terakhir dia bilang "Time remaining 100 minutes and 30 seconds". udah gitu nggak dipake sehari besoknya jadi.."time remaining 70 minutes and 30 seconds"..lo piye to iki...nggak dipakai tapi berkurang...tapi ya lumayanlah..sekarang dah jarang beli siih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itu beberapa teknologi yang membuat jarak menjadi lebih bisa diatasi. selain ini ada&lt;br /&gt;1. toko eksotisk tork, spice place, dan toko asia lain..jual ikan asin, tahu, bumbu-bumbu macam sereh, kunir, asem jawa, dan beraneka sayur tropis seperti kacang panjang, sawi bakso, tokolan, kemangi, cabai keriting, cabai rawit dan lain-lain.&lt;br /&gt;2. Supermarket Meny. Supermarket norwegia yang agak lengkap dan "murah" (tetep aja mahal soalnya), yang ngejual bumbu-bumbu yang cocok buat lidah asia. sambel dan saus ABC, kecap ABC, kerupuk udang, bumbu-bumbu halus, serta santan..&lt;br /&gt;3. Beraneka macam brukt (second hand shop) di sepanjang jalan fosswinckelgaten. Brukt elektronik, dan Fretek secondhand shop di Strandgaten dan di deket grieghallen. Nyari Tv, oven, radio, baju hangat, sampai barang lucu-lucu dan novel-novel ada di second hand shop. Lebih keren lagi Brukt di dekat danau tidak jauh dari tempat tinggalku, Fantoft. Ini lebih murah. Buku: gratis, baju , seprei, selimut, serba 5 kroner (7500 rupiah), oven 50 kroner, dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendeknya aku senang disini. Di luar penyakit homesik yang kadang menyerang, terutama ketika banyak tugas dan menjelang ujian hehehe, aku bahagia tinggal disini. Alhamdulilah, aku mendapat kemudahan komunikasi, dan sebagianya. Di luar itu, Bergen memang kota yang indah dan menyenangkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116318541887445602?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116318541887445602/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116318541887445602&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116318541887445602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116318541887445602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/11/habis-ujian.html' title='habis ujian'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116246011779986510</id><published>2006-11-02T10:29:00.000+01:00</published><updated>2006-11-02T10:35:17.800+01:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>masih tipis..udah gitu siangnya begitu matahari muncul langsung mencair huhuhuu&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/DSC01655.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/200/DSC01655.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;foto swagaya..&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/DSC01645.2.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/200/DSC01645.2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/DSC01643.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/200/DSC01643.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;halaman depan kamarku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116246011779986510?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116246011779986510/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116246011779986510&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116246011779986510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116246011779986510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/11/masih-tipis.html' title=''/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116245969939736909</id><published>2006-11-02T10:14:00.000+01:00</published><updated>2006-11-02T10:28:19.406+01:00</updated><title type='text'>vinter i bergen</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/DSC01642.0.jpg"&gt;&lt;img style="CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/200/DSC01642.0.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;winter is coming. aku bangun seperti biasa, dan membuka jendela. pagi masih gelap, tapi ada kabut putih menutupi perbukitan di depanku. juga di atap, di halaman, di jalanan. whaaaaaaa, salju! my first snow experience. droma, teman tibet, menelponku memberi tahu kalo ada salju. tapi dia emoh keluar. maklum di tibet udah bukan barang aneh hehe. langsung deh, si orang tropis yang belum pernah lihat salju ini bergegas. udah sholat subuh, sms rumah--kalo aku barusan lihat salju keikeikei--terus ambil jaket, sepatu, meluncur turunlah aku dan keluar. akhirnya aku berhasil memegang salju pertamaku. beberapa menit kemudian, mbak uut muncul. hahaha, dasar sesama orang tropis. kami histeris sama-sama. hihihi. terus foto-foto dah..ini dia..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/DSC01645.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116245969939736909?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116245969939736909/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116245969939736909&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116245969939736909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116245969939736909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/11/vinter-i-bergen.html' title='vinter i bergen'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116219154317425867</id><published>2006-10-30T07:40:00.000+01:00</published><updated>2006-10-30T08:04:00.390+01:00</updated><title type='text'>alarm oh alarm</title><content type='html'>semalam, aku benar-benar tidak bisa tertidur. Baru tertidur setelah pukul setengah satu kali ya..tentu dengan rasa deg-degan. Begini ceritanya. Aku belajar di kamar sampai sore menjelang malam. Tidak kemana-mana karena in hari minggu, bis langka, tidak ada toko buka, dan minggu memang waktuku untuk membaca--aku harus menyelesaikan buku &lt;em&gt;the expectation of modernity-&lt;/em&gt;nya Ferguson. Malam ini aku juga ada janji chat dengan suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 8 malam, ketika sedang chat, tiba-tiba ada denging di telingaku. Kenceng sekali. Kupikir ada sesuatu terjadi pada laptopku. Aku lihat sekeliling. Aih, bodohnya aku. Itu kan suara alarm kebakaran. Langsung refleks aku ingat, instruksi yang diberikan senior, waktu pertama kali datang ke Fantoft: jangan panik kalau mendengar bunyi alarm kebakaran. Tidak ada apa-apa. Paling cuman orang masak, atau merokok yang kelewat banyak asapnya. Akhirnya aku mencoba mencueki itu bunyi alarm. Aku masih meneruskan chatting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tiba-tiba menjadi panik, waktu aku dengan "mata hidungku sendiri" mencium bau kebakaran. Alamaaak..kok baunya semakin dekat. Wah, langsung terbayang dibenakku, akulah penyebab bunyi alarm itu. Soalnya barusan aku memperbaiki lampu. Lampu belajarku tiba-tiba mati, dan aku baru saja melepas lampu, untuk mencoba lampu yang lain. Takutnya--maklum aku tidak mahir blas dengan kelistrikan--ada sesuatu yang konslet atau apa. Di benakku langsung berpikir denda berkron-kron karena aku penyebab alarm bunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku langsung mencabut semua stop kontak. Dan berpikir untuk lari. wah mulai panik juga karena bau semakin menyengat. Langsung deh, bawa paspor dan ijasah. hehe, keluar..kok di koridor sepi-sepi ajah. Pikiranku langsung jelek, orang udah keluar. Bau di depan kamarku makin menyengat, dan ada asap. hwaaaa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku langsung turun lewat tangga darurat. Ngetok kamar mbak uut yang satu blok dengan aku tapi beda lantai. Tidak ada apa-apa disana. Oke, aku beranikan pulang, untuk ngecek. Sampai di depan kamarku masih ada bau dan asap. Alarm masih berbunyi kenceng. Kok ya tiba-tiba kepikiran ngetok tetangga depan pintuku persis. Tadi nggak kepikiran karena pengen lari aja. Tetangga, ibu beranak 5 ini membuka pintu. Di depannya ada kompor dengan masakan yang terbakar. Bau banget dan berasap. Ibu itu bilang, " &lt;em&gt;I released the fire alarm, don't worry, I already called the fire brigade. The will come in a couple minutes." &lt;/em&gt;Muka ibu itu panik, tapi mencoba tenang. Aku udah mulai tenang, dan menawarkan bantuan kalo dia perlu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;phhff, aku kembali ke kamar. Alhamdulilah tidak terjadi apa-apa. Bayangkan, aku tinggal di lantai 9, lantai tertinggi gedung ini. Gara-gara bau dan asap yang tenyata dari depan kamarku persis, membuat aku panik juga. Setelah beberapa menit, bunyi alarm yang mendengingkan itu berhenti. Pemadam datang untuk mematikan alarm (hanya pemadam kebakaran yang bisa mematikan alarm), dan mendatangi ibu itu. Wah denda berapa ratus kroner itu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116219154317425867?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116219154317425867/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116219154317425867&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116219154317425867'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116219154317425867'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/10/alarm-oh-alarm.html' title='alarm oh alarm'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116210350046634875</id><published>2006-10-29T07:06:00.000+01:00</published><updated>2006-10-29T07:46:29.676+01:00</updated><title type='text'>jam berubah</title><content type='html'>Hari ini, 29 oktober 2006, jam di bergen (dan wilayah utara bumi lain), resmi dimajukan satu jam. Kata teman-teman yang orang Norway, ini adalah ritual tahunan di waktu winter. Memundurkan waktu 1 jam. Dengan Indonesia, perbedaan waktu yang tadinya 5 jam, bertambah menjadi 1 jam, sehinga total perbedaan waktu adalah 6 jam. Info tentang ini bisa dibuka di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/DST"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/DST&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bangun hari ini, setelah tidur selama 10 jam (alamak, 10 jam..ngapain aja:P), bangun pukul 7.30 pagi dan bergegas. Sholat subuh, dan merebus air untuk kopi, lantas menyiapkan ritual pagi: minum kopi, membuka internet, mengecek email, serta membuka situs berita dan gosip di Indonesia hihi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuka internet, dan aku jadi terheran..jam di komputerku ternyata menunjukkan waktu sejam lebih lambat (6.30an lah..atau setengah tujuh)...loh, buka blog, jam di bloggerku juga menunjukkan waktu lebih lambat. buka situs universitas..lo, kok juga..oalah, maklumlah, namanya saya pendatang baru disini, saya lupa dengan ritual tahunan, kalo waktu harus dimundurkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara saya yang awam ilmu bumi, awam ilmu astronomi, dan segala yang berhubungan degan perhitungan alam semesta, saya mencoba memahami, bahwa waktu manusia memang konvensi. Waktu yang tertera pada arloji anda, waktu di komputer, waktu di internet, waktu di stasiun adalah kuantivikasi atas waktu. Perjanjian antar manusia gitu..Tapi waktu yang semakin lambat, tidak berarti melambatkan bumi yang berputar. Tidak juga melambatkan usia kita yang semakin bertambah..tidak juga melambatkan ujian term kedua yang semakin dekat...haiyaaaaaa....maaaak,hikshiks. kok tiba2 jadi ingat ujian?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116210350046634875?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116210350046634875/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116210350046634875&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116210350046634875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116210350046634875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/10/jam-berubah.html' title='jam berubah'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116189127730935532</id><published>2006-10-26T21:28:00.000+02:00</published><updated>2006-10-26T21:34:37.310+02:00</updated><title type='text'>tambahan</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/DSC01602.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/320/DSC01602.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; tambahan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;brownis dan coklat dari javier, peru, keripik dari aku dan ada lagi sebenarnya brownis lagi dari migiwa, jepang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;thangkyu ya teman-teman..:D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i love you all&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116189127730935532?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116189127730935532/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116189127730935532&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116189127730935532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116189127730935532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/10/tambahan.html' title='tambahan'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116189078476519014</id><published>2006-10-26T21:21:00.000+02:00</published><updated>2006-10-26T21:26:24.770+02:00</updated><title type='text'>hidangan lebaran</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/DSC01620.2.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/320/DSC01620.2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Taraaaaaaaaaaa......... Ini dia hidangan lebaran itu (searah jarum jam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Fish (karya: Sajan Thomas, India) Coba lihat ikan goreng yang ditaruh di piring alumunium itu..ini adalah hasil karya Sajan, teman dari Kerala India. Sumpah, rasanya eeeendaaaang banget..ikan apa mbuh. pake kayak garam gitu, tapi enggak asin banget, gurih. Waktu ditanya resepnya apa, dia enggak mau ngaku. katanya dia mau buka restoran India di bergen, makanya dia nggak mau kasih resepnya, takut dicontek *halah*. bahkan nama makanannya cuma "fish"...walah...kalo cuman fish aja kita tau pakdeeee..&lt;br /&gt;2. Chappati (Caroline Boonabana-Uganda) Chappati yang ada di dalam plastik. ini dia karya carol, dari Uganda. Chappati ini makanan khas neng usia 24 tahun yang berasal Kampala Uganda ini. Cara bikinnya gampang, gandum dan garam, dikasih baking powder. terus digoreng kayak bikin pancake gitu..herannya biar agak tebel tapi empuk dan gurih. cocok untuk dimakan bersama kari (carol nyebutnya: sup ayam)&lt;br /&gt;3. Chicken with Peanut Curry (Carmeliza-Mozambique) Ada di panci di belakang Coca-cola..gak kelihatan ya makanannya..ini katanya makanan khas mozambique. Ayam dikasih bumbu kari dan kacang dihaluskan..enak. cocok ama lidah orang Indonesia..ya, sesama makanan tropis lah ya..&lt;br /&gt;4. Coca cola Kalo ini mah hasil karya kapitalis. Hehehe..dapat sampel gratis dari Rimi. Waktu belanja siangnya sama Siyu (temen Cina). Siyu yang agak tidak tahu malu itu bolak-balik masuk toko--pura-puranya ada yang lupa dibeli. Alasannya biar dapat sampel coca cola gratis hahaha..walhasil, kita sukses dapat 4 botol coca cola..padahal coca colanya coca cola Zero--nol persen gula..waaah mana enak&lt;br /&gt;5. Jus Apel produk Lerum. Harga 10 kroner&lt;br /&gt;6. Jus Jeruk Produk Tine..yang ini jus seharga 16 kroner&lt;br /&gt;7. Anggur Hijau Beli di Lidl dooong&lt;br /&gt;8. Kacang Mbuh apa mereknya&lt;br /&gt;9. Sambel Goreng Daging (aku) Ini asli bikinanku..bumbunya dapat dari buku resepnya mbak uut. rasanya ditanggung tidak enak. Secara saya yang tidak doyan pedes, menurutku ini kepedasan. Udah gitu aku salah beli daging. Beli dagingnya di Halal butcher. Aku pikir daging sapi..ternyata lam (itu kambing to yo..) waaak, aku gak doyan masakanku sendiri. ee, kejutan, ternyata temen2 suka..cuman nyisa dikit.&lt;br /&gt;10. Milk and Nodle (carmeliza-mozambique) Ini makanan penutup. pertama ngeliat aneh banget bahan-bahannya. Serasa enggak match gitu..susu kental manis satu botol, terus bumbu apa lupa namanya, ditambah kacang almond. Terus masukkan mie bihun beli di Asia Shop..iya...bihun...walah..ternyata enak juga rasanya. manis.&lt;br /&gt;11. Telur Tomat (Droma-Tibet) Hasil karya Droma-Tibet. Telur dadar campur tomat gitu&lt;br /&gt;12. Ayam Goreng Tomat(Droma-Tibet) Ayam goreng pake bumbu tomat&lt;br /&gt;13. Oseng-oseng Daging (Mbak Uut--Indonesia) Itu yang ditengah sendiri. Sumbangan dari mbak Uut. Ibu satu anak ini menolongkun ketika panik aku gagal masak hehe..dengan menyumbangkan satu masakan..hehehe, makaciiih ya ibu Oban...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ya, itulah masakan hasil karya beberapa teman-teman yang disajikan waktu lebaran kemarin..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116189078476519014?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116189078476519014/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116189078476519014&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116189078476519014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116189078476519014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/10/hidangan-lebaran_26.html' title='hidangan lebaran'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116163980612415738</id><published>2006-10-23T23:38:00.000+02:00</published><updated>2006-10-23T23:43:26.126+02:00</updated><title type='text'>lebaran di bergen</title><content type='html'>Ini adalah lebaran pertama saya jauh dari keluarga. Apalagi, di Bergen, terutama di fantoft--tempat tinggal saya--total hanya ada 4 orang orang Indonesia yang saya kenal. Tidak heran kalau tidak ada PPI atau sebangsanya di Bergen. ya..kamilah PPI itu hehe..apalagi kota ini lumayan jauh dari Oslo, dan hari-hari ini, tugas kuliah dan bahan bacaan kami menumpuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agak sedih juga tahun ini saya tidak bisa berlebaran dengan keluarga. Tidak ada opor dan ketupat. Bahkan di pagi hari lebaran saya hanya makan mie hehehe..Tapi buka puasa kemarin (malam takbiran) saya merasakan makanan terenak. Ikan asin yang saya beli di Asia Shop, terong goreng, dan sambal terasi. Dimakan pakai nasi hangat dan pakai tangan...wah ternyata lebaran tanpa ketupat tetap enak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paginya ada jadwal sholat ied pukul 10 di masjid Bergen-sayangnya saya ada kuliah. Di dalam bis kota, beberapa mahasiswa asing yang muslim tampak menggunakan pakaian koko (apa ya namanya disini?--seperti pakaian koko tapi panjang). Di bis, saya menggumamkan takbir. Sempet ada rasa sedih karena saya tidak bisa sholat ied, tidak ada ketupat dan opor..tapi ya sudahlah, tidak apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu tiba di kampus..teman-teman sekelas saya menyambut saya dan mengucapkan Ied Mubarrak pada saya...aduh bahagianya saya--secara saya yang berkerudung disini, saya tidak pernah mendapatkan perlakuan diskriminasi disini. Teman-teman saya baik dan kompak, dari berbagai macam bangsa dan benua. Dari Eropa, Afrika, Asia (cina, vietnam), juga dari Amerika latin. Bahkan pada internasional day beberapa hari yang lalu, teman-teman tidak ada yang memasak pork..katanya biar saya bisa ikut makan..terharu sekali. Saya juga tidak pernah mendapatkan perlakuan diskriminatif disini, di tempat umum atau dimanapun. Orang-orang yang saya temui sangat baik dan ramah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kuliah, teman-teman bilang, kalau kita akan ada makan malam hari ini. Untuk merayakan ied mubarrak saya. Teman saya dari Mozambique akan memasak kari, teman saya dari uganda akan membuat chapatti (sebangsa roti yang dimakan bersama kari ayam), dan saya sendiri merencanakan membuat opor. senang sekali rasanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kebahagiaan saya disini, membuat kerinduan saya berlebaran di kampung halaman sedikit terobati, juga kekecewaan saya tidak bisa berlebaran dengan suami saya (saya pengantin baru, dan seharusnya ini menjadi lebaran pertama saya dengan suami). Tapi tidak apa-apa. Tuhan menitipkan banyak cinta melalui sesama makhluk-Nya. Tidak perduli apa sukunya, rasnya, agamanya..melalui teman-teman..dan pengalaman baru saya berlebaran di negeri orang. Jadi tidak ada alasan saya untuk bersedih di hari lebaran ini. Rasanya saya tidak berhak bersedih--walaupun rasa sedih itu juga kadang muncul--mengingat tahun ini di Yogya, kampung halaman saya tidak lagi sama, setelah gempa di kota kami bulan Mei kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi teringat sountrack film The Tigger Movies keponakan saya..ada lagu dari Kenny Loggins yang sangat saya suka..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;..If you feel lost and on your own&lt;br /&gt;And far from home&lt;br /&gt;You're never alone, you know&lt;br /&gt;Just think of your friends&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The ones who care&lt;br /&gt;They all will be waiting there with love to share&lt;br /&gt;And your heart will lead you home .. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116163980612415738?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116163980612415738/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116163980612415738&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116163980612415738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116163980612415738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/10/lebaran-di-bergen.html' title='lebaran di bergen'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116163927813899837</id><published>2006-10-23T23:32:00.000+02:00</published><updated>2006-10-23T23:34:38.156+02:00</updated><title type='text'>hore..lebaran...</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:georgia;font-size:130%;color:#ff6666;"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:130%;color:#ff6666;"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Se&lt;/span&gt;lamat Idul Fitri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#3366ff;"&gt;Mohon maaf lahir dan batin yaaa...........&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;wassalam&lt;br /&gt;penuh cinta dari saya:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116163927813899837?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116163927813899837/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116163927813899837&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116163927813899837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116163927813899837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/10/horelebaran.html' title='hore..lebaran...'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116084586215070588</id><published>2006-10-14T19:05:00.000+02:00</published><updated>2006-10-14T19:11:02.160+02:00</updated><title type='text'>keluarga baru di bergen</title><content type='html'>Bertambah lagi keluarga di Bergen. Setelah selama ini hanya ada 2 mahasiswa Indonesia, Yunita dan saya, datanglah satu keluarga dari Bandung. Pak Fachri dan istrinya mbak Uut, serta putra mereka yang ganteng, Oban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya mereka datang sudah dua minggu yang lalu, dan kami sudah berkenalan beberapa hari yang lalu, bahkan kami sudah pernah diundang untuk buka bersama di flat-nya. Hari ini, saya dan mbak Uut juga sudah belanja bareng. Hehe, dasar ibu-ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senang sekali ada keluarga baru di Bergen. Rasanya bertambah lagi orang yang bisa diajak ngomong bahasa Indonesia. Bertambah senang karena mereka tinggal satu blok dengan saya. Hanya beda lantai. Saya di lantai 9 mereka di lantai 7. Juga hari ini saya mendapat hadiah istimewa: terasi! Benda kecil enak yang saya lupakan untuk dibawa. Duuh, senangnya..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116084586215070588?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116084586215070588/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116084586215070588&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116084586215070588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116084586215070588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/10/keluarga-baru-di-bergen.html' title='keluarga baru di bergen'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116021283491648969</id><published>2006-10-07T10:48:00.000+02:00</published><updated>2006-10-07T11:20:35.216+02:00</updated><title type='text'>being minority</title><content type='html'>Seperti apa menjadi minoritas. Seorang teman, mbak Didin "Tri Susdinarjanti" yang merasakan tinggal 2 tahun di Bangkok, pernah berkata pada saya, bersyukurlah punya kesempatan merasakan hidup dan tinggal di tempat yang jauh berbeda dengan tanah kelahiranmu. Pengalaman itu akan membentukmu menjadi seorang yang lebih toleran. Saya hanya mengiyakan waktu itu, tanpa benar-benar mengerti bagaimana rasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, walau belum benar-benar mengerti, saya mencoba memahami dan  menikmati kehidupan sebagai minoritas. Sebagai 1 dari 2 mahasiswa Indonesia yang ada di Bergen. Dua mahasiswa Indonesia saja di Bergen. Dua dari 250 juta lebih warga Indonesia. Satu hal yang saya anggap keberuntungan--walau kadang saya meratapinya:) Tapi hingga detik ini, saya masih menganggap keberuntungan. Tinggal di negara dan kota yang sangat sedikit warga Indonesianya, membuat saya tidak tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) manapun, tidak pernah pakai bahasa Indonesia--kecuali dengan satu-satunya teman Indonesia saya (yang tidak setiap hari bertemu juga), tidak pernah bikin acara jalan-jalan atau pengajian atau merayakan hari besar keagamaan. Pendek kata, kondisi ini menyebabkan saya harus survive; menjadi diri saya, berdamai dengan banyak hal: perbedaan budaya, makanan, cara bicara, dan cara mengekspresikan perasaan. Tapi justru karena ini, karena tidak ada orang Indonesia, saya bersyukur memiliki pengalaman persahabatan yang indah dengan teman-teman yang lintas bangsa; dari China, Uganda, Norway, Tibet, dan dari berbagai negara yang lain..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya harus tetap survive untuk banyak hal. Dengan bahasa Inggris--sebagus-bagusnya bahasa Inggris Anda, anda tetap bukan native. Dengan bahasa Norsk--belajar mengucap kata dalam bahasa Norway ketika membeli makanan di Supermarket (walau disini orang pintar berbahasa Inggris), dan bahagianya hati saya ketika bisa menanyakan sesuatu dalam bahasa Norsk. Survive di kelas. Bergulat dengan buku dan beradaptasi dengan sistem pendidikan, belajar tekun dengan bahan bacaan dan essay-essay yang harus dikerjakan. Selalu berteman sebanyak-banyaknya, belajar untuk selalu open-mind. Juga cuaca yang sama sekali berbeda. Juga makanan, survive dengan belajar memasak beraneka ragam makanan, masuk ke toko Asia dan menemukan representasi atas Indonesia di sana..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal selain apa yang sudah disebut diatas, saya merasakan pengalaman menjadi minoritas. Menjadi orang yang warna kulitnya berbeda, penampilannya berbeda, dialek yang berbeda--bagi mereka mungkin saya clumsy english, clumsy norsk, dan selera yang berbeda. Saya beruntung tinggal di kota yang indah dan sangat ramah, walau demikian saya pernah mendapatkan perlakukan rasis walau bisa dihitung jari. Tapi saya tidak hentinya bersyukur, saya tinggal di kota yang sangat menyenangkan, orang-orang ramah, kehidupan yang teratur, tidak hingar, dengan fasilitas yang baik, dan pemandangan alam yang luar biasa indah. Saya beruntung berada di kehidupan kampus dan akademik yang profesional, yang humble, dan mengencourage saya untuk memperbaiki segala kekurangan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi minoritas. Hal yang memperkaya saya karena selama ini saya tinggal di tempat kelahiran saya. Berada diantara orang yang secara fisik  dan kepercayaan sama. Tidak pernah mengalami goncangan budaya, tidak pernah kesulitan makanan, tidak pernah kesulitan cuaca. Disini saya bergabung dengan kaum diaspora lain, yang telah tinggal di Bergen selama puluhan tahun, bahkan mungkin sejak mereka dilahirkan. Saya berada di jalan-jalan, dimana kaum pendatang bekerja sebagai penyapu jalan, pembersih kantor, atau penjaga toko Asia. Saya yang tetap dianggap Asia, saya yang tetap berbeda. Saya yang butuh survive untuk deal dengan banyak hal. Karena itu, saya tidak membayangkan bagaimana jika dunia ini penuh dengan prasangka ras, prasangka agama, dan kebencian-kebencian lain. Barangkali saya sudah habis sejak awal. Barangkali..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali. Saya merasakan bahwa betapa nyaman dan indahnya hidup dalam perbedaan. Hidup dalam warna. Segala pengalaman yang jauh lebih penting dari bangku kuliah yang hanya seminggu tiga kali. Pengalaman yang mengajarkan saya untuk lebih menghormati perbedaan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116021283491648969?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116021283491648969/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116021283491648969&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116021283491648969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116021283491648969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/10/being-minority.html' title='being minority'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116015893592662719</id><published>2006-10-06T20:18:00.000+02:00</published><updated>2006-10-06T20:22:15.943+02:00</updated><title type='text'>berdamai dengan cuaca</title><content type='html'>Brrr...aku sudah mulai kedinginan beberapa hari ini. Terutama di malam hari. Aku klik BBC weather hari ini, suhu Bergen dalam lima hari kedapan, pada siang hari antara 10-16 derajad celcius. pada malam hari antara 6-10 derajad celcius. Padahal ini baru autumn, pepohonan belum semua berwarna merah. Masih ada beberapa yang berwarna hijau. Jadi, sekarang ada satu lagi tugasku. Berdamai dengan cuaca. Mengeluarkan semua koleksi jahe bubuk, kopi bubuk, coklat, tolak angin hihi..Semoga aku cepat beradaptasi ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lulus dalam ujian di mata kuliah pertamaku. Alhamdulilah. Segala puji bagi Allah yang memberiku kemudahan ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116015893592662719?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116015893592662719/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116015893592662719&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116015893592662719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116015893592662719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/10/berdamai-dengan-cuaca.html' title='berdamai dengan cuaca'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116010468365304170</id><published>2006-10-06T05:12:00.000+02:00</published><updated>2006-10-06T05:26:29.316+02:00</updated><title type='text'>somewhere over the rainbow</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/trip%20danau%20siyu%205okt_5.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/320/trip%20danau%20siyu%205okt_5.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pelangi Pelangi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;(the courtesy of Siyu, 5 oct 2006)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116010468365304170?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116010468365304170/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116010468365304170&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116010468365304170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116010468365304170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/10/somewhere-over-rainbow.html' title='somewhere over the rainbow'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-116006511335913966</id><published>2006-10-05T18:05:00.000+02:00</published><updated>2006-10-06T05:21:55.120+02:00</updated><title type='text'>kenapa namanya kembang jepun?</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/nurul_7.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/320/nurul_7.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Kenapa namanya kembang jepun? Beberapa teman pada awalnya menuduh ini situs porno, karena namanya kembang jepun--nama yang langsung mengesankan sesuatu yang berbau porno. Banyak orang berkomentar: Waaah, namanya porno amat, hehe. Tidak salah juga orang mengasosiasikan kembang jepun sebagai sesuatu yang berbau porno gitu. Konon--seperti dalam novelnya Remy Sylado, Kembang Jepun--tempat ini dulunya tempat prostitusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembang jepun ini adalah nama sebuah ruas jalan di Surabaya. Kembang jepun ini semacam china town-nya Surabaya. Bahkan sekarang, setiap malam jalan ini ditutup dan dijadikan tempat kumpul dan makan-makan, dengan hiasan lampion disekitarnya. Dibikin seperti china town beneran lah. Namanya Kya kya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jatuh cinta pada tempat ini sejak pertama kali berkunjung ke Surabaya tahun 2001. Sebelumnya saya sama sekali belum pernah menjejakkan kaki ke Surabaya (kasihan ya..hehe). Pertamakali berkunjung karena saya sedang "berdinas" sebagai reporter majalah mahasiswa Balairung. Pertama kali melewati jalan kembang jepun siang hari, saya melihat riuh rendah orang berdagang, dari toko-toko tua dengan pedagang encik-encik. Disebelah jalan kembang Jepun, ada wangi parfum yang dijual oleh pedagang-pedagang berketurunan Arab. Tak jauh dari sana terdapat pula makam sunan Ampel yang jadi tempat peziarahan banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jatuh cinta pada tempat yang multikultur itu. Apalagi dengan bangunan tua yang walau sudah rapuh bagi saya sungguh tampak indah dan menarik. Saya selalu menyukai kota dengan bangunan-bangunan tua. Semoga pembangunan kota Surabaya tidak dengan semena-mena menggusur bangunan lama ini ya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah mengapa saya menyukai kembang jepun. Sebuah nama jalan di Surabaya. Yang saya gunakan sebagai nama blog saya ini:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-116006511335913966?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/116006511335913966/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=116006511335913966&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116006511335913966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/116006511335913966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/10/kenapa-namanya-kembang-jepun.html' title='kenapa namanya kembang jepun?'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-115999311160995888</id><published>2006-10-04T22:10:00.000+02:00</published><updated>2006-10-04T22:18:31.626+02:00</updated><title type='text'>kuliah lagiiii</title><content type='html'>Kuliah lagi, setelah libur tiga hari, dan bangun siang melulu. Ini matakuliah kedua dalam term satu ini. Judulnya kuliahnya lumayan syerem: ethnic, state, and globalization. Kuliahnya aku banget niii..aku harus pay attention lebih dengan mata kuliah ini karena rencana tesisku akan berhubungan dengan etnik dan negara gitu deh. Kuliah dibuka dengan nonton film etnografi. Film tentang profil Fredik Barth dan film tentang Tanzania. Film tentang Tanzania baru diputer besok Jumat sih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kelar ujian mata kuliah pertama ini, sekarang judulnya deg-degan menunggu hasil. Semoga lulus ya..jadi karena memang sistem kuliahnya seperti semester pendek--satu mata kuliah satu setengah bulan, seminggu tiga kali--mata kuliah pertama sudah selesai, dan diganti mata kuliah lain. Semoga profesor mata kuliah ini sama menyenangkannya dengan Leif Manger. Sekarang, aku sedang menghadapi kopendium dan tumpukan-tumpukan bahan yang menanti dibaca. Plus tiga buah novel yang aku beli kemarin: Kite Runner versi Inggris, dan dua novel chiclit. Hehe...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-115999311160995888?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/115999311160995888/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=115999311160995888&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115999311160995888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115999311160995888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/10/kuliah-lagiiii.html' title='kuliah lagiiii'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-115928674385814907</id><published>2006-09-26T18:02:00.000+02:00</published><updated>2006-09-26T18:05:43.873+02:00</updated><title type='text'>sambil menunggu buka</title><content type='html'>Sambil menunggu buka puasa, browsing resep-resep masakan. Wah, aku kangen makan empek-empek, batagor, gulai ayam, rendang, bubur ayam, opor, tempe penyet, yang berlemak-lemak itu...whuahuahua..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokoknya besok aku harus beli ulekan disini. Ulekan yang bentuknya kayak lesung itu..hihihi..aku kepengen masak yang berat-berat hiks..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-115928674385814907?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/115928674385814907/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=115928674385814907&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115928674385814907'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115928674385814907'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/09/sambil-menunggu-buka.html' title='sambil menunggu buka'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-115915088887275541</id><published>2006-09-25T04:12:00.000+02:00</published><updated>2006-09-25T04:21:28.886+02:00</updated><title type='text'>resolusi waktu sahur</title><content type='html'>Setelah dua hari bersantai karena weekend, sekarang mesti dihadapkan pada kenyataan sebenarnya..oooh hihks. Kamis tanggal 29 besok saya ujian. Hua hua hua..Sistem perkuliahan yang seperti semester pendek tiap mata kuliah 2 bulan--semester ini ada 3 mata kuliah-- mengharuskan saya ikut ujian kali dalam semester ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah kenapa, dekat ujian gini, mata kayaknya mudah banget ngantuk. Semalam udah bertekad begadang, eee, ternyata tidur juga. Udah gitu bangun sahur jam setengah empat aja mata rasanya masih lengket-lengket gitu. Belum lagi keinget materi yang belum tuntas saya baca dan bayangan saya tentang ujian 6 jam itu. Haaa! enam jam. Iya...glek..ujian 6 jam dengan 2 pertanyaan. Artinya ujian itu bikin paper dan referensi serta teori harus diluar kepala. Wah, enggak masuk akal ni ujian hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke deh, pagi ini tekad dibulatkan. Tiada chatting, tiada browsing internet, tiada nonton tivi, tiada tidur. Habis sahur ini sampai siang adalah saatnya bergumul dengan buku. Beneran lo ya..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-115915088887275541?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/115915088887275541/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=115915088887275541&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115915088887275541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115915088887275541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/09/resolusi-waktu-sahur.html' title='resolusi waktu sahur'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-115898029014512540</id><published>2006-09-23T04:49:00.000+02:00</published><updated>2006-09-23T04:58:10.156+02:00</updated><title type='text'>puasa</title><content type='html'>Puasa hari pertama di Bergen 23 september ini. Jadi, pagi ini saya sudah mulai sahur. Waks, ngantuk. Cuma herannya, disini saya lebih bisa melakukan apapun tepat waktu. Beda waktu di yogya, biar weker dah teriak-teriak, teteup tidur jalan terus. Bangun setengah empat, masak bentar, terus jadilah menu sahur pagi ini: nasi telur hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa di Bergen dimuali subuh kira-kira jam 5 pagi dan magrib jam 8 malam. Sama aja sih ya dengan di Indonesia..disana kan rata-rata jam 4 sampai jam 6 ya..beda sejam, cuman disini lebih adem. Nggak panas banget. Ya, mudah-mudahan puasa kali ini lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sempet berasa juga, apalagi ngebayangin orang-orang di Bantul yang rumahnya kena gempa. Apalagi kalau ada keluarganya yang jadi korban. Semua pasti tidak akan pernah sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga semua cepat pulih. Semoga puasa menjadi momen pencerahan bagi kita semua untuk kehidupan kemanusiaan yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat puasa&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-115898029014512540?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/115898029014512540/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=115898029014512540&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115898029014512540'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115898029014512540'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/09/puasa.html' title='puasa'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-115890235263041160</id><published>2006-09-22T07:06:00.000+02:00</published><updated>2006-10-06T05:23:21.723+02:00</updated><title type='text'>tivi baru</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/tivi%20baruuu.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/320/tivi%20baruuu.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt; Sebenarnya, belinya sudah 3 hari yang lalu. Tepatnya selasa,19 sept 06, Tapi karena kesenangan dengan tv baru, 3 hari ini buka internet cuman buat ngimel. Yah, lumayan lah buat nonton berita. Kebetulan di dorm ini dapat fasilitas tivi kabel 17 channel, ada bbc, national geographik, discovery channel, showtime yang muter film-film kayak HBO, saluran nyonya nyanyi the sound, terus sambungan lokal yang pakai bahasa norsk gitu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lumayan, entah kenapa jauhan saya suami bikin aku bisa beli apa-apa murah disini. Hihi, soalnya dia kalo beli apa-apa suka kemahalan. Ikut undian gak pernah menang. Pernah kami beli kamera, hari ini beli besok lihat di toko lain yang ternyata lebih murah, terpautnya 400ribuan lagi huaaaa. hiks, please malah kuingatkan lagi hehe:)Aku dapat tivi ini dengan harga murah banget, dari mahasiswa asal Iran yang buru-buru pulang jumat ini. Jadi dia pulang Jumat ini, dan baru bikin pengumuman jual-jual hari senin minggu yang sama. set set set. udah deh dijual murah banget. Spec-nya tiviku; Grunding 14 inci, berwarna--warnanya bagus banget, ada remote controlnya, masih lumayan baru, dan yang paling penting. Murah banget huhuhuu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo ada yang bilang turn-off your tv, aduh maap jangan sekarang ya.. disini ndak ada sinetron je. tivi kabel je.nonton berita, film-film keren..hihi, yang dak ada infoteinmen wihihi. ni..gambar tiviku&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-115890235263041160?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/115890235263041160/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=115890235263041160&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115890235263041160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115890235263041160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/09/tivi-baru.html' title='tivi baru'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-115861426991519303</id><published>2006-09-18T21:33:00.000+02:00</published><updated>2006-09-18T23:17:50.113+02:00</updated><title type='text'>kosmopolitanisme</title><content type='html'>Saya akan memulai dengan mencoba menerjemahkan secara harfiah. Kamus oxford menyebutkan sebagai &lt;em&gt;gathering from all parts of the world, having wide experience of the world&lt;/em&gt;. Kata ini disebut berulangkali oleh Ulrich Beck dalam papernya di jurnal yang saya baca sebagai pengantar tidur, sebagian karena kewajiban, karena esok Rabu saya harus berdiskusi tentang ini di dalam kelas. Sebuah tulisan tentang second age of modernity dan risk society yang sudah akrab ditelinga saya sejak mahasiswa, yang sudah sering dibicarakan oleh komunitas dimana saya berada, yang acapkali dikutip dalam tulisan kehidupan di Kompas (yang lama-lama membosankan itu karena terus menerus mengutip Baudrillard).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat paruh kedua modernitas, yang karena revolusi transportasi dan komunikasi membuat terhubung satu sama lain. Yang membuat—meminjam istilah beck less boudanries—membuat orang shop internationally, work internationally, marry internationally, love internationally, research internationally, educated internationally dan segala macam internasionalitas yang lain. Dunia yang eklektis, yang genit, dan penuh warna-warna itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menghabiskan tulisan tentang kosmpolitanisme ini minggu lalu. Dan saya masih terus berpikir dalam minggu ini. Kegenitan apa lagi, batin saya. Entah saya yang perasa atau memang dunia seperti ini. Saya merasa, jangan-jangan saya adalah romantik genit, yang bergegas dijalanan basah sebuah tanah bernama Eropa, dengan jaket panjang, di tengah autumn, menuju kampus, bersiap kuliah—educated internationally—yang mengharuskan dan memaksa diri untuk selalu berbahasa Inggris, mengakses jurnal internasional dan perpustakaan yang nyaris tanpa cela dan hambatan…ah, serasa di film-film saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, saya melanjutkan membaca sebuah chapter, mengenai hilangnya apa yang disebut dengan Negara bangsa. Negara bangsa tidak lebih dari sekadar jargon yang telah hilang, karena UN adalah Tuhan bagi dunia ini. Beck mengambil eksemplar mengenai perang Kosovo 1999 ketika NATO membombardir Serbia, yang membuktikan bahwa keputusan mengenai sebuah Negara tidak lagi ditentukan oleh Negara bangsa. Tetapi tentu saja oleh kekuatan politik global—yang didekengi oleh adikuasa di dunia ini. Ketika konsep tentang Human right yang tadinya bersifat kolektif dan berdasar teritori kini menjadi human right yang bersifat subyektif dan individual. Semua berdasarkan ide dasar hak asasi yang seragam; hak perempuan, hak anak, hak homoseksual, hak lesbian. Hak yang membuat ilmuwan dan aktivis di Negara ketiga yang the rest sebagai sesuatu yang sangat barat. Interpretasi yang sangat barat, karena dari perspektif ini, mekanisme adat yang pake senjata-senjata tadisional gitu bisa jadi masuk kategori melanggar HAM. Lantas dimana hak-hak komunitas itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menekankan pada Negara bangsa, Beck juga menyebut ini dengan space time compression, dimana migrasi dan lalu lalang manusia, pertukaran ekonomi yang luar biasa cepat menjadikan manusia ada dalam level resiko tertentu. Level resiko kerena modernisasi itu sendiri. Resiko yang diproduksi seperti dalam pabrik. Kerusakan lingkungan, kurang air bersih, insekuritas yang semua sistematis, seperti modernisasi itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata saya ngantuk dan lelah, di dalam kamar saya yang hangat dan diluar hujan yang terus mendera. Saya sedang berpikir tentang diri saya, dan saya melupakan Beck yang berbicara bahwa dunia adalah ruangan dengan banyak pintu, banyak simpul, seperti friendster itu. Koneksi dan koneksi. Ketemu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran saya melayang kemana-mana. Seperti hari yang melelahkan beberapa waktu yang lalu, tentang jaringan, tentang proyek, tentang kerjasama internasional. Tentang universitas saya yang terbata-bata menerjemahkan internasionalitas itu. Tentang mahasiswa yang cantik-tampan-segar-bertelepon genggam-bermobil—yang rasanya kelak tidak akan pantas protes soal harga-harga,terutama harga pendidikan, karena konsumsi sehari-hari mereka sudah lebih tinggi dari konsumsi pendidikan. Sedang saya membayangkan, barangkali saja ada diantara mahasiswa itu yang tidak makan semalam, yang terancam drop out karena tidak punya uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kosmopolitanisme yang saya baca di bukunya Pilliang, yang saya baca setiap minggu di kompas—yang saya bilang lama-lama membosankan. Kosmopolitanisme teman saya yang bekerja di NGO internasional, dan bercerita tentang Zara dan Mango di pojok Manila yang minggu lalu didatanginya: She is mango freak, dan  dia blogging untuk orientasi seleranya itu, dan demikian..dan demikian..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga saya yang beruntung dengan kehidupan yang teratur. Perempuan, well educated, punya uang, tak pernah kelaparan, ikut gerakan mahasiswa waktu kuliah, punya leisure time, bisa protes, bisa jalan-jalan, bisa mroyek, dapat uang, punya kerja, kursus bahasa inggris, dapat beasiswa, dan segala capital yang bisa membuat saya genit. Kegenitan saya yang setiap malam tidur diatas kabel-kabel. Diasrama mahasiswa lantai sembilan, 24 jam terkoneksi internet, bisa mencintai buku karena saya punya uang untuk membeli dan mencintainya, karena saya tidak pernah punya pengalaman lapar…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tiba-tiba membayangkan mahasiswa yang di pojok kelas, terdiam, berpakaian sederhana, dan barangkali esok pagi drop out karena tidak punya uang. Karena tidak mampu beli buku. Dan saya menduga, mungkin Beck lupa dengan kaum miskin kota, lupa dengan kelompok minoritas yang subsisten, yang boro-boro berpikir soal internet, ketika air bersih saja tidak ada, pada ibu-ibu yang bahkan tidak pernah melihat seperti apa telepon genggam..dan buku dihadapan saya tampak seperti narasi besar. Diantara banyak hal yang sebenarnya kecil.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-115861426991519303?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/115861426991519303/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=115861426991519303&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115861426991519303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115861426991519303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/09/kosmopolitanisme.html' title='kosmopolitanisme'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-115841249745621168</id><published>2006-09-16T14:40:00.000+02:00</published><updated>2006-09-16T15:14:57.683+02:00</updated><title type='text'>sekolah, selebihnya bermain-mainlah</title><content type='html'>Sekolah. Iya, saya sedang berpikir tentang sekolah. Saya sedang menghitung waktu yang telah saya tempuh selama ini untuk menyelesaikan sekolah. Dua di taman kanak-kanak, 6 di sekolah dasar, 6 di sekolah menengah pertama dan atas, dan 4,5 di perguruan tinggi. Total delapan belas setengah tahun saya habiskan untuk berada dalam pendidikan formal. Angka yang tentunya sebagian diantaranya adalah keberuntungan, mengingat tidak banyak yang bisa menempuh pendidikan formal sepanjang ini ditengah harga-harga yang melonjak tinggi termasuk biaya pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sedang merekam kembali ingatan saya, pernahkah saya benar-benar belajar secara formal--selain di kelas. Waktu sekolah dasar saya tidak pernah menjadi juara, belajar di rumah hanya saat membuat pe-er. Bapak saya tidak memasukkan anak-anaknya dalam les yang waktu itu sudah mulai marak. Ingat Asana Bina Widya-nya pak Sarwoko? Dulu saya sempat merengek masuk kesana, karena semua teman-teman les disana. Dan Bapak menolak.Karena sebenarnya saya ingin karena teman-teman disana. Bukan karena keinginan sendiri. Bapak saya juga tidak pernah menyuruh saya belajar di rumah. Hanya saat ada pe-er yang menjadi kewajiban saya mengerjakan. Bapak menganggap, cukup anak mendapat beban di sekolah. Selebihnya adalah waktu bermain-main. Waktu untuk di rumah, membantu ibu memasak, membersihkan rumah, dan membaca buku yang kau suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang saya bersyukur dengan cara orangtua saya mendidik saya dulu. Bapak saya tidak pernah memaksakan minat. Ketika saya selalu gagal dengan matematika dan fisika, bapak mengingatkan bahwa saya selalu punya nilai tinggi di pelajaran IPS. Saya pernah sangat kecewa, ketika saya pulang paling akhir ketika mencongak di kelas, dan semua soal adalah soal hitung-hitungan. Saya ingat sekali, bahkan saya kesulitan untuk menjawab perkalian 7x8.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak pernah ikut les. Sepulang sekolah saya bermain dengan anak tetangga, sampai sore. Kadangkala, sorenya saya bersepeda bersama bapak, keliling sampai jauh sekali. Bapak juga suka mengajak ke bioskop, ketika film anak-anak seperti beauty and the beast atau home alone diputar. Juga ke Gramedia. Sebelum berangkat, bapak memberi jatah, misalnya 50 ribu, dan bebas memilih buku apapun yang kau mau. Biasanya saya memilih membeli buku enyd blyton, atau astrid lindgren. Wah saya pecinta berat lima sekawan dan pippi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai sekolah menengah pertama dan atas, sepertinya saya lebih sering bermain-main daripada belajar. Saya tidak pernah menjadi juara kelas kecuali saat kelas satu SD. Tapi saya enggak pernah kena marah. Bahkan SMP saya pernah mendapat nomer buntut--rangking 4o. Lumayan sedih juga waktu itu. Tapi bapak cuma berpesan, "yo sinau meneh". Begitu pula di SMA. Untungnya walau pas-pasan, saya tidak pernah tinggal kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menemukan kebahagiaan sekolah, di SMA ketika penjurusan di IPS. Ketika saya mengucapkan goodbye my love pada fisika dan matematika hehe. Waktu itu, banyak teman saya yang menangis karena hasil rapotnya menunjukkan kalau dia enggak layak masuk IPA dan akhirnya masuk IPS. Sampai sekarang, saya masih heran bin bingung dengan sistem penjurusan yang acakadul seperti ini. Bagaimana mungkin penjurusan tidak didasarkan pada minat, tapi pada nilai. Hingga nilai rata-rata tinggi, dia masuk IPA dan yang rendah lantas dibuang di IPS. Sampai masuk di kelas IPA juga menjadi keinginan bagi sebagian orang tua siswa, sampai ada teman yang menangis dimarahi orang tuanya karena masuk IPS. Tapi saya masuk IPS. Rapot saya rendah. Tapi kalaupun tinggi, saya tetap akan masuk IPS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti saya bilang tadi, saya menemukan kebahagiaan bersekolah di IPS. Meskipun saya juga lebih banyak bermain-main disana. Tapi saya menemukan sesuatu yang menjadi diri saya. Pada semester satu kelas tiga SMA, saya menetapkan pilihan studi saya di UMPTN pada sosiologi. Hingga akhirnya, selepas SMA saya berada di jurusan Sosiologi. Saya diterima pada pilihan pertama. Pilihan kedua saya Antropologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat setengah tahun di perguruan tinggi benar-benar saya nikmati. Saya merasa bahwa disinilah saya menemukan tempat bermain yang indah dan menyenangkan. Bukan dari ruang-ruang kelas--karena maaf, dosennya sering kosong, dan bahan kuliahnya tidak up to date (walau tidak semua)--saya menemukan ruang bermain ini dari teman-teman, dari aktivitas yang saya ikuti, dari buku-buku yang saya temui dan diam-diam saya baca--yang sebagian saya pahami dan sebagian tidak. Dan saya cukup beruntung (atau sial?) karena saya bisa selesai tepat waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dalam waktu 18,5 tahun saya belajar formal, mungkin waktu saya di kelas hanya 8 tahun. Selebihnya adalah waktu bermain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bermain-mainlah. Jangan percaya bahwa ilmu hanya datang dari kelas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-115841249745621168?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/115841249745621168/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=115841249745621168&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115841249745621168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115841249745621168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/09/sekolah-selebihnya-bermain-mainlah.html' title='sekolah, selebihnya bermain-mainlah'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-115826016237455522</id><published>2006-09-14T20:41:00.000+02:00</published><updated>2006-09-14T20:56:02.430+02:00</updated><title type='text'>flu</title><content type='html'>Saya terkena flu: badan demam, tenggorokan sakit dan tersumbat hidungnya. Semalam saya begadang dan baru bisa jatuh tertidur pukul setengah satu pagi. Paginya saya harus bersiap untuk eksaminasi hasil Tb testing. Alhamdulilah negatif. Tapi badan sudah enggak enak rasanya dari pagi. Batuk-batuk terus dan hidung rasanya udah mulai meler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habis dari Sundtsgaten, tempat saya dicek tb, saya jalan ke kampus. Rasanya pandangan udah mulai muter-muter, sempat muntah sekali di jalan. Alamak, untung kantung plastik andalan selalu siap. Sampai kampus, badan rasanya capek sekali. Padahal enggak biasanya jalan sejauh itu secapek ini. Langsung masuk ke reading room, karena jam 2 siang ada acara pengenalan pengoperasian perpustakaan online. Yaaa, enggak mau lah ketinggalan acara ini. Makanya saya paksain walau badan enggak karuan. Bener deh, rasanya adem panas gini, dan beberapa kali muntah di kampus hiks. Enggak bisa kemasukan makanan lagi, cuman roti satu aja kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai pulang jam 4 dari kampus, rasanya masih nggak enak. Sampai ajakan Droma, Carol, dan Carme buat belanja jadi nggak menarik buat aku. Whaaa, padahal, hobiku belanja hehe. Pulang ke rumah bareng Siyu. Bergen panas sekali, 25 derajat, padahal kemarin 13 derajat. Rasanya kayak naik bis di Jakarta. Udah gitu bisnya penuh manusia gitu. Please, jangan muntah lagi ya nak..:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di rumah, masih harus masak buat bikin makanan. toolong..tapi aku maksain makan dan mengeluarkan semua stok buah-buahan yang ada di kulkas buat dimakan. Habis itu bobok. Lumayan. Sekarang agak enakan. Memang kayaknya tubuh ini harus berdamai dengan cuaca di Bergen yang moody ini secepatnya. Saya yang merasa udah cukup cerewet dengan makanan dan kesehatan ini rupanya masih harus pinter-pinter lagi jaga tubuh. Masih harus ngurangi konsumsi mie instan thailand yum yum yang memang yummi ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bener-bener sehat itu anugrah terindah, apalagi waktu semua harus dijalani sendiri tanpa keluarga seperti ini. Doakan saya sehat dan cepat sembuh ya....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-115826016237455522?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/115826016237455522/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=115826016237455522&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115826016237455522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115826016237455522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/09/flu.html' title='flu'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-115808639944384542</id><published>2006-09-12T20:35:00.000+02:00</published><updated>2006-09-12T20:39:59.460+02:00</updated><title type='text'>Sebuah Sore yang Sempurna</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/DSC01476.0.jpg"&gt;&lt;img style="CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/320/DSC01476.0.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/DSC01470.0.jpg"&gt;&lt;img style="CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/320/DSC01470.0.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah sore yang sempurna,&lt;br /&gt;di penghujung panas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secangkir kopi hangat, dan kesendirian yang istimewa&lt;br /&gt;Bunga, air, burung, taman&lt;br /&gt;Ricik, riuh, gelepak sayap, dan deru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah bangku panjang&lt;br /&gt;Di sebuah sore yang sempurna&lt;br /&gt;Bersama kesendirian yang menenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lille Lungegardsvann, 11 September 2006&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-115808639944384542?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/115808639944384542/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=115808639944384542&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115808639944384542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115808639944384542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/09/sebuah-sore-yang-sempurna_12.html' title='Sebuah Sore yang Sempurna'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-115775174819507809</id><published>2006-09-08T23:35:00.000+02:00</published><updated>2006-09-08T23:42:28.206+02:00</updated><title type='text'>bakwan lombok rawit</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/DSC01457.3.jpg"&gt;&lt;img style="CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/320/DSC01457.3.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; habis kelas, jalan kaki ke bank di downtown, mampir ke spicy place. nemu lombok rawit..waaah, padahal kemarin-kemarin enggak ada. harganya cuma 10 kroner lagi. mau pulang, mampir lagi ke rema, beli gandum dan udang. pulang, masak bakwan..sreng..sreng..&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/DSC01456.2.jpg"&gt;&lt;img style="CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/320/DSC01456.2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; jadilah bakwan goreng panas. dimakan sama yunita. waaah, enak, serasa lagi piknik di kaliurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/DSC01457.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-115775174819507809?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/115775174819507809/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=115775174819507809&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115775174819507809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115775174819507809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/09/bakwan-lombok-rawit_08.html' title='bakwan lombok rawit'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-115774891609733075</id><published>2006-09-08T22:54:00.000+02:00</published><updated>2006-09-08T22:55:16.100+02:00</updated><title type='text'>I'm 25 going to 26</title><content type='html'>Saya menulis ini pukul 23.45 waktu Indonesia atau 18.46 waktu di Bergen. seperempat jam lagi, Insya Allah saya menjadi 26.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, ijinkan saya mengucapkan harapan saya Jadikan saya manusia yang baik. jadikan saya manusia yang tidak lelah berjuang. jadikan saya orang yang jujur dan rendah hati. jadikan hidup saya penuh cinta dari sesama, dari teman, keluarga, saudara dan siapa saja. jadikan saya manusia yang menebar manfaat bagi siapa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadikan saya manusia yang melihat dunia...dunia yang tanpa kekerasan, dunia yang tanpa diskriminasi, dunia yang lebih baik. semoga tidak ada lagi gempa bumi, dan bencana alam lain, tidak ada kerusakan lingkungan. semoga tidak ada perang--perang suku, agama, etnik, atau perang-perangan (jangan membelikan anak mainan senjata!), tidak ada militer, dan tidak ada pabrik senjata... (ini bukan titipan LSM atau gerakan mahasiswa lo...hihihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itu tadi yang standar dan umum..ini yang lebih spesifik semoga saya tetap sehat, panjang umur, murah rejeki, bisa jadi istri yang baik, bisa jadi anak yang baik, dan Insya Allah bisa jadi ibu yang baik, dan menjadi orang baik bagi siapa saja. semoga studi saya lancar, dan hari-hari saya seterusnya lancar, semoga saya memperoleh banyak pengalaman yang memperkaya batin saya. semoga saya menjadi orang yang mawas diri. tidak cepat puas dan tidak merasa sombong atas kenikmatan yang Engkau berikan, tidak cepat menyerah, dan selalu mencintai sebuah proses. Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-115774891609733075?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/115774891609733075/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=115774891609733075&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115774891609733075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115774891609733075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/09/im-25-going-to-26.html' title='I&apos;m 25 going to 26'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-115739528178627097</id><published>2006-09-04T20:39:00.000+02:00</published><updated>2006-09-04T22:53:33.056+02:00</updated><title type='text'>kecap ABC dan saya</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/DSC01451.0.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/320/DSC01451.0.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sore ini saya berdiam di kamar. Banyak yang saya pikirkan hari ini. Selain itu, saya juga harus mulai berdamai dengan cuaca di Bergen yang moody. Dalam sekejap cuaca bisa panas, dan dalam sekejap hujan sangat lebat. Mungkin dalam sehari cuaca bisa berubah sampai puluhan kali. Misalnya, tadi pagi saya berangkat ke kampus, dalam cuaca yang sangat gelap, padahal sudah pukul 10 pagi, di dalam bis kota, matahari sudah mulai cerah, di kota, di dekat kampus, cuaca sudah panas. Setiap hari, saya memakai sweater dan jaket sekaligus untuk menahan hawa dingin, dan setiap kali harus bersiap melepasnya jika matahari muncul, dan saya terasa panas. Ini karena cuaca masih setengah-setengah, pergantian dari summer ke autumn. Pepohonan masih hijau, bunga-bunga masih mekar, tapi setiap hari hujan turun, panas dan gelap dalam satu waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, itu tentang cuaca. Sembari menunggu kartu saya untuk reading room diaktivasi, saya seringkali menghabiskan waktu saya di rumah. Dan dari balik jendela saya mengamati tiap perubahan cuaca. Dari dalam kamar saya d fantoft yang nyaman ini. Dan satu lagi, hujan juga membuat saya gampang lapar dan membuat saya sering makan. Saya menyimpan persediaan makanan yang lumayan banyak di dapur saya yang mungil dan bersih. Ehm! Inilah kalau kampus dekat dengan downtown. Tidak sulit bagi saya untuk mencapai toko-toko Asia—misalnya Eksotiks Tork, Ahsan International, China tork, dll, juga supermarket yang menawarkan harga murah di Bergen, seperti Rema 1000 atau Rimi. Setiap pulang dari kampus, saya selalu menyempatkan untuk berbelanja sayur, atau apapun. Meski saya suka mencak-mencak kalo mengkonversi harga-harga di kroner dengan rupiah, saya bukan tipe orang yang hemat (baca: pelit) seperti mahasiswa Indonesia pada umumnya (maaf kalau menggeneralisir) yang amat mengencangkan ikat pinggang demi penumpukan tabungan, hehehe. Karena itu, bisa dibilang saya sangat royal, dalam belanja, khususnya mencoba makanan yang ada disini. Walaupun kalau beli di restoran pastilah uang beasiswa saya amat tidak cukup, saya mencoba mengakali dengan membeli produk kemasan yang biasa dijual di supermarket.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mmm, cintai makanan di mana kamu tinggal. Maka kamu akan mencintai tempat itu. Saya lantas hari ini sibuk berpikir tentang makanan. Hari ini pikiran saya penuh dengan makanan. Dan hari ini saya kelaparan di dalam kelas, ketika kami sedang belajar tentang strukturasi dan habitus. Seorang professor saya yang sangat mengimani bourdieu, bercerita dengan semangatnya tentang habitus dan strukturasi, tentang ranah practice of theory dan kapitalisme. serta sebuah buku yang harus tuntas dibaca, karena besok rabu kami sekelas akan dibagi dalam dua kubu: satu mempresentasikan pemikiran bourdieu, dan yang lain membuat bantahan dan menjadi kritikus bagi pemikiran bourdieu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya tetap berpikir tentang makanan. Perut saya berbunyi, karena saya sangat lapar. Waktu menunjukkan pukul 12 siang, dan itu memang saat untuk makan. Saya membayangkan empek-empek, saya membayangkan siomay, tempura, lotek sagan, pecel lele…saya membayangkan rumah. Dulu, ketika belum menikah, pada sore hari di waktu hujan, ibu seringkali memasak makanan hangat. Ibu memasak bakmi godog, pisang goring, atau sari kacang hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya membayangkan makanan, yang membuat saya rindu rumah, yang membuat saya kangen ibu. Dan dosen saya terus berbicara tentang habitus. Kuliah selesai, dan saya mampir sejenak ke gedung sebelah, untuk berkunjung ke center (semacam pusat studinya lah), dan setelah itu saya pulang. Saya berpikir, saya akan memasak hari ini. Saya mampir, dan mencoba satu makanan baru: makarel bumbu merica.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas saya memasak makarel ini. dan makarel bumbu merica ini akhirnya tidak saya makan, bau dan rasa yang aneh. Dan tiba-tiba saya teringat kata-kata: cintailah makanan dimana kamu berada, maka kamu akan mencintai tempatnya. Saya memaksa untuk makan tapi tidak bisa. Dan saya membuka lemari di dapur saya, astaga, ternyata masih ada “harta benda” yang made in Indonesia, masih ada ¼ kg abon, 5 bungkus samabal pecel, 7 buah indomie, 1 botol sambal pedas manis, dan bumbu-bumbu aneka macam yang belum juga saya gunakan. Makanan memang dekat dengan cinta. Pikiran saya lantas terbang pada Indonesia, makanan “kotor” yang saya beli di pinggir jalan tidak hanya berdimensi rasionalitas, bukan karena saya butuh makan, tetapi karena saya suka. Saya akhirnya memasak satu menu istimewa siang ini: nasi telur dadar dengan lauk abon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memakan karena saya suka. Dan saya yang bahagia setengah mati menemukan kecap ABC di eksotiks tork, seharga 60 kron untuk 500 ml (Rp 90.000), seperti kebanggaan saya melihat sambal ABC di sebuah toko makanan timur tengah bernama Babylon. Walau saya sering mencak-mencak dan komplain tentang Indonesia, korupsinya, ruwetnya, polusinya…tapi tidak terlukiskan kebanggaan saya ketika melihat kecap made in Indonesia dijual di Bergen, dan tidak dapat dilukiskan kegondokan saya ketika melihat produk “Sambel Oelek” dan “Sambal Manado” dengan tulisan Made in Thailand..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menatap dari balik jendela, dan burung-burung terbang dalam kerumunan. Mungkin mereka hendak ke selatan, karena sebentar lagi akan gugur dan menjadi dingin. Saya jadi teringat program discovery channel yang merekam perjalanan ke selatan. Perjalanan yang pasti teramat jauh, dan beberapa diantaranya tidak akan bertahan..jumlah mereka akan sangat berkurang ketika tiba di selatan. Dan melihat kerumunan, kembali mengingatkan saya pada identitas saya disini. Dan mengingatkan saya pada kecap ABC. Hehehe, enggak lucu banget ya..saya tidak dibayar sama kecap ABC untuk jadi bintang iklannya, tapi saya dengan bangganya menunjukkan pada teman Cina saya tentang produk Indonesia, dan kecap ABC juga bukan agen nasionalisme, kecap ABC adalah raksasa industri makanan di Indonesia, yang saya baca di kompas on line beberapa hari yang lalu sebagai penguasa produk kecap dan saus karena menguasai lebih dari 50% pasaran kecap dan saus. Kecap ABC yang saya cintai ini adalah produk yang di Indonesia telah menggusur ribuan indutri kecap rumah tangga..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mungkin tipikal manusia produk postindustrial yang tersasar di bagian utara bumi ini..ketika saya 24 jam terhubung lewat kabel-kabel. Sering sekali berbicara dengan suami saya lewat chatting, bertemu teman-teman setiap hari dan menyapa mereka, mengup date berita tentang Indonesia dari Internet, dan menelpon rumah seminggu 2 kali…tapi saya kangen Indonesia gara-gara kecap ABC. saya tidak lagi berpikir tentang harga, saya tidak lagi berpikir rasionalitas uang. Tetapi saya berpikir tentang ingatan saya pada ibu, ingatan saya pada rumah, dan pada makanan yang telah saya lahap selama lebih dari 25 tahun ini…saya tidak berpikir lagi soal harga, walaupun beasiswa saya ini mepet, walaupun ini akhir bulan, dan walaupun ada banyak buku yang harus saya beli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah saya. Manusia postindustrial yang identitasnya ditentukan oleh kecap ABC. Ketika di kelas dari Leif—profesor itu berbicara mengenai indentitas yang diwakili oleh konsumsi, identitas yang bukan lagi kelas tapi lebih individual. Ketika pasar tidak lagi mementingkan jumlah konsumen yang banyak, tetapi konsumen yang loyal (dan banyak juga).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari makanan di dapur saya, ingatan saya tentang rumah, dan kecap ABC tadi..saya menyadari bahwa ternyata pengetahuan saya tentang kecap ABC adalah pengetahuan yang melekat dan saya bawa meskipun saya telah berada nun jauh di sini. Dan “penemuan” saya pada kecap ABC di Bergen, membawa saya pada identitas yang lebih besar. Yang maha melekat. Identitas saya sebagai orang Indonesia, identitas saya sebagai Asia, dan identitas saya sebagai Muslim—karena saya selalu mencari daging dan sosis halal di toko ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Identitas saya yang bermula dari kecap ABC. Habitus yang melekat dalam ruang ketidaksadaran saya tentang makanan. Ketika pertama kali gigi saya kuat untuk memakan daging, yang saya makan adalah daging dengan kecap, ketika saya makan nasi goreng bikinan ibu, yang saya makan adalah nasi goreng dengan kecap..dan saluran televisi di rumah saya selalu menayangkan iklan kecap dengan keluarga yang bahagia sebagai ilustrasinya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatan saya berlari pada eyang saya—yang konon ketika bapak saya kecil, hidup dari usaha membuat kecap rumah tangga berlabel AZ (singkatan dari Ainnul Hayat dan Zubair—nama mbah dan eyang saya), dan kecap itu beredar di sekitar kotagede saja. Kecap ABC telah mengaburkan ingatan saya akan tergusurnya kecap AZ dan kecap local lain, yang dibuat oleh tangan-tangan ibu-ibu, dikemas secara sederhana, dan yang pasti—tidak akan lulus sensor di bandara ketika saya bawa ke luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, itulah mengapa kekuasaan kecap ABC kini lebih besar daripada kekuasaan seorang duta besar. Inilah mengapa, saya merasa nyaman ada di Bergen setelah tahu ada kecap ABC di eksotiks torg, dan saya merasa tidak terlalu pusing walaupun tidak ada konsulat Indonesia yang ada di Bergen—bahkan hingga kini saya belum melaporkan kedatangan saya di KBRI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadar atau tidak, sayalah agen kecap ABC. Saya adalah pelaku dan bagian dari kekuasaan yang menyebar dalam setiap detak jantung kita. Saya adalah bagian pelaku kekuasaan itu karena saya mencari rasa aman dan nyaman tinggal disini melalui kecap ABC—tidak dengan cara membuat sendiri kecap dari kedelai karena memang saya tidak bisa membuatnya, dan tidak memiliki pengetahuan untuk membuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mmm, entahlah….membelinya memang terasa lebih mudah, apalagi memakannya tanpa berpikir haha&lt;br /&gt;(to be continued..)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-115739528178627097?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/115739528178627097/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=115739528178627097&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115739528178627097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115739528178627097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/09/kecap-abc-dan-saya_05.html' title='kecap ABC dan saya'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-115713356745834725</id><published>2006-09-01T19:13:00.000+02:00</published><updated>2006-10-05T18:23:17.980+02:00</updated><title type='text'>teman-teman baruku</title><content type='html'>bergaul dengan banyak orang memang memperkaya batin. apalagi ketika kita beruntung bertemu dan mengenal banyak orang dari berbagai macam latar belakang: kultur yang berbeda, wilayah geografis yang berbeda, kebiasaan-kebiasaan yang berbeda..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya bersyukur saya memiliki kesempatan itu. bertemu dan berkawan dengan orang yang latar belakangnya berbeda-beda. teman-teman sekelas saya, 13 orang, dan berasal dari negara-negara di asia, afrika, amerika Latin, dan eropa. kebanyakan dari kami berasal dari negara-negara dunia ketiga (baca:miskin) dan negara yang sedang atau pernah dilanda perang dan kelaparan. kami tidak butuh waktu lama untuk menjadi akrab, meskipun beberapa diantara kami menemui kendala bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya selalu takjub dengan banyak hal yang saya temui dari pertemanan ini. dan saya takjub dengan pengalaman baru yang saya temukan disini. seperti teman saya dari tibet, yang sangat keheranan melihat saya kedinginan meskipun sedang summer disini--orang-orang membuka baju dan menikmati sore hari dengan berolahraga atau belajar bersama di taman--sedangkan saya kedinginan dan memakai jaket tebal. ya gimana enggak, dia tinggal di daerah yang sepanjang tahun dingin.. sementara saya juga sangat heran dengan teman tibet saya yang memutuskan tidak berlangganan bus dan memilih untuk berjalan kaki karena dia menganggap jarak antara fantoft (asrama kami) dengan kampus tidak terlalu jauh. padahal ya ampuuun! 6 kilo bukan jarak yang dekat untuk jalan kaki kan? hehe, dia tidak merasa jarak itu jauh, karena di tibet dia terbiasa kemana-mana jalan kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sementara, teman dari india sering membuat kami bingung karena dia menggelengkan kepala kalo bilang "iya". teman dari jepang sering mengantuk di kelas, dan dia mengaku kalau dia sini dia menjadi mudah mengantuk karena ritme disini sangat lambat bagi dia (walo benernya dia menikmati itu..whehehe, ya jelas lah ya jeng, kamu biasa kerja overtime dan disini waktu kamu mewah banget. terus teman saya yang dari peru..apa ya..enggak ada yang spesifik dari anak ini...tapi oya..dia selalu jadi bahan ejekan. soalnya pernah kami (aku, siyu--dari cina, dan dia) berangkat bareng naik bis..lha waktu turun kok dia enggak ikutan turun, rupanya dia kebablasan, dan waktu aku cerita di kelas rupanya temen-temen yang punya pengalaman bareng dia ngomong kalo dia emang jagonya kebablasan hehehe. dia juga enggak habis jadi bahan ejekan, karena dia beli sapu harganya 98 kron (Rp147.000), padahal harga normal cuman 30-an kron. hehehe, sampai sekarang kalo dia diingetin masih suka nyesel nggak abis-abis. You are so rich, man hahaha..ada juga mr. power relation dari ethiophia karena setiap kali diskusi dia selalu membahas relasi kuasa, dia selalu mengatakan i'm postmodernist,but at all, anaknya cerdas juga. ada juga ibu kita bersama, dari mozambique, dia yang sering membantu kita kalau ada kesulitan, terutama soal bahasa...baik sekali orangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mmm, apa lagi ya? oya, dan yang lucu, banyak diantara kami yang tidak familiar dengan mesin. mesin bikin kopi, mesin bikin sup, mesin coca-cola, mesin laundry, sampai mesin kondom. dan kami dengan gumunannya mencoba mengoperasikan ini sama-sama. ternyata mudah, cuman kami enggak pede aja hehe. mm, last but not least, yang satu ini, tentang teman saya dari cina. namanya siyu. dia berasal dari yunnan, perbatasan dengan wilayah burma, anak desa, amat jarang pergi kemana-mana, bahkan ke beijing sekalipun. waktu boat trip, dia orang yang paling gumunan. beberapa hari kemudian dia cerita padaku.."I'm so happy in here...you know, the boat trip yesterday was my first sea experience.."..dia tidak pernah melihat laut seumur hidupnya. baru kali ini dia melihat laut. selama ini dia melihat laut hanya dari buku dan televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi terharu..aku juga bilang padanya "the coming winter also will be my first snow experience". Insya Allah..mungkin dia jadi terharu juga ya....:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-115713356745834725?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/115713356745834725/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=115713356745834725&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115713356745834725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115713356745834725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/09/teman-teman-baruku.html' title='teman-teman baruku'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-115644748171754037</id><published>2006-08-24T21:01:00.000+02:00</published><updated>2006-08-24T21:24:41.760+02:00</updated><title type='text'>petualang yang homesick</title><content type='html'>sejak dulu, saya selalu bercita-cita jadi petualang, atau orang yang selalu bepergian. ketika saya kecil, dan bapak melanjutkan kuliah ke jakarta, saya sering sekali diajak pergi kesana. yang saya ingat adalah saya sangat gembira karena kami akan naik kereta. naik kereta adalah sesuatu yang sangat istimewa. saya bisa melihat ke jendela dan melihat lampu-lampu. itulah kenapa, waktu ditanya apa cita-cita saya, saya selalu menjawab dengan lantang: jadi masinis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya memang tidak pernah berpindah-pindah kota--kecuali pengalaman bapak sekolah dua tahun di jakarta--tapi orangtua saya amat sering mengajak saya berwisata. walau tidak jauh, saya amat menikmati perjalanan saya ke kaliurang, ke tamansari, ke tawangmangu, sampai yang agak jauh, ke bandung, menengok tante-tante dan sepupu-sepupu bapak saya. saya sangat menikmati perjalanan. bagi saya itu petualangan yang menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suatu saat saya pernah menjadi kolektor perangko. pada tahun 1987-1992. saya sampai menabung beberapa bulan, agar bisa membeli satu set perangko bergambar sukarno, dan saya juga mengoleksi perangko pak harto dengan berbagai pose dan versi..haha, mulai dari pose pak harto menanam padi, pak harto dan wajib belajar, sampai perangko pasfoto pak harto dengan beragam warna. saya juga mengoleksi perangko luar negeri. sampai waktu itu (anak-anak seusia saya tidak tahu looo...:), saya tahu kalau ada negara bernama Granada, Mozambique, atau Guinna Bissau. itu karena mengoleksi perangko. dan karena mengoleksi perangko, saya memiliki cita-cita yang selalu saya tulis pada diary teman-teman saya: keliling dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sampai kuliah, saya menganggap bepergian adalah hal yang istimewa. karena itu saya masih pers mahasiswa. karena dalam bayangan saya, wartawan pasti pergi-pergi. berkah dari beberapa reportase adalah, saya beberapa kali cinta lokasi. dan hehe, pada reportase kesekian, saya cinta lokasi pada seseorang yang kini menjadi suami saya. perjalanan dengan teman saya itu--sekarang suami:p--adalah perjalanan bersepeda motor ke tuban dan surabaya. dengan uang yang menipis di kantong, kami mampir di masjid untuk menginap, menumpang sana-sini, dan makan seadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bepergian adalah hal yang istimewa. saya selalu menuliskan "petualang" sebagai cita-cita saya. saya selalu punya kesan dengan tempat-tempat baru yang saya datangi. saya selalu menikmati aroma dan kesegarannya. saya selalu mencoba makanan baru, dan saya selalu bangga memplokamirkan kalau saya orang yang mudah tidur dimana saja, mudah makan apa saja, dan mudah betah dimana saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itulah kenapa saya selalu mensyukuri setiap perjalanan, dan selalu membayangkan diri saya sebagai petualang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sampai akhirnya saya terdampar disini. disebuah kota tua dan bersih. di ujung utara bumi. dengan matahari yang bersinar hingga pukul sepuluh malam di musim panas. di sebuah kota yang banyak bangunan kuno dan indah, ramai tapi sepi, yang penduduknya ramah, kota yang multikultur dan indah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi ternyata petualang itu sedang homesick. kangen pada rumah. kangen kotagede. kangen karangpule, kangen maguwoharjo. kangen bulaksumur. kangen pada suamiku tercinta. kangen pada ibu dan bapak. kangen pada bapak ibu mertuaku. kangen pada kakak dan adik-adikku yang kadang menyebalkan. kangen pada keponakanku yang lucu. kangen orang-orang di jurusan plus makan siang bersama "orang muda" jurusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seandainya bertemu dora emon. seandainya ada pintu ajaib...:D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-115644748171754037?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/115644748171754037/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=115644748171754037&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115644748171754037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115644748171754037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/08/petualang-yang-homesick.html' title='petualang yang homesick'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-115633722931053504</id><published>2006-08-23T14:13:00.001+02:00</published><updated>2006-08-23T14:47:09.353+02:00</updated><title type='text'>cerita tentang fantoft</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/DSC01408.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/320/DSC01408.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/DSC01409.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/320/DSC01409.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/DSC01288.0.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/320/DSC01288.0.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/DSC01288.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ini adalah cerita tentang fantoft, tempat tinggal saya yang baru. sebelumnya, saya hanya mendengar dari administrator di jurusan studi pembangunan, kalau penerima beasiswa blablabla akan tinggal di asrama bernama fantoft. setelah tiba, ternyata tempat bernama fantoft ini sangatlah besar. 1300 mahasiswa tinggal disini--mungkin penduduknya lebih banyak lagi karena banyak juga mahasiswa yang membawa keluarganya. asrama yang dari depan tampak gagah. ketika masuk, saya dihadapkan pada kenyataan bahwa gedung fantoft memiliki lift yang jedog-jedog dan penuh coretan disana-sini. saya lebih pusing begitu tahu saya tinggal di lantai 9 di Blok H yang terletak dipaling ujung. untunglah view dari kamar saya jauh lebih baik daripada teman-teman yang kamarnya menghadap hutan belantara hahaha. jalan masuk ke kamar berupa lorong yang lampunya agak gelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;begitu masuk, saya mendapati kamar yang kosong, hanya ada meja, kursi, tempat tidur dengan kasur seadanya berwarna biru, dapur (yang untungnya lumayan lengkap--ada kompor listrik, kulkas, dan lampu--tapi enggak ada alat-alat masaknya lho..), dan kamar mandi. kayu-kayunya berwarna pudar, tanpa cat yang meling, ada bekas titik air di jendela. langsung dalam benak terlintas, saya membayangkan winter, dan gelap akan lebih panjang dari terang, dan kamar ini dingin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lagipula saya tidak punya apa-apa, hanya ada selembar cek yang saya tidak tahu kapan dan dimana harus diuangkan, dan selembar uang 1000 kroner di tangan. saya langsung membayangkan kasur saya yang hangat di kamar kos saya di yogya hahaha...fantoft ternyata adalah gedung tua, yang besar dari luar, tapi kotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beberapa hari sesudahnya, saya mulai menata kamar. beberapa barang tinggalan dari senior saya tata, yang kurang saya beli. akhirnya, walau masih saja berantakan, saya menemukan beberapa perubahan di kamar ini. kamar ini menjadi lebih hangat. kamar yang menjadi tempat pulang saya selama saya studi disini, kamar tempat saya melepas lelah, kamar tempat saya belajar, kamar yang akan menemaniku berproses disini. I love it, anyway, this is my room...:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/DSC01288.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/DSC01288.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-115633722931053504?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/115633722931053504/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=115633722931053504&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115633722931053504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115633722931053504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/08/cerita-tentang-fantoft_23.html' title='cerita tentang fantoft'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-115619148297321574</id><published>2006-08-21T22:08:00.000+02:00</published><updated>2006-08-21T22:18:03.006+02:00</updated><title type='text'>to be solitary</title><content type='html'>...hidup yang tidak pernah dipertaruhkan. tidak akan dimenangkan..(&lt;em&gt;unknown&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada akhirnya, setiap orang harus menemukan dirinya..pada akhirnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika ini adalah pertaruhan hidup, menemukan diri sendiri adalah hal yang tersulit. bagaimana berdamai terhadap diri sendiri, bagaimana menemukan momen refleksi dalam diri kita, mengakui bahwa kita hanyalah setitik debu di alam besar dunia. we're all nothing..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masing-masing kita ternyata mempertaruhkan kehidupannya. seperti menarik diri dari keriuhan. bersemadi. menghilangkan keserakahan dalam diri kita, menghapus ide tentang kompetisi, dan melemahkan yang lain. sendiri barangkali adalah cara untuk belajar tentang ilmu ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika ini adalah pertaruhan hidup, kemenangan itu adalah berdamai dengan diri sendiri...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-115619148297321574?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/115619148297321574/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=115619148297321574&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115619148297321574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115619148297321574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/08/to-be-solitary.html' title='to be solitary'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-115616613788160138</id><published>2006-08-21T14:58:00.000+02:00</published><updated>2006-08-21T15:15:37.936+02:00</updated><title type='text'>belanja di bergen</title><content type='html'>belanja di bergen bikin homesick. semua barang mahal disini. konon, norway memang negara dengan biaya hidup tertinggi di dunia. kalau dikurskan 1 krone sama dengan 1500 rupiah. beasiswaku sebulan, kalau dikonversi ke rupiah, dan kalau aku belanjain di Indonesia, bisa bikin aku kaya raya hehehe. tapi, disini, aku hidup dengan standar hidup terendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;harga sayuran segar mahal sekali. satu buah kubis segar seharga 13 kroner atau 19.500 rupiah. bayam 16 kron, dan satu kemasan kecil wortel seharga 10 kroner. itulah sebabnya orang miskin disini makan makanan instan. soalnya harga sayuran instan dalam kemasan (kalau di Indonesia yang biasa dijual di supermarket disimpan di freezer kayak hero, alfa dll tu loo) tergolong murah. satu bungkus sayuran instan yang isinya jagung, wortel, dan buncis harganya 11 kron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena aku tergolong masyarakat ekonomi menengah ke bawah, aku sering beli sayuran instant. hiks..sebenarnya agak males mengingat resikonya terhadap kesehatan. tapi yaaa gimana lagi, makan sayur segar gak tiap hari, bangkrut! sekali belanja di supermarket, aku bisa habis 150 kroner (225.000 rupiah) itu biasanya untuk 3 harian. karena baru disini, aku agak boros karena musti beli perlengkapan dapur, perlengkapan masak, dan makanan harian. sekali jajan di kantin, rata-rata 35 kroner atau 52.500 huahuahua...padahal itu kantin kampus lo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo kepengen beli baju, harga rata-rata 300kroner, sepatu 400kroner--hehehe, kalikan sendiri ya..bikin stress, tapi enaknya kalo lagi akhir musim kayak sekarang, baju-baju disale abis. baju summer sale sampai harganya cuman 50 kroner (75.000). masih tetep mahal ya kalau pakai uang indonesia. makanya disini benar-benar harus jadi manajer keuangan yang baik, kalau enggak mau pailit tengah bulan hehehe. bayar kos aja sebulannua 2500 kroner, belum lagi langganan bis, beli buku (ya ampuuuuun, buku mahal banget disini, paling murah 450rb!), makan buat sebulan, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena semua mahal, kita harus rajin-rajin compare antara toko satu dengan toko yang lain. kadang terpaut harganya bisa sampai 20 kroner. puas banget kalau kita sudah keluar masuk toko dan bisa ketemu barang dengan harga termurah. kemarin aja waktu aku mau beli rice cooker, beberapa toko memasang harga 399kroner. ternyata aku bisa nemu toko yang jual rice cooker harganya cuma 150 kroner, hehehe hore...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yah itulah belanja di bergen. rumusnya; jangan sering pergi ke mal, jangan sering pergi ke pasar, jangan sering-sering jajan, jangan keseringan belanja. kalo rumus itu dilanggar, dijamin anda pailit tengah bulan hehehehe.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-115616613788160138?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/115616613788160138/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=115616613788160138&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115616613788160138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115616613788160138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/08/belanja-di-bergen.html' title='belanja di bergen'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-115583583286663690</id><published>2006-08-17T19:15:00.000+02:00</published><updated>2006-08-17T19:30:32.883+02:00</updated><title type='text'>kuliah pertamaku</title><content type='html'>besok senin adalah kuliah pertamaku. setelah hari-hari inisiasi yang melelahkan, dan beberapa kali tersasar di Bergen--kota yang sebenarnya sangat kecil dan mudah diingat. kuliah semester ini, introduction to social anthopology and the anthropology of development. kedua adalah ethnic, state, and globalisasi, dan ketiga, ecology.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oke, aku akan cerita tentang kuliah pertamaku..kuliah dengan jadwal 3 kali seminggu dengan masing-masing pertemuan 4 jam, ditambah seminar seminggu sekali, paper, dan ujian akhir selama 6 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kuliah pertama akan diisi dengan debat metodologi fungsional, struktural fungsional dan postmodernisme dengan latar belakang situasi yang "anything goes". serta tentu saja bagaimana metodologi ini digunakan untuk melihat pembangunan--bagaimana teori modernisme dan teori dependensi itu bekerja. kuliah pertamaku ini juga akan membahas tentang gender, kelas, ras, dan poskolonialisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini dia hari2 yang akan jadi menyenangkan (juga melelahkan itu) hehehe:&lt;br /&gt;-pertemuan 1: introduction--&gt; beberapa basis perspektif&lt;br /&gt;-pertemuan 2: theoretical positions&lt;br /&gt;-pertemuan 3: actors, concept, and process&lt;br /&gt;-pertemuan 4: geertz and bordieu&lt;br /&gt;-pertemuan 5: domestic mode of production&lt;br /&gt;-pertemuan 6: some contemporary issues&lt;br /&gt;-pertemuan 7: monograph (postcolonial developments)&lt;br /&gt;-pertemuan 8: monograph (postcolonial developments)&lt;br /&gt;-pertemuan 9: issues in the development&lt;br /&gt;-pertemuan 10: issues in the development&lt;br /&gt;-satu minggu reading week&lt;br /&gt;-tanggal 25 september 6 jam ujian akhir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;minggu berikutnya adalah kuliah tentang ethnic, state, and globalisasion&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wahh, wish me luck ya...hopefully I can do it.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-115583583286663690?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/115583583286663690/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=115583583286663690&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115583583286663690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115583583286663690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/08/kuliah-pertamaku.html' title='kuliah pertamaku'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-115583482374912764</id><published>2006-08-17T19:02:00.000+02:00</published><updated>2006-08-17T19:13:43.800+02:00</updated><title type='text'>menulis lagi..</title><content type='html'>on line pertama setelah seminggu tanpa email dan internet..puri bilang mbak, tulis blog lagi dong. dan memang pur, aku merencanakan menulis lagi hehehe..enjoy it!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-115583482374912764?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/115583482374912764/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=115583482374912764&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115583482374912764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/115583482374912764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/08/menulis-lagi.html' title='menulis lagi..'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-114196765187177829</id><published>2006-03-10T05:56:00.000+01:00</published><updated>2006-03-10T06:16:04.543+01:00</updated><title type='text'>THE ANTI-PORN BILL</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#000099;"&gt;&lt;strong&gt;Untuk membaca versi bahasa Indonesia, klik di &lt;a href="http://eloque-libs.blogspot.com/2006/03/ruu-antipornografi.html"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt; &lt;a href="http://eloque-libs.blogspot.com/2006/03/ruu-antipornografi.html"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#000099;"&gt; &lt;strong&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;IDEAS&lt;/strong&gt; &lt;em&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;(must we have the anti-porn law?)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/2656/883/1600/playboy.1.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2656/883/320/playboy.1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;We have every reason to believe that anti-porn bill was derived from a noble idea of protecting the society from moral deterioration (whatsoever). In that respect, nobody can deny the importance of the objective, and how it is worth fighting for. We are obliged to appreciate the good intention. Yet it is still debatable that banning bare breasts in public will positively result in the improvement of our morals.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The fact is, the more repressive the regulation is, the more outbursts it creates. As reported by The Jakarta Post yesterday, the number of violation towards women increased during the previous year. The number of rape in Indonesia is five times as big as those in European countries. The same goes with sexual crimes toward children (not considering the unrevealed ones).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Instead of protecting the adults –who can think for themselves anyway-, i am more than willing to accept the antiporn law when its main concerns are of protection for children and women. Anything to do with sexual crimes toward children is undoubtedy a subject of banning. Children exploitation for sexual reasons, no matter how private, is still a violation. In this case we must not succumb to -nor tolerate- any pretexts.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On the contrary, the noble objective of protecting women can also be a boomerang. In this patriarchal world, where women are still seen as the (main) sex object, the impacts of the war against pornography will fall badly on women themselves. There will more restrictions as to what they are allowed to wear and do, while in the other hand this “compulsion” will encourage the increase of sexual crimes, whose victims are none other than women. What is expected to be a moral improvement and an aid could as well run far from the initial plan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;TECHNICAL&lt;/strong&gt; &lt;em&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;(if indeed the law must be passed)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;First of all: to what extent does the state have the right to manage the morals of its citizens? They might have the right alright, but i don’t think that right encompasses the entire aspect of the citizens’ lives. It has nothing to do with religions and Islam –as the majority. Even if Indonesia IS an Islamic country, and bound to enforce The Syari’a, including to eradicate porn for religious reasons, there is still a question left: isn’t there supposed to be no compulsion in Islam practises? Isn’t religious matter (along with all the rules and rituals) a prerogative of each individual’s?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The state may regulate what’s in the public domain, but if i decide to walk around naked in my own room, i believe the state has no say in this. This can well mean the porn the state may arrange is confined to what’s visible (and maybe “can be heard” as well) in public.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secondly: how do you define porn?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Anti-porn bill goes as follows: pornography includes “certain sensual parts of the body”. Further explanation says: "it covers genitals, thigh, hip, bottom, navel, woman’s breasts, either shown partially or entirely.”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;According to Oxford Advanced Learner Dictionary: pornography (inf, porn): books, videos, etc. that describe or show naked people and sexual acts in order to make people feel sexually excited, especially in a way that many other people find offensive.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The problem is, definitions depend a lot on the perspective of the observer. And perspective is subject to subjectivity. For a conservative muslim, even the hair of a woman is a form of porn. But try and go ask a fed-up-with-as*es clubber, we might well hear a different tune.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So whose definition are we going to use? These definitions vary not only from group to group, but also from culture to culture. Indonesia does have a range of cultures. Will we charge a female Balinese dancer in her costume (which is a part of a sacred ritual of worship) of committing porn? If the Papuans remain in their koteka, will we take them all to jail?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The problem of perspective gap will not emerge if the border between what is proper and what is porn is not so strictly drawn. It is fair to say that in any culture there is an “agreement” that the genitals and sexual acts are porn, and not to be shown in public. Actually between the proper and the porn, there is an area of the indecent, and it is exactly this area that varies from culture to culture. Porn may (and should) be banned, but merely a indecency can still be tolerated in accordance with local custom. Hence, it will be much better if every region produces a by-law of porn and indecencies that facilitates a more down-to-earth definition.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We must also stress how ambiguous it is to use the word “erotic” to define porn (as is the case with the anti-porn bill). Semantically, erotic means showing or involving sexual desire and pleasure; intended to make somebody feel sexual desire. It’s clearly subjective. What is erotic for a person might be something trivial for others, and it has nothing to do with clothing. A woman wearing jilbab with her jilbab blown on the wind, revealing a bit of her hair, might be more erotic than a girl (out of thousands) with bikini on a beach. How can you make a definition out of something indefinitive? That would be foolish indeed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;IMPACTS&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;The issue has sent back a wave of opposition to passing the law –including that ridiculous act in Bali. Furthermore, the possibility of separation of Bali and Papua –as they threathened that that would be the case if the law were passed- becomes a must-discuss topic these days. Tourism sector will indeed suffer a great loss, as tourists definitely prefer free, relaxed places to a tropical country which obliges them to wear long sleeves whatsoever in the hot air. And Papua is due to have a culture-shock if the people are forced to adopt an unfamiliar set of principles.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As the demo, debate, discussion, and all the riot go on, owing to this particular issue, so many energies are spent, so much time is wasted. They might not be wasted in vain, for all the enthusiasm is another step in the journey toward a mature nation. Yet just imagine if the energies and time were lavished on something essential: fight against corruption or improving the quality of education.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;SUMMING UP&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I believe that we can enforce acts but we cannot enforce morals. Even if the bill were finally passed, it did not subsequently mean that the morals of this country would improve. The true measurement of morals is when you have the chance of doing something “bad”, yet you don’t. A saying goes, “&lt;em&gt;Character is doing the right thing when nobody’s looking&lt;/em&gt;.”. Hence, let people dress the way they like, act the way they want (as long as it doesn’t do harm to –nor offend- anyboby, why bother?). Make the regulations –unambiguous ones, that is- for things that really matter, child protection for example. Instead of binding rules, what counts is how to cultivate their awareness of the consequences of their choices when they have the freedom to choose. Once again education (not in a narrow sense) takes a major role. Because the thing about life is that you choose freely and live with it. I know i can wear tanktop if i want, all the same i wear jilbab. Yet if other girls wish to show their belly buttons off, be my guests. It’s their lives anyway.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#000099;"&gt;Ditulis oleh &lt;a href="http://eloque.blogspot.com"&gt;eloque&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-114196765187177829?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/114196765187177829/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=114196765187177829&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/114196765187177829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/114196765187177829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/03/anti-porn-bill.html' title='THE ANTI-PORN BILL'/><author><name>eloque</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08394671751965562281</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i7.photobucket.com/albums/y275/eloque/3a21ffbc.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-114059965655906263</id><published>2006-02-22T10:05:00.000+01:00</published><updated>2006-02-22T10:14:16.570+01:00</updated><title type='text'>mesin</title><content type='html'>hari-hari belakangan ini aku menjadi seperti mesin. aku seperti menjadi mesin pengisi kolom-kolom kosong di lembar aplikasi. juga proposal-proposal. dalam seminggu aku mengisi 2 kali kuliah dengan tema yang sama. ah, universitas ini. seperti pabrik saja. mahasiswa semakin berjubel seperti di dalam bis kota yang penuh sesak itu. universitas membangunnya seperti membangun kos-kosan. dirikan kamar sebanyak-banyaknya. nanti pasti banyak yang datang untuk tinggal di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku si mesin itu, ada didalamnya. dengan tumpukan kertas, dan kolom-kolom aplikasi.buku-buku menumpuk di meja. ah, entah, aku cuma bingung. sedang gelisah. aku seperti mesin dalam kompleks industri universitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;astaga, ada satu proposal mesti diselesaikan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-114059965655906263?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/114059965655906263/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=114059965655906263&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/114059965655906263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/114059965655906263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/02/mesin.html' title='mesin'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-113948270473216708</id><published>2006-02-09T11:28:00.000+01:00</published><updated>2006-02-09T11:58:24.746+01:00</updated><title type='text'>diplomasi tubuh</title><content type='html'>apa salahnya menjadi cantik? apa salahnya menjadi cerdas dan cantik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku jadi ingat salah seorang kawan. Mahasiswa program master dan mendapat beasiswa di Australia. Sangat cantik, dan sangat cerdas. Mendapat banyak tawaran pekerjaan karena kecerdasanya. Ketika memberi ceramah, pandangannya sangat dahsyat dan baru. Diluar itu dia seorang yang sangat tekun. Aku tahu hidupnya tidak lurus-lurus saja--untuk tidak mengatakan dia tidak bahagia. Beberapa persoalan datang menemui hidupnya. Dan dia masih rajin membaca. Itu yang membuatku--dengan sering kutampakkan atau tidak--sesungguhnya teramat kagum padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu gayanya memang kenes. Dia suka berbau wangi dan berdandan seksi. Dan yang membuatku semakin sayang dan bersepakat dengannya--adalah hehe, maaf, dia tidak suka dengan "gaya" (sekali lagi maaf kalau aku membuat stereotyping), gaya sebagian aktivis perempuan yang bagiku old fashion (kuharap sekarang bagi mereka gaya in jadi tidak trendi lagi): beranting besar gelang lumba-lumba, berbaju etnik, yang paling penting berselendang dibebat ke leher dan bersepatu but cetok, dan berjalan di bandara sambil menyeret tas troli. Berlenggak-lenggok seperti di catwalk, berapi-api ketika bicara kesetaraan dan kekerasan dalam rumah tangga..tapi tanpa sadar sering memaki perempuan yang memilih beberapa cara yang bersahaja; menjadi ibu rumah tangga, atau mengenakan kerudung, atau memiliki banyak anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke temanku tadi. dia seorang yang suaranya seksi dan menggoda. Tapi memang itu gayanya. Dia suka menarik perhatian laki-laki. Karena umurnya yang masih muda dan cantik, dia bercerita, kadangkala saat dia ikut workshop, ada saja peserta laki-laki (kadang pembicara, laki-laki yang bekerja di NGO, dosen, atau praktisi) yang menelponnya di kamar hotel malam hari, mengajaknya keluar mencari makan malam, atau apalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadangkala dia jengkel, marah dan terhina. Kadangkala tidak. Kadangkala dia menikmatinya. Dia sering bercerita kalau orang kadang hanya melihat kecantikannya. Tidak memperhatikan kecerdasannya. Memang tidak semua orang melecehkannya, ada beberapa yang mengapresiasinya sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oya, ada beberapa orang yang tawaran makan malamnya diterima ada juga yang tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadinya dia marah. Tapi, lambat laun dia bersyukur pada Tuhan karena dia cantik. Dia mungkin menerima beberapa tawaran makan malam beberapa laki-laki. Tapi setidaknya dia merasa masih ada batasan moral yang dia yakini, dia bertuhan dan beribadah, dia tidak tidur dengan laki-laki ganjen yang menawarinya pekerjaan, dia tidak korupsi, tidak makan hak orang lain, dia menyisihkan hartanya untuk membantu. Juga bagi impian-impian maha kecil miliknya: menghidupi ibu dan menyekolahkan adik-adiknya sampai tamat kuliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia bersyukur dan sadar bahwa kadangkala dia memang genit. Dia memang menggoda orang. Tapi dia rajin membaca, menulis, dan yang lebih penting dia cerdas. Dia tak lagi peduli dengan kata-kata orang bahwa cantik dan seksi sama dengan bodoh. Buktikan saja dengan karya. Toh, menjadi cantik bukan kesalahan, jika kita bisa berdiplomasi dengan itu, mengapa tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini saya mengamininya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-113948270473216708?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/113948270473216708/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=113948270473216708&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/113948270473216708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/113948270473216708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2006/02/diplomasi-tubuh.html' title='diplomasi tubuh'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-113584546182923190</id><published>2005-12-29T09:04:00.000+01:00</published><updated>2005-12-29T09:37:41.853+01:00</updated><title type='text'>jengkelnya berparkir</title><content type='html'>hari ini ada beberapa tempar yang saja kunjungi. sebelum berangkat ke kampus saya mampir ke bank, disana bayar parkir 500. setelah dari bank, saya mampir ke fotokopi, saya bayar parkir 500. dari fotokopi mampir ke artha buat cetak foto, bayar parkir lagi 500. makan siang di es eni sama ipink, dan harus membayar 1000! buat parkir. nanti pulang saya harus mampir kesini dan kesitu dan ya ampun, saya harus bayar parkir lagi...total jenderal kalau saya mengunjungi 6 tempat satu hari saya harus membayar 3000 sekali jalan, coba dikalikan kalo sebulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemarin ada tulisan di kompas yang mengatakan bahwa dalam bidang perparkiran yang ada hanyalah fulusofi sebagai plesetas dari filosofi. dan benar, saya berulangkali dibuat jengkel oleh tukang parkir. kebanyakan diantara mereka asal tarik uang, tidak pakai karcis yang resmi, hanya kertas seadanya, dan kadang kertas berangka yang dilaminating. sudah gitu, seringkali tukang parkir ini tidak punya fungsi apa-apa. dia juga tidak menjaga kendaraan yang diparkir, tidak membantu mengatur parkir, dan yang lebih menjengkelkan adanya kehilangan atau kerusakan pada kendaraan pada saat parkir tidak ditanggung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itu dari segi servis yang hampir tidak ada. dalam pandangan yang lebih makro, saya sepakat dengan tulisan di kompas kemarin (maaf, saya lupa siapa yang nulis), bahwa model perparkiran yang seperti ini membuka kesempatan bagi munculnya premanisme. setiap ada lahan yang tadinya menjadi public sphere diklaim oleh sebagian orang dan kemudian menjadi sesuatu yang dikomodifikasikan. sepetak tanah yang tadinya menjadi hak pejalan kaki lantas dijual oleh preman-preman yang secara dadakan lantas jadi tukang parkir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perparkiran di yogya memang menjengkelkan. disatu sisi saya memaklumi bahwa krisis ekonomi, dan lantas kenaikan harga BBM pada pertengahan tahun ini, menjadikan jumlah orang yang miskin atau bahkan jobless menjadi meningkat dengan tajam. parkir menjadi lahan "pekerjaan" baru yang dibaca sebagai sesuatu yang mudah dan mendatangkan keuntungan--misalnya, warga kampung di perkotaan dengan mudah membuka lahan menjadi tempat parkir ketika kebetulan kampungnya ada di belakang sebuah mall. tapi memang, lantas hak-hak konsumen menjadi diabaikan. hanya meletakkan sepeda motor sebentar saja langsung kena biaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika kondisi jalan terbatas, jumlah kendaraan pribadi semakin banyak, dan kemacetan lalu lintas menjadi problem yang serius, memang diberlakukannya ongkos parkir yang tinggi menjadi salah satu solusi. tapi saya kira, yogya tidak siap untuk itu. selain tidak adanya transportasi publik yang nyaman dan sehat, saya kira juga tidak adanya pengelolaan yang jelas di perparkiran juga membuat konsumen semakin dibingungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;serba salah juga, keluar mulut harimau masuk mulut buaya--saya membayangkan, ketika parkir ditata, lahan parkir diambil alih oleh pemegang kapital, mereka juga dengan seenaknya menaikkan harga parkir, akan berdampak pada hilangnya pekerjaan sejumlah orang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin lebih mudah kalau pakai sistem serikat atau koperasi. jangan sampai parkir diambil alih oleh pemodal, tapi dikembalikan pada orang banyak, yang tentu saja soal biaya parkir yang terjangkau, pelayanan pada konsumen yang baik, dan memberi hak pada ruang publik dan pejalan kaki harus selalu jadi pertimbangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terakhir, saya kira tukang parkir terbaik se-yogya yang pernah saya temui adalah tukang parkir di lotek sagan--bapak yang kurus tinggi--yang ongkos parkirnya 300 (dikasih 500 pasti dikasih kembalian), dan kita akan dapat pelayanan yang baiiik banget dari bapak itu. hidup!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-113584546182923190?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/113584546182923190/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=113584546182923190&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/113584546182923190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/113584546182923190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/12/jengkelnya-berparkir.html' title='jengkelnya berparkir'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-113566375005384435</id><published>2005-12-27T06:49:00.001+01:00</published><updated>2005-12-27T07:09:10.053+01:00</updated><title type='text'>cita-citaku</title><content type='html'>ada beberapa pekerjaan yang menurutku sangat seksi&lt;br /&gt;1. Masinis--waktu kecil aku ingin jadi masinis. aku seneeng banget sama kereta. lumayan rajin ke stasiun waktu kecil karena bapak tinggal di jakarta dan pulang sebulan sekali. jadi suka diajak ibu jemput bapak di stasiun tugu. lama-lama jadi jatuh cinta sama kereta. apalagi, kami juga pernah tinggal beberapa lama di jakarta..that was a nice trip! udah gede, stasiun masih jadi tempat favorit buat refreshing...liat kereta datang dan pergi. yang sampai sekarang masiiiih kepengen, aku pengen naik kereta rute terpanjang seluruh dunia: Trans Siberia--dari vladivostokke moskow.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Peracik parfum..aku membayangkan keren banget kalo ada ilmu yang khusus mempelajari tentang bau dan aroma. mungkin ada sampai ada doktor di bidang bauologi..haha. aku membayangkan pekerjaan meracik aroma adalah pekerjaan yang seksi. bagaimana kalo bau tanah basah kena hujan dicampur dengan bau orange jus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Arkeolog! wah, pekerjaan ini bener-bener pekerjaan impian waktu kecil. gara-garanya ke candi boko dan waktu itu lagi bareng sama mahasiswa yang tugas praktek (tahun 1990-an, waktu boko belum di renov).saking terkesannya aku pernah aku mengoleksi tulang-tulang ayam goreng..membayangkan tulang itu hasil temuan situs jaman majapahit..kakaka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Arsitek--gak tau, menurutku arsitek itu pekerjaan yang seksi. itu saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Wartawan National Geographic--cita-cita waktu kuliah. membayangkan ikut dalam sebuah ekspedisi ke daratan afrika, atau ke madagaskar, atau ikut napak tilasnya rutenya vasco de gama atau cheng ho, ato ke pedalaman kalimantan, tinggal dan menetap, bercinta dengan salah satu kepala suku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hahaha&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-113566375005384435?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/113566375005384435/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=113566375005384435&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/113566375005384435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/113566375005384435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/12/cita-citaku_27.html' title='cita-citaku'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-113566365199690958</id><published>2005-12-27T06:49:00.000+01:00</published><updated>2005-12-27T07:07:32.010+01:00</updated><title type='text'>cita-citaku</title><content type='html'>ada beberapa pekerjaan yang menurutku sangat seksi&lt;br /&gt;1. Masinis--waktu kecil aku ingin jadi masinis. aku seneeng banget sama kereta. lumayan rajin ke stasiun waktu kecil karena bapak tinggal di jakarta dan pulang sebulan sekali. jadi suka diajak ibu jemput bapak di stasiun tugu. lama-lama jadi jatuh cinta sama kereta. apalagi, kami juga pernah tinggal beberapa lama di jakarta..that was a nice trip! udah gede, stasiun masih jadi tempat favorit buat refreshing...liat kereta datang dan pergi. yang sampai sekarang masiiiih kepengen, aku pengen naik kereta rute terpanjang seluruh dunia: Trans Siberia--dari vladivostokke moskow.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Peracik parfum..aku membayangkan keren banget kalo ada ilmu yang khusus mempelajari tentang bau dan aroma. mungkin ada sampai ada doktor di bidang bauologi..haha. aku membayangkan pekerjaan meracik aroma adalah pekerjaan yang seksi. bagaimana kalo bau tanah basah kena hujan dicampur dengan bau orange jus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Arkeolog! wah, pekerjaan ini bener-bener pekerjaan impian waktu kecil. gara-garanya ke candi boko dan waktu itu lagi bareng sama mahasiswa yang tugas praktek (tahun 1990-an, waktu boko belum di renov).saking terkesannya aku pernah aku mengoleksi tulang-tulang ayam goreng..membayangkan tulang itu hasil temuan situs jaman majapahit..kakaka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Arsitek--gak tau, menurutku arsitek itu pekerjaan yang seksi. itu saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Wartawan National Geographic--cita-cita waktu kuliah. membayangkan ikut dalam sebuah ekspedisi ke daratan afrika, atau ke madagaskar, atau ikut napak tilasnya rutenya vasco de gama atau cheng ho, ato ke pedalaman kalimantan, tinggal dan menetap, bercinta dengan salah satu kepala suku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hahaha&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-113566365199690958?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/113566365199690958/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=113566365199690958&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/113566365199690958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/113566365199690958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/12/cita-citaku.html' title='cita-citaku'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-113515348771307423</id><published>2005-12-21T08:45:00.000+01:00</published><updated>2005-12-21T09:24:47.726+01:00</updated><title type='text'>arghhh</title><content type='html'>kadangkala menjadi lebih baik kita tidak tahu. tapi kadang kita telanjur memakan buah itu. seperti memakan kuldi, dan kita sedang berubah jadi adam..ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya jadi teringat puisi sapardi "yang paling menakjubkan di dunia yang fana ini adalah sesuatu yang tidak ada. sebab kita boleh membayangkan apa saja tentangnya." ruang kosong yang kita akan tetap mengosongkannya. memelihara setiap detik ketakjuban yang dipunya. tanpa pernah mengisinya..&lt;em&gt;apa yang aku tahu adalah bahwa aku tidak tahu apa-apa.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;tapi sial! sekarang saja tahu. saya telanjur tahu. mungkin tesis diatas memang tidak selamanya benar. kini menjadi tidak tahu kadangkala berarti sesuatu yang "kita pura-pura tidak tahu". kita melihat tapi kita diam. melihat kesalahan tapi tidak bersikap. betapa bodohnya. betapa naif dan memalukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya cuma bisa merutuki dan memaki-maki diri saya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-113515348771307423?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/113515348771307423/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=113515348771307423&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/113515348771307423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/113515348771307423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/12/arghhh.html' title='arghhh'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-112495839598222405</id><published>2005-08-25T10:23:00.000+02:00</published><updated>2005-08-25T10:26:35.996+02:00</updated><title type='text'>Smile</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: 8.5pt; font-family: Verdana;"&gt;Smile though your heart is aching&lt;br /&gt;Smile even though it's breaking&lt;br /&gt;When there are clouds in the sky, you'll get by&lt;br /&gt;If you smile through your fear and sorrow&lt;br /&gt;Smile and maybe tomorrow&lt;br /&gt;You'll see the sun come shining through for you&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Light up your face with gladness&lt;br /&gt;Hide every trace of sadness&lt;br /&gt;Although a tear may be ever so near&lt;br /&gt;That's the time you must keep on trying&lt;br /&gt;Smile, what's the use of crying?&lt;br /&gt;You'll find that life is still worthwhile&lt;br /&gt;If you just smile&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Nat King Cole, Smile) ayooo senyummmmm:D&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-112495839598222405?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/112495839598222405/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=112495839598222405&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/112495839598222405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/112495839598222405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/08/smile.html' title='Smile'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-112393099970564084</id><published>2005-08-13T12:43:00.000+02:00</published><updated>2005-08-15T05:37:16.846+02:00</updated><title type='text'>charlie and chocolate factory</title><content type='html'>aku seneng banget waktu nonton cinema-cinema sore ini. charlie and chocolate factory difilmkan. keren banget. film tanpa efek komputer. semuanya dibuat manual, mulai dari setting pabrik coklat, sampai tupai-tupai yang menyortir kualitas kacang almondnya. keren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diluar itu, i'm a big fans of roald dahl. novel-novel dahl, dongeng-dongengnya sebenarnya adalah bentuk kritik sosial yang dahsyat. novelnya banyak menyindir penguasa, menertawakan keserakahan manusia, sampai mengkritik cara orang tua mendidik anaknya. tampaknya, buku mathilda layak dibaca orang tua yang punya ambisi besar pada anak-anaknya. menuntut anak menjadi ini itu, tapi mereka justru kehilangan daya tumbuh mereka untuk menjadi manusia yang baik dan jujur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;termasuk novelnya charlie and chocolate factory ini. cerita yang sebenarnya sangat menyentuh. charlie--si anak miskin yang tinggal bersama orangtua, dan keeempat kakek neneknya di sebuah rumah sempit, yang hanya makan bubur encer setiap harinya, makan istimewa hanya pada setiap natal, namun tumbuh dalam kasih sayang keluarganya. dan coklatnya pada tahun itu, mengantarkannya menjadi pemegang kupon untuk mengunjungi pabrik coklat willy wonka. huiiih...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dahl menceritakan dongengnya dengan sangat cerdas. kepedihan dan kebahagiaan tidak selama hitam dan putih. dahl menggambarkan dunia yang tidak hitam putih. seperti fantastic mr fox, serigala yang dalam kacamata manusia mewakili citra kejahatan, oleh dahl sosoknya diubah. bahwa serigala yang 'jahat' ternyata adalah bapak yang baik dan penuh kasih sayang pada anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dongeng dahl yang imajinatif ini, selalu menceritakan anak-anak miskin yang mengenali kebahagiaan mereka melalui hal-hal yang tidak terduga. anak-anak tak berpunya yang justru menemukan sisi manusiawi mereka melalui persahabatan dengan orang-orang atau mahluk-mahluk aneh. seperti dahl yang tumbuh dalam masa kanak-kanak yang miskin, mungkin pengalaman inilah yang membuatnya selalu bercerita dari kacamata anak-anak yang tak berpunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;impian anak-anak tidak pernah mengenal kelas sosial. seperti yang digambarkan oleh dahl...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;impian yang kelak akan mengantarkan mereka menjadi  seseorang yang memperindah wajah peradaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dahl, you're so great!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-112393099970564084?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/112393099970564084/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=112393099970564084&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/112393099970564084'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/112393099970564084'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/08/charlie-and-chocolate-factory.html' title='charlie and chocolate factory'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-112383223233805057</id><published>2005-08-12T09:30:00.000+02:00</published><updated>2005-08-15T05:37:53.263+02:00</updated><title type='text'>my preliminary research outline</title><content type='html'>Title: Ethnic Religious Conflict in Post-Decentralization Policy: Formulating a Sensitive of Ethnic Religious Conflict –Based Policy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;General Description&lt;br /&gt;Within the last seven years, ethnic religious conflicts have occurred in several parts of Indonesia. Ethnic, cultural and religious diversity in Indonesia is the advantage of the multicultural dynamic within the society. However, it has also possibilities of conflict tensions and structural differentiation; those are the triggers of increasing violence within conflict. Conflict with violence has weakened cultural bonds as well as efforts for democratisation process at the local level.&lt;br /&gt;Given the fact that the future of development process in Indonesia not only directed to overcome obstacles of development, but also to figure out a comprehend understanding of vulnerabilities within society. This involves considerations to cultural and religious diversity, and conflict tendency. More specifically, ethnic and religious development policies need to be directed to resolve conflict problems that provide an understanding of the root, trigger and actual conflicts.&lt;br /&gt;In fact, social policies that recently have been enacted seem to be insensitive to conflict potentials. The insensitive characters of social policies are sometimes ignites to actualise conflict more deteriorated. Social policy plan-making tends to be dominated by the major interests of the ethnic-religious majority. The potentials conflicts may also manifest when the government tried to interfere public religious affairs, as well as the tendency to politicise the issue of ethnicity and religions. Decentralisation and local autonomy that have been implemented for the last six years in Indonesia, have provided a political space for growing civil-society participatory. On the other hand, these practices also followed by the tendency of growing local politics of identity marked by ethnic and religious sentiments. Consequently, the local government policies are sometime influenced by a monolitic power that ignores the sensitity of cultural differences; and thus disregard civil rights, especially that aims to the protection of the minority groups. For instance, there are some local regulations address to benefitted to the majority only. Another feature of the practice of monolitic power evidenced by discriminatory policies against ethnic and religious differences. Such policies potentially ignite conflicts or tensions between ethnic or religious groups. Indeed, it also contributes to the process of abolishing the local mechanism to overcome conflict which also means to weaken the process of democracy at the grassroot level.&lt;br /&gt;Therefore, this research aims to explore a cultural sensitive-based policy addressed to resolve ethnic and religious conflicts. The method of this research relies on its participatory action which involves stakeholders in order to formulate related-policy. A participatory process within the process of formulating local policy, is expected to be a suitable approach of conflict prevention.&lt;br /&gt;Aims of the Study&lt;br /&gt;1. To examine a cultural sensitive based policy as an alternative approach to prevent ethnic and religious conflict in Indonesia that involves the role of multi-stakeholders.&lt;br /&gt;2. To analyse the process of local policy formulation responding to accommodate the interests of a multicultural society.&lt;br /&gt;3. To provide an alternative of conflict resolution and conflict prevention through the engagement of local policies based on cultural sensitivity within development process.&lt;br /&gt;Research Method&lt;br /&gt;In general, this reseach will apply a qualitative based research that includes a fieldwork (observatory activities), as well as peace-development and conflict analysis.&lt;br /&gt;Research Significance to Indonesia&lt;br /&gt;1. It will provide an alternative approach of conflict prevention through policy formulation that is useful for the policy-making in Indonesia.&lt;br /&gt;2. It will provide a useful reference for the development based on the efforts of peace building, especially in the post-conflict regions.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If you have any comment about my preliminary reseach outline, please leave your message. your comments will be valuable for me...especially if you have the same interest. please, discuss with me...Thanks..:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-112383223233805057?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/112383223233805057/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=112383223233805057&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/112383223233805057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/112383223233805057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/08/my-preliminary-research-outline.html' title='my preliminary research outline'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-112365943201842193</id><published>2005-08-10T09:10:00.000+02:00</published><updated>2005-08-10T09:37:12.026+02:00</updated><title type='text'>sentimentalisme dan daun-daun siang itu</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;                   "kata-kata luas sekali, seperti muara&lt;br /&gt;                     kata-kata indah sekali, rindu tapi penuh luka&lt;br /&gt;                     diucapkan tapi tak terkatakan"&lt;br /&gt;                                                                                     (wing karjo)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;meja-meja, buku-buku berserak, dan debu. di ujungnya, sebuah puisi wing kardjo mengingatkanku pada sebuah sejarah. sejarah yang kita bangun, yang kita bentuk, yang kita hancurkan, yang kita tangisi.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;seperti siang itu, secarik surat kutitipkan padaku....awal perbincangan aku meminjam kata-kata nietzcshe--pria yang sering kita bincangkan dan kita akan membayangkan bahwa di surga pasti ada dia sebagai salah satu penghuninya..."engkau tak dapat mencariku, sebab aku akan menyangkalmu. carilah dirimu, sebelum engkau mencariku. ketika engkau telah menyangkalku maka engkau akan temukan aku..". em, aku agak lupa persisnya. tapi itulah intinya. aku berbicara padamu tentang penyangkalan. aku berbicara padamu tentang luka. persahabatan kecil milik kita, dan perasaan-perasaan sialan yang kita sebut sebagai cinta.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;dan aku ingat aku memprotesmu. kenapa jika memang ini cinta ini telah membuat kita menjadi orang lain. jika ini memang cinta mengapa aku menjadi malas menyentuh buku-buku dan hanya ingin memandangmu. jika ini cinta mengapa harus aku membaca supaya menjadi tampak cerdas dimatamu. jika ini memang cinta mengapa kamu harus ada...ahh&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;plasa sore itu, dan bunga flamboyan berjatuhan diatas kepala kita. hari itu pohon kesayanganku itu bersemi. dan buku-buku juga belum habis dibaca. kau bilang padaku, bahwa ini hadir begitu saja. sebuah perasaan yang tidak bisa dinegosiasikan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;padahal kita sedang bicara tentang kekuasaan. padahal kita sedang bicara tentang jean paul sartre dan simone de beavior, bahwa sebuah hubungan laki-laki dan perempuan dalam ikatan pernikahan adalah institusi kaum borjuis.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;dan kamu memintaku sebuah hubungan dan sebuah kepastian. dan kamu mengaku bukan borjuis padahal kamu borjuis. bukankah kamu mahasiswa sayangku, si borjuis yang punya leissure time sehingga bisa protes sana protes sini. si borjuis yang bicara tentang rakyat yang mensubsidi sekolahnya.tapi kamu protes waktu aku  bilang kamu borjuis. karena kamu anak petani. yang bisa sekolah karena kebetulan paling pintar di kelas. yang bercita-cita menjadi arkeolog tapi tak kesampaian karena ibunda memintamu kuliah di teknik atau kedokteran. dan kamu bilang padaku, bahwa akarmu adalah sawah, akarmu adalah tanah.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;aku tiba-tiba benci kontradiksi dalam dirimu. idealisme setengah-setengahmu. standing posisimu yang tak pernah kau putuskan. penggila sartre yang menganggap hell is the other people. penggila eksistensialisme tapi mengajakku pacaran,membayangkan pernikahan, dan hidup mapan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;kenapa kau tidak mengajakku bercinta saja?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;tapi aku tidak bisa bercinta denganmu. seperti kau yang tertawa pada ritualku. seperti kau tertawa karena aku tidak bisa bercinta pada siapapun tanpa pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;dan aku tertawa padamu siang itu. menertawakan ironimu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;aku pasti suatu saat akan bercinta sayang. tapi tidak denganmu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-112365943201842193?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/112365943201842193/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=112365943201842193&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/112365943201842193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/112365943201842193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/08/sentimentalisme-dan-daun-daun-siang.html' title='sentimentalisme dan daun-daun siang itu'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-112365771087834729</id><published>2005-08-10T08:53:00.000+02:00</published><updated>2005-08-10T09:08:30.886+02:00</updated><title type='text'>i love it</title><content type='html'>ternyata, aku baru merasakan kantor jurusan sosiologi ini enak juga. siang hari, sepi, di ruang komputer samping. beberapa pekerjaan berhasil kuselesaikan hari ini. laporan seminar internasional di PKSP, sebuah tulisan tentang fatwa MUI, dan sedikit laporan PRA. juga menulis di bloger (long time not to write:), membaca beberapa email dan membalasnya (omigod, ada email dari daniel kingsbury 'calon supervisorku':p), approve 2 friend request di FS. pendeknya, aku suka sekali jurusanku siang ini. biasanya rame banget disini, enggak bisa kerja, diajak ngobrol tulalit, ngosip sana-sini, sampai senyum-senyum garing daripada dikira sombong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ternyata, aku baru sadar. ruangan ini nyaman banget. jauh lebih nyaman daripada kantor warna-warni di pskp hehehe...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-112365771087834729?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/112365771087834729/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=112365771087834729&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/112365771087834729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/112365771087834729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/08/i-love-it.html' title='i love it'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-112288815966598369</id><published>2005-08-01T11:19:00.000+02:00</published><updated>2005-08-01T11:22:39.670+02:00</updated><title type='text'>lama tak menyapa</title><content type='html'>hi...lama gak menyapa bloggerku ini. pada cahaya yang tinggal separuhnya part 2 juga belum kuketik...wah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-112288815966598369?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/112288815966598369/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=112288815966598369&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/112288815966598369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/112288815966598369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/08/lama-tak-menyapa.html' title='lama tak menyapa'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-111986095524860722</id><published>2005-06-27T10:27:00.000+02:00</published><updated>2005-06-27T10:29:15.266+02:00</updated><title type='text'>pada cahaya yang tinggal separuhnya part I</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Pada Cahaya yang Tinggal Separuhnya….&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Akhir Agustus yang panas adalah pertemuan pertamaku dengannya. &lt;span style="" lang="FR"&gt;Aku bertemu dengannya ketika buah durian mulai berjatuhan dari pohon. Ketika ikan Mata Bulan dengan dipanen dari laut. Ketika udang-udang gemuk mulai langka. &lt;/span&gt;Ketika kota sudah menjadi puing—sebagian menjadi arang dan sebagian menjadi debu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Aku bertemu dengannya pada tahun kedua perjalanan risetku.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Aku melihatnya pertama kali ketika aku sedang mengoleskan selai kacang pada roti sarapan pagiku. Ia datang dengan pesawat paling pagu. Tapi aku tidak berbicara sama sekali dengannya. Hanya kulihat dia turun dari Kijang biru. Ia memakai kaus dan celana jins, ransel dipunggungnya dan sebuah tas pakaian berwarna hitam.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Aku melihatnya dari restoran hotel, sedang ia di lobi mengurus registrasi. Dari restoran, lalu lalang orang-orang di lobi dapat terlihat dengan jelas.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sebenarnya aku tak begitu memperhatikan dia.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;* * *&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;i&gt;aku mengunjungi sebuah tempat yang murung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;Aku datang pada bukan Juni dua tahun yang lalu, ketika kerusuhan yang kedua meledak. Sebelum tiba, sebenarnya aku membayangkan yang indah-indah tentangnya. Diantaranya aku membayangkan mimpi-mimpiku terbayarkan—mengunjungi tempat-tempat dengan angin laut yang tak pernah berhenti berdesau, kepulauan yang eksotik, dengan tabuh-tabuhan dana tari-tarian, dengan udang-udang yang gemuk dan gurih, ikan segar, dan rempah-rempah yang hangat. Aku membayangkan akan menjalani ekspedisi seperti Old Shutterhand, bertemu orang-orang yang asing dan aku akan bersahabat dengannya. Lalu, aku akan menikahi sang kepala suku dan hidup bahagian selama dua tahun masa tugasku. &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Ternyata tidak. Aku tidak bisa membayangkan yang indah-indah tentangnya.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sebab aku menonton televisi dan membaca koran setiap hari.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dan aku terpaksa menelan berita-berita itu.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Aku pernah punya peta panduan wisata kepulauan Maluku (yang belakangan kusadari panduan wisata itu milik masa lalu dan kini tak lebih dari sekadar omong kosong). Dari sana, aku tahu bahwa kepulauan itu memiliki pantai-pantai cantik, yang pasirnya putih degan taburan kulit-kulit kerang berbentuk lucu, yang airnya biru bening, dengan langit yang segar. Aku membaca beberapa artikel mengenai tempat-tempat di kepulauan itu. Halmahera yang di peta tampak serupa burung mabuk yang terbang miring kesana kemari. Masohi, si ibukota pulau ibu, Seram. Namlea yang dibangun oleh tapol-tapol tanpa pengadilan di Buru. Bandanaira dengan pantai terindah di dunia. Juga Ambon, si ibukota kepulauan yang punya banyak café gubung di pinggir pantai—tempat dimana gunung dan pantai dapat dilihat pada satu hamparan.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Tapi aku juga melihat kota itu hancur lantak. Seperti perahu kertas yang diremas menjadi satu gumpalan.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;Pulau itu mulai terlihat tapat pada pukul dua belas waktu setempat. Dari jendela pesawt udara, awan-awan kapas dihadapanku muau berubah menjadi hijau, sebentar kemudian biru. Ambon adalah kota pertama yang aku datang. Selanjutnya aku akan maraton mengunjungi kota-kota lain di kepulauan itu. Pulau-pulau itu tampak kecil dari atas. Pesawat meliuk-liuk, aku berdesir. Tempat yang sedih. Tapi akhirnya aku sampai disana juga. &lt;/span&gt;Ruang yang bergolak, tanahnya bergetar, ada darah dimana-mana. Adrenalinku meninggi. &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Rasa takutku juga. &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;Pendaratanku sempurna. Telingaku sedikit peka, perjalanannya cukup lama. Di bandara, beberapa serdadu berjaga-jaga. Wajahnya dingin, mulutnya datar, matanya beku. Ia seperti manekin tanpa senyum yang membawa senjata. Apa jadinya jika ada anak-anak yang melihat senjata di tangannya yang dalam posisi siap ditembakkan. Mungkin si anak akan membayangkan mengapa si manekin setua itu masih senang bermain perang-perangan. Perang memang permainan, dan sebuah pelajaran membunuh. Dilihat dari cara memegangnya, ia pasti sudah sangat terlatih. Siap menembak, siap meletus, siap melukai siapapun. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Pasti tidak enak jadi si manekin itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Melihat tataoan dingin, curiga, dan tidak bahagia miliknya, ia pastilah—jika bisa memilih—ingin menjadi pemilik restoran saja, atau menjadi pelawak saja, atau menjadi bintang film saja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Aku berhasil keluar dari bandara setelah aku menunjukkan KTPku.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Aku jadi ingat, tadi laki-laki disebeleahku berkata, ‘ Jangan lupa menunjukkan pengenal jika bertemu tentara. Kalau tidak, bisa-bisa kamu dituduh provokator.’&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;‘ Taoi jangan tunjukkan KTPmu kalau kamu masuk wilayah kerusuhan. Hapalkan saja sepotong ayat dari Bibel atau Qur’an supaya kamu dapat selamat,’ tambahnya. Petunjuk teknis yang selalu dipesankan setiap orang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Aku mengangguk. Jadi aku harus berhati-hati pada dua hal. Yang pertama si serdadu—yang katanya ingin mengamankan wilayah. Yang kedua si penduduk yang sedang berkelahi membela agamanya. Laki-laki disebelahku terus nerocos tentang tidak amannya wilayah itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sampai akhirnya aku mendarat di temoay ini. Sebuah tempat dengan peperangan. Bagiku, peperangan hanyalah sesuatu yang kubaca dalam pelajaran sejarah, pelajaran tentang perjuangan bangsa, atau pelajaran tentang pendidikan moral yang aneh dan membosankan itu. Aku tidak pernah tahu soal peperangan. Terbersitpun tidak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Nyatanya aku kini di tempat ini. Tempat dimana bom siap meledak kapanpun. Dimana-mana ada senjata, yang diselundupkan dan dijual diam-diam di pelabuhan. &lt;/span&gt;Dimana-mana ada anyir. Angin teluk berhembus menebarkan bau bangkai yang membusuk. Kematian daging-daging, tulang-tulang, darah-darah.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;Aku memang tidak punya referensi tentang perang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;Makanya aku kaget setengah mati, waktu aku mendapat tugas untuk riset dua tahun disini. Aku memang suka jalan-jalan, suka berkelana. Tapi tidak untuk perjalanan yang resiko kematiannya sangat tinggi seperti disini.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;Walaupun pada akhirnya aku menerima juga tugas itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dan aku ada di kota ini. &lt;/span&gt;Membuat riset panjang, dan dua tahun mesti &lt;i&gt;live in&lt;/i&gt;; memantau tahapan konflik, sejak meletus. Syukur-syukur kalau pertikaiannya cepat selesai. Setelahnya, riset ini akan digunakan untuk merancang &lt;i&gt;peace building&lt;/i&gt;. Walau katanya, untuk memulihkan kondisi yang akut pasca konflik dan kerusuhan butuh waktu paling tidak tiga generasi. Tapi, dengan aktivitas ini, diharapkan proses perdamaian akan mengalami akselerasi.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Tiga generasi untuk memulihkannya. Aku membayangkan tiga generasi itu artinya aku, ibu, dan nenekku. Astaga! Tiga generasi. Betapa lamanya.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dari bandara Pattimura di Laha, aku dijemput oleh seseorang bermarga Latumerissa. Tujuan pertamaku adalah wilayah Kristen di Air Salobar. Dengan menumpang ojek binter tua, aku dibawa menuju teluk. Aku mencium bau laut yang segar. Tapi baunya amis juga. Aku berharap ini bukan manusia. Semoga ini bangkai ikan.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Aku komat-kamit berdoa.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Latumerissa tertawa. Ia menertawakan aku yang sedang berdoa. “Sudah, jangna punya agama disini. Punya agama bahaya. Paling sial kamu pulang tinggal nama,” ia tertawa ngakak.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Aku juga tertawa. Tawa sebal.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Karena jalan darat tak akam, aku ke Air Salobar dengan menumpang kapal motor. Aku naik kapal motor bertuliskan “Do’a Mamma” (dengan tanda petik di dema huruf ‘a’ dan dobel huruf ‘m’). Disisi kanan dan kiri kapal motor ada gambar perempuan tidak cantik dengan baju berdada rendah. Seperti gambar-gambar pada kotak truk di Jawa.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Aku berharap semoga mereka tidak seperti orang Dayak yang kabarnya bisa mencium darah Madura. Kalau ketahuan aku bukan Kristen mereka bisa membunuhku. Satu-satunya ayat Bibel yang kutahu hanyalah “Segala sesuatu yang telah dipersatukan oleh Tuhan tidak bisa dipisahkan oleh Manusia”. Ayat yang kuhapal karena ibuku bekerja di percetakan undangan pernikahan.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kalau begini caranya mending aku tak punya agama saja.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Tapi negara ini mewajibkan warga negaranya punya agama. Di KTPku tertulis agamaku.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Ingin rasanya kubuang saja KTPku ke laut. &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sampai di daratan, kulihat dimana-mana ada sisa pembakaran. Ini kerumunan massa teramai dan tersadis yang pernah kulihat setelah kerusuhan Mei 1998. Bajingan! Jam-jam pertama kedatangan, aku sudah disuguhi dengan “&lt;i&gt;happening art&lt;/i&gt;”—seorang pria dipukuli dengan ratusan tongkat kayu, juga sesuatu sejenis belati. Drama diakhiri dengan kematian. Perut terburai. Darah segar berleleran di jalan.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Aku mau muntah. Tapi aku harus membiasakannya.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Aku kepingin menangis. Tapi tak mungkin. Aku menyembunyikan KTPku dibawah kaus kaki.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;Latumerissa menarikku dari kerumunan. Mengajakku naik angkot. &lt;/span&gt;Orang-orang di angkot sibuk membicarakan pembunuhan itu. Latumerissa banyak berbicara. Diantaranya—“Betapa herannya aku. &lt;span style="" lang="FR"&gt;Orang disini dapat bertahan dalam kondisi ini selama setahun lebih.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;”Lha, orang-orang Israel dan Palestina nyatanya sampai bertahun-tahun,” tukasku mengingatkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Oh ya, disini ada juga jalur Gaza, tepatnya dibelakang Hotel Mutiara—aku pernah tinggal disana selama seminggi. &lt;/span&gt;‘Jalur Gaza’ ini perbatasan Kristen dan Muslim. Daerah yang paling sering bentrok. Gereja dan Masjid disana sudah dua kali dibakar.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;Lalu hidupku berjalan dalam tahun-tahun yang berlalu disini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;Aku berpindah-pindah. Tidak ada yang pasti disini. Pakaian yang baru saja dicuci selalu kukembalikan lagi dalam koper troliku. Jadi, kalau harus pergi dengan mendadak, aku tidak perlu lagi berkemas. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pernah aku tinggal di hotel, keuskupan, rumah penduduk, kantor ornop, atau lokasi pengungsian. Aku mendapat data-dataku dengan melakukan wawancara, diskusi, atau turut sderta dalam kegiatan ornop yang menajdi mitra. Kadang aku juga diam saja. Seharian tidak melakukan apapun. Hanya berdiam di rumah singgah. &lt;span style="" lang="FR"&gt;Mendengar berita dari radio amatir, isinya propaganda-propaganda dengan pemberitaan tidak berimbang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Old Shutterhand sepertinya hanya ada dalam imajinasi Karl May. Betapa beruntungnya Kara Ben Nemsi yang mendapatkan banyak sahabat-sahabat di tempat-tempat yang dikunjunginya. &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Aku juga mengenal banyak orang-orang baru disini. Walau, semenjak pertikaian meruyak, orang-orang acapkali memandang orang lain dengan curiga. Aku memang punya teman-teman, dimana aku bisa bekerja dengan baik padanya. Tapi tidak ada kawan yang benar-benar dekat. Tak ada seorangpun yang dapat membuatku bebas berkata dan bercerita tentang apa saja. Tak ada seorangpun yang dapat menunjukkan padaku bentuk bintang laut dengan penuh ketakjuban. &lt;span style="" lang="FR"&gt;Tak ada seorangpun yang dapat berdiri bersamaku di jembatan pinggir pantai. &lt;/span&gt;Tidak ada teman berbagi yang akrab, seakrab Old Shutterhand dan Winnetou. Tak seorangpun.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sebab setiap hari adalah perang. Dan perang. Setiap hari adalah mendata berapa banyak manusia yang mati, dimana mayatnya. Setelahnya kadang yang kulakukan adalah mendongeng untuk anak-anak di pengungsian. Mengajarinya menggambar atau menyanyi. Meyakinkan pada mereka bahwa dunia selalu manus dna baik-baik saja.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Baik-baik saja.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Seperti hari itu. Kerusuhan meledak di Poka. Anak-anak dibakar dihadapanku. Disusul ayah dan ibunya. Dunia selalu manis dan baik-baik saja.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;Peristiwa yang selalu membuatku terbangun pada tengah malam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Aku teringat betul setiap detail eksekusi keluarga itu. Bayi yang menetek pada ibunya itu menangis. Kakak perempuannya dengan kaus merah bergambar beruang Winnie dan rok bunga-bunga. Ayahnya memohon ampun. Tapi, orang tak peduli. Minyak tanah disiramkan membasahi sekujur. Lalu api disulutkan. Mereka terbakat. Menangais histeris sebelum letupan kecil membuat mereka seperti batu bara yang dipanaskan/&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;Aku hanya tahu aku kaku waktu itu.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;Dan eksekusi itu selalu membuatku terbangun pada tengah malam. Dengan jantung berdegup-degup, seperti ketika berlari-lari siang tadi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Di pengungsian, aku meyakinkan pada anak-anak bahwa dunia selalu manis dan baik-baik saja. Ini adalah kebohongan terbesarku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Mereka bermaik bayi-bayian dengan selendang tua. Menyuapinya dengan gelas dari kaleng susu karatan. Berbelanja dengan uang dari pecahan genting. Dunia selalu manis dan baik-baik saja.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;Hari-hariku berjalan seperti biasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="FR"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;Hari-hariku adalah memetakan pertikaian. Mengukur sampai dimana tahapnya. Menganalisis pihak-pihak yang terlibat di dalamnya. Mengikuti perkembangan isu, dan merumuskannya dalam sebuah formula. Aku seperti dokter yang sedang mendeteksi penyakit lalu memberi resep obat yang bisa menyembuhkan.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Ini terkadang menjemukan dan menyiksa.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Jika aku hampir mati bosa, dan suasana sedang tenang, aku akan berjalan-jalan sendirian. Ke pantai, mengumpulkan kerang yang seperti kancing-kancing baju atau bercakap-cakap dengan udang asam manis yang akan kusantap.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;Ini adalah tahun kedua perjalanan risetku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-111986095524860722?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/111986095524860722/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=111986095524860722&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111986095524860722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111986095524860722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/06/pada-cahaya-yang-tinggal-separuhnya.html' title='pada cahaya yang tinggal separuhnya part I'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-111857265412723011</id><published>2005-06-12T12:36:00.000+02:00</published><updated>2005-06-12T12:37:34.126+02:00</updated><title type='text'>candu</title><content type='html'>cintamu itu juga candu. selalu menagihku untuk kembali.&lt;br /&gt;that a place called home.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ps; kamu pasti tersenyum bacanya. iya ini untukmu kok:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-111857265412723011?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/111857265412723011/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=111857265412723011&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111857265412723011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111857265412723011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/06/candu.html' title='candu'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-111857248806357084</id><published>2005-06-12T12:24:00.000+02:00</published><updated>2005-06-12T12:34:48.066+02:00</updated><title type='text'>membayangkan ternate dan halmahera</title><content type='html'>membayangkan ternate dan halmahera. aku ingat sensasi ketika pesawat mendaratkan rodanya di bumi ternate. lautan yang biru, pulau dengan seribu gunung. indah sekali. bandara yang seperti terminal di kota-kota kecil di jawa tengah macam temanggung atau wonosobo atau banjarnegara. hawanya panas. bau laut terasa. hawa yang menyenangkan. riuh rendah orang-orang di bandara, ada yang menawarkan tumpangan omprengnya, ada yang menawarkan mutiara, ada yang menawarkan untuk diangkat barangnya. riuh rendah yang mengingatkan masih banyak peer bagi bangsa ini. mengelola rakyat dan kemiskinannya. diluar ada banyak sekali pohon pala. sesekali bangunan yang rusak bekas kerusuhan beberapa tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada banyak gunung dan seribu benteng di sana. aku jadi membayangkan, betapa menawannya pulau ini.disinilah pertama kali kolonial belanda menjejakkan kakinya. jatuh cinta pada pulau ini, jatuh cinta pada palanya, jatuh cinta pada rempahnya. perjalanan dari bandara ke kota cukup dekat. kita akan melihat gunung dan pantai dalam satu hamparan. kita akan melihat pulau maitara, tidore, dan halmahera dari kejauhan sana. seperti tergambar dalam uang seribu rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tempat yang indah tapi sedih. indah tapi miskin. indah tapi berserak. indah tapi tangis. kapal motor kami melaju ke halmahera. melewati laut yang teramat kaya dengan ikan yang luar biasa.melewati pegunungan yang indah. sebelum akhirnya kami tiba ke tobelo. aku ingat betapa enaknya lobster disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kami pulang dalam badai. hujan baru saja reda, dan rintik di lautan. aku melihat pelangi. that was the most beatiful rainbow in my life. setelah itu kami makan ikan mata bulan dengan bersemangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pulau yang ini seperti candu. selalu menagihku untuk kembali. ternate, here i come.......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-111857248806357084?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/111857248806357084/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=111857248806357084&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111857248806357084'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111857248806357084'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/06/membayangkan-ternate-dan-halmahera.html' title='membayangkan ternate dan halmahera'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-111830876135796520</id><published>2005-06-09T11:13:00.000+02:00</published><updated>2005-06-09T11:19:21.360+02:00</updated><title type='text'>apa sih maksudmu?</title><content type='html'>sebenarnya apa yang kau minta dari aku? ide menarik seperti apa sih yang kau mau? masak yang menuntutku seperti orang lain?:(  tahu gak, every person is unique.. grhhh&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-111830876135796520?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/111830876135796520/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=111830876135796520&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111830876135796520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111830876135796520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/06/apa-sih-maksudmu.html' title='apa sih maksudmu?'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-111803668880782485</id><published>2005-06-06T07:26:00.000+02:00</published><updated>2005-06-06T07:44:48.813+02:00</updated><title type='text'>quarter life crisis</title><content type='html'>quarter life crisis. krisis seperempat abad. minggu kemarin, adalah sehari bersama ipink, teman kuliah, teman seperjuangan waktu kuliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pagi itu kita bicara tentang banyak hal. sampai pada akhirnya kita sampai pada kesimpulan: quarter life crisis. krisis yang dialami oleh orang berusia 25an. masa-masa rentan stress, depresi, atau kecemasan dalam kehidupan. aku juga cemas. aku sempat berpikir bahwa aku sendirian. tapi ternyata tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masa dimana impian-impian beberapa tahun yang lalu mulai terbayarkan. masa dimana sedikit-demi sedikit kita mewujudkan keinginan-keinginan. mulai menjadi the breadwinner meskipun bukan the only breadwinner. mulai mendapatkan tuntutan dari banyak hal: keluarga, teman, kolega di tempat kerja, dan pasangan. mulai dituntut bertanggung jawab pada perekonomian keluarga, mulai suka ditanya-tanya kapan menikah, mulai berada di lingkungan kerja yang penuh tekanan--atas waktu, need of achievement, kualitas, dan ketepatan kerja. masa dimana diri kita mulai matang--dorongan tubuh yang mulai lengkap, cantik, cerdas dan pintar, punya pekerjaan, punya cita-cita yang banyak dan tinggi dan mulai punya uang untuk membeli kebutuhan yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi disisi lain, segala keberhasilan yang mulai ditangan harus dibayar dengan harga yang mahal pula. mulai merasa kesepian. mulai kehilangan teman dan sahabat--karena banyak diantara mereka yang telah pergi ke luar kota, mulai sering konflik dengan keluarga dan pasangan, baik pacar atau suami. mulai merasa harus menata hati sendirian. meski kita takut. mesti kita cemas. mesti kita kalut. memastikan diri kalau semua akan baik-baik saja. meski kita terkadang rapuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seorang teman bercerita kalau mungkin dia akan bercerai karena bertengkar dengan suaminya. seorang teman bercerita kalau dia harus menghidupi keluarganya. seorang teman bercerita kalau dia tidak bisa mewujudkan impiannya ke jakarta karena harus menemani ibu di masa tuanya. seorang teman bercerita kalau dia berkonflik dengan bosnya. seorang teman mengeluh karena tak juga mendapat pekerjaan. seorang teman mengeluh tak punya pacar. seorang teman mengeluh pacarnya tak kunjung menikahinya. seorang teman tertawa. dia baik-baik saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemarin bersama ipink. menghabiskan waktu tertawa-tawa di kamarnya. melihat hasil photo box kita kemarin dan bergumam narsis how beautiful we are. siang ke rumah mbak ika kakaknya, mengobrol bersama. sebelum ke sana kami makan bakso. sore kami makan siomay lagi. pokoknya sehari makan-makan mulu...:)setelah itu kita ke butik di sebelahnya belanja belanji barang yang mungkin kagak ada gunanya. kami tertawa. toh kita masih mirip anak SMA ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;minggu depan atau bulan depan dia akan dilamar. oleh seorang pria tampan, mapan, dan baik yang belum lama dikenalnya. hatinya mengatakan iya, tapi tetap saja dia merasa tak yakin jika dia akan membuat keputusan yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tenanglah. kita pasti akan baik-baik saja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-111803668880782485?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/111803668880782485/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=111803668880782485&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111803668880782485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111803668880782485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/06/quarter-life-crisis.html' title='quarter life crisis'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-111788411052312146</id><published>2005-06-04T13:17:00.000+02:00</published><updated>2005-06-04T13:21:50.530+02:00</updated><title type='text'>email</title><content type='html'>today is a hectic day. a day long in my office--as usual, being a proposal maker:P hiks seharusnya sabtu 5 hari kerja. sibuk sana sini bikin proposal yang templatenya aduh teknis banget..kayana yang bikin tuh orang-orang eksak deh:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi email siang ini membahagiakanku. dari east west center departement sociology university of hawaii at manoa. wooiii...aduh..ngomong apa ya...emm, besok aja ya....soalnya belum apa-apa. masih tiiiiiiiiiiiiiit:D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-111788411052312146?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/111788411052312146/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=111788411052312146&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111788411052312146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111788411052312146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/06/email.html' title='email'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-111785652171168337</id><published>2005-06-04T05:41:00.000+02:00</published><updated>2005-06-04T05:42:01.713+02:00</updated><title type='text'>jawaban versi edy sr/wah pertanyaanmu berat nduk :)</title><content type='html'>tapi aku akan coba jawab (lagi) tt apa yg bikin hidupku lebih hidup. tentu dengan versi terkini dan dengan beragam revisi yang lebih membuka otak dan hati. lebih melegakan pikiran dan emosi... walah malah kedowo-dowo bikin pengantar :D&lt;br /&gt;kalo ditanya itu, tentu aku akan punya jawaban panjang dan beragam. karena kupikir pertanyaan itu gampang dilontarkan dan ga sederhana jawabnya. tapi karena aku sadar bahwa karakter media online itu pake logika "detik", maka aku akan jawab dengan jawaban top of mind-ku, biar jawabanku lebih singkat-padat-memikat... walah isih kedowo-dowo maneh gawe pengantare :D&lt;br /&gt;yang paling bikin hidupku lebih hidup adalah "keyakinanku bahwa hidup HARUS BERGERAK". makanya, di kamusku ada satu kata yang hilang yaitu kata MAPAN. aku dari dulu selalu menolak kata itu. karena buatku kata itu hanya untuk orang yang apatis, pesimis, stagnan dan mentok. selama ini, kata itu yang kuanggap melegalkan orang pensiun dini, merasa cukup dan berhenti, membuat orang jadi malas, dan bikin orang diam karena telah merasa berbuat segalanya.&lt;br /&gt;"keyakinanku bahwa hidup HARUS BERGERAK" inilah yang mendorongku untuk jadi orang yang workaholic agar selalu bisa bergerak membelah detail hidup yang bahkan mungkin mustahil.&lt;br /&gt;"keyakinanku bahwa hidup HARUS BERGERAK" telah membuatku mencoba memilih jadi graphicaholic karena aku masih merasa punya penasaran besar atas dunia grafis dan tetek bengeknya.&lt;br /&gt;"keyakinanku bahwa hidup HARUS BERGERAK" juga telah menjadikan aku orang yang luvaholic karena aku merasa cinta merupakan salah satu yang selalu kian menghidupi kita. aku percaya bahwa kita ga cukup hidup hanya dengan LOVE tapi kita butuh LOVING.&lt;br /&gt;"keyakinanku bahwa hidup HARUS BERGERAK"-lah yang hingga kini membuatku percaya bahwa sinergi workaholic, graphicaholic &amp; luvaholic akan mampu membunuh waktu sembari aku mengalir menikmati segala prosesi hidupku dari waktu ke waktu.&lt;br /&gt;wis... rasah serius-serius baca emaile. ayo senyum biar ga manyun ;)&lt;br /&gt;ain, kamu yakin mau muat ini ke blogmu? emang kamu berani bayar royalti berapa ke aku? karena di tulisanku ada 2 istilah yang udah kupatenin (tanda R di dalam lingkaran, di atas istilah graphicaholic &amp; luvaholic)&lt;br /&gt;balas ya... kutunggu komentarmu tt jawabanku ini dan tentu saja perbincangan royalti atas hak patenku di graphicaholic &amp;amp; luvaholic&lt;br /&gt;he-he :D&lt;br /&gt;edysr&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-111785652171168337?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/111785652171168337/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=111785652171168337&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111785652171168337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111785652171168337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/06/jawaban-versi-edy-srwah-pertanyaanmu.html' title='jawaban versi edy sr/wah pertanyaanmu berat nduk :)'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-111785635310562808</id><published>2005-06-04T05:38:00.000+02:00</published><updated>2005-06-04T05:39:13.110+02:00</updated><title type='text'>apa yang membuat hidup lebih hidup</title><content type='html'>Apa yang Membuat Hidup Lebih Hidup?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan ini sebenarnya diajukan oleh temanku dari Jakarta, tapi aku tertarik juga untuk bertanya tentang ini sekaligus membuat survey kecil pada temen-temen lewat sms. Ni jawaban yang macam-macem; mulai dari lucu, serius, and anehJ eh, ada hadiahnya looo…ada yang langsung jawab malem itu, ada yang jawabnya baru paginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20.30 Esy&lt;br /&gt;apa ya…mungkin dng banyakmberi, mbantu orang lain. Bagiku it brarti hdpku lbh bermakna, bguna..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20.54 Mbak Didin Bangkok&lt;br /&gt;jwban gw ya ngeblog itu neng….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21.00 Ririn&lt;br /&gt;yg bikin hdp lbh hdp adl ADA. Ada cinta, ada gembira, ada suka, ada sedih, ada luka, ada bhagia, dst. ADA-ADA aja deh pokoknya…hehee&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21.02 Anas AG&lt;br /&gt;Selalu berpikir positif!..dan tetap memandang air di dlm gelas tetap penuh !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21.10 Sigit IP&lt;br /&gt;Bahwa kita punya bnyk hutang budi pd orang laen J&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21.11 Indra&lt;br /&gt;wah kamu lg down ya ? J jwban versiku: org2 dkat (tmn, pacar, kluarga, dll) dan aktivtas yg asik (jurnalistik, bca buku, angkringan, wirausaha, dll) kalo kmu apa rul?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21.27 Ali Polok&lt;br /&gt;ketika kita memaknai hdp sbg ikhtiar utk keluar dari lorong kelam mjd cahaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21.43 Sugi Ternate&lt;br /&gt;mungkin klise bgt, tp dia bs jd inspirasi thebat: ikhlas. Tmasuk di dlmnya proses belajar utk ikhlas, dan mjaga spy ttp ikhlas. D kehidupanku skrg, py suami+anak, mrantau di t4 yg sgt jauh dr ortu+tmn2, sring jnuh, lelah, dll. Cuma rasa ikhlas yg bikin energiku tcharge lg, mg bs jd tamb suntikan smangat bwtmu yJ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21.39 Rini&lt;br /&gt;sbnarnya yg membuatku smgt hdp adl melihat kmiskinan, aq ingin hdp n d smthing. Slain itu, ada cinta yg mmbuat hdp kt jd lbh hdp kan hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21.39 Mbak Tia&lt;br /&gt;yg mbuatku hidup adlh mbebaskan tubuhku dr tekanan, mbebaskan pikir dg menulis, mbebaskan jiwa dg pbebasan tubuh dan pikiran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21.43 Indri&lt;br /&gt;jwbannya agak2 klise neh, klo mnrtku hdp bsa mnj lbh hdp klo aku bsa mnggali potensi yg blm trgali, menemukan aku ternyata bsa lbh baik dr skrg, baik soal kja, pnghasln, conta he2..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21.45 Thowaf Z&lt;br /&gt;jawabane ki ketoke kawin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21.46 Aviet&lt;br /&gt;That’s right sis…ak bner2 btuh suntukan smangat neh..apalg klo lg bnyk mslh yg mnekan kta dr brbagai sisi…kbr baek ap neh dr mbakyuku ini? Sdh mau nikah kahJ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21.47 Ali Polok&lt;br /&gt;kt jg akan smkn mrs hdp ktk kt menyadari bhw kt bmakna bg org lain. Nurul pasti sdg pnya mslh?! Rilez! Pecahkan 1 bolam bekas atau bkr slmbr krtas n maslh slesai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. 53 Adi Baskoro&lt;br /&gt;kalo saat ini jwbku, aku pengen bs py rmh di yogja, restoran, kos2an, toko buku, prcetakan&amp;taman kanak2:D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;08.38 Robert Agung Marhaenis&lt;br /&gt;Soey, I’m wake up late. That’s simple question but not simple to answer. But I have simple answer. Rasa peduli n perhatian! Jika kita msh punya itu n msh ada orang yg memberikannya pada kita kurasa hidup ini akan nikmat dan bergairah untuk dijalankan, just think life is beautiful. Do u feel the same?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;09.26 Veronika&lt;br /&gt;Optimisme+ good living kalee…sori br bales, lg di JKT neh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ne..pemenangnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjawab terlucu dan terunik: Thowaf dan Mbak Didin&lt;br /&gt;Penjawab terserius: Sugi&lt;br /&gt;Penjawab tersemangat: Ali (sampai 2 kali lo…)&lt;br /&gt;Penjawab yang pendapatnya tidak dimuat : Mas Fatchur (habis jawabnya lewat telpon sih J)&lt;br /&gt;Penjawab paling laen: Edy SR soalnya dia bilang maunya di email aja&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-111785635310562808?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/111785635310562808/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=111785635310562808&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111785635310562808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111785635310562808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/06/apa-yang-membuat-hidup-lebih-hidup.html' title='apa yang membuat hidup lebih hidup'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-111761739024684711</id><published>2005-06-01T11:01:00.000+02:00</published><updated>2005-06-01T11:16:30.250+02:00</updated><title type='text'>tribalistas</title><content type='html'>emm...tribalistas...ini grup musik asal brasil. waktu aku buka situsnya lewat search engine, aku baru tahu kalo grus ini terkenal baget di negerinya--terdiri dari 3 personel, dua laki-laki dan satu perempuan, aku lupa namanya latin banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sejak pertama kali denger grup ini aku juga langsung suka. yang membawa virus tribalistas ini adalah david nyheim, konsultan di undp yang kebetulan waktu itu lagi kerjasama dengan kantor kami. kalo dia ngetik pake laptopnya di ruangan kantor kami, pasti yang kedengaran suaranya tribalistas. trus jeng didin sudidin ketularan..aku agak curiga, sebenarnya ibu itu sukanya ama tribalistasnya, ato pura-pura suka biar ada bahan ngobrol ama si david yang emang kaya james bond itu ye..?hehe, pisss mbak! david menghadiahi mbak didin cd tribalistas itu..alamak!!david punya stock berapa ya? akhirnya ruangan di kantor kami jadi 'tribalistas area'. asyik banget lagu-lagunya. dasarnya aku suka banget ama musik etnik yang aneh..apalagi mbak didin gencar berpromosi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;trus karena aku kepengen juga ngopi itu di komputerku,aku coba kukopi. wah susah banget, rupanya cd itu diprotek. saking sukanya aku bela-belain ngontak temanku yang jagoan kompuer. yeah, dengan kelicikannya dia berhasil ngebobol cd itu. jadilah aku punya cd tribalistas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena kantor kami yang berantakan plus komputer yang agak bervirus plus cd player yang mleyat-mleyot, aku jadi agak males dengerin tribalistas dari sini. lamaa banget gak denger tribalistas. di sini ga ada yang jual, sempet hunting di sarinah dan citos jakarta juga ga ada. sempet nitip mbak didin untuk beliin cd itu di bangkok--hehe, pasti lupa. trus waktu aku ke bkk juga aku lupa nggak nyari. sempet ingat waktu transit di singapur dan aku nyari. tapi ternyata disana  juga gak nemu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sedihnya, aku melupakan tribalistas itu. paling sekali-kali denger dri situsnya--tapi cuma sample song aja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah, kemaren, beberap hari yang lalu, aku bersih-bersih dan gak sengaja nemu cd itu. aku coba setel di komputer rumah ternyata masih bagus lo..wahhh..aku bisa dengerin carnavalia dan e voce lagi...dua lagu yang jadi favoritku di cd itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ingat tribalistas jadi ingat mbak didin..mbak aku bikin tulisan tentang tribalistas neh..kalo dikasih judul yang sok puitis jadi..."aku, tribalistas, dan ibu didin sudidin:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-111761739024684711?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/111761739024684711/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=111761739024684711&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111761739024684711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111761739024684711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/06/tribalistas.html' title='tribalistas'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-111754040248445073</id><published>2005-05-31T13:46:00.000+02:00</published><updated>2005-05-31T13:53:22.486+02:00</updated><title type='text'>you've read it!!!</title><content type='html'>phhff...banyak hal yang kulakukan hari ini. pagi seperti biasa ke jurusan, menyelesaikan proposal PHK (god! is the any else job? hiiks), trus pergi dengan om li, menyiapkan beberapa dokumen. balik lagi ke jurusan, mengirim 20 buah file attachment dan semuanya failed..pergi dengan mbak tia, habis itu ke pskp--nyelesaikan budget, laporan de el el...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jam 7 malem masih disini. trus ada yang memalukan. kamu membaca blog-ku. hehe...kenapa masih ada rasa malu ye....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah udah ah..udah malem..masih ada peer di rumah..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-111754040248445073?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/111754040248445073/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=111754040248445073&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111754040248445073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111754040248445073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/05/youve-read-it.html' title='you&apos;ve read it!!!'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-111727266083268635</id><published>2005-05-28T10:52:00.000+02:00</published><updated>2005-05-28T11:31:00.836+02:00</updated><title type='text'>dreams</title><content type='html'>apa yang kauimpikan itulah yang kau dapatkan, aku selalu ingat bait kata-kata octavio paz..aku tiba-tiba teringat lagi kata-kata itu setelah lama tidak bermimpi. setelah pekerjaan menjadi rutinitas. setelah hubungan--dengan kawan, kolega, orang-orang--muncul dan menghilang tanpa kedalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku sudah lama tidak bermimpi. melakukan hal gila. tapi aku masih menginginkannya. masih menginginkan naik kereta trans siberia dari wladivostok ke moscow, masih ingin kuliah di universitas sorbonne, masih ingin mengunjungi oma co di leiden, masih ingin punya sekolah di desa yang gratis, masih ingin menulis novel, dapat nobel, masih ingin ketemu dan berdiskusi dengan anthony giddens, sesekali menulis untuk national geographic magazine, masih ingin menjadi ibu yang baik, masih ingin jadi guru sosiologi yang baik, bertemu mahasiswa dan membebaskannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku masih ingin bermimpi. merengkuh legenda pribadi. seperti santiago dalam alkemis, carilah kehidupan maka seluruh dunia akan membantumu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku percaya itu. aku masih memiliki mimpi. impian yang kuhidupi. impian yang menghidupiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa yang kau impikan itulah yang kau dapatkan...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-111727266083268635?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/111727266083268635/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=111727266083268635&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111727266083268635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111727266083268635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/05/dreams.html' title='dreams'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-111716421640091100</id><published>2005-05-27T05:02:00.001+02:00</published><updated>2005-05-27T05:23:36.400+02:00</updated><title type='text'>mbak didin kena virus</title><content type='html'>mbak didin akhirnya tertular virus blogger. setelah sebelumnya keukeuh menolak friendster. hehe, mbak aku mau ke bangkok. kalo aku kesana, apa bisa diagendakan jalan-jalan? emm, hiks tapi yang enggak ngeganggu thesismu ya:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-111716421640091100?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://maitara.blogspot.com' title='mbak didin kena virus'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/111716421640091100/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=111716421640091100&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111716421640091100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111716421640091100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/05/mbak-didin-kena-virus.html' title='mbak didin kena virus'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-111716382069208821</id><published>2005-05-27T05:02:00.000+02:00</published><updated>2005-05-27T05:17:00.696+02:00</updated><title type='text'>seorang yang baik itu bernama ibu sofi</title><content type='html'>seorang yang baik itu bernama ibu sofi. dia tidak seperti kebanyakan orang yang kala mendengarkan orang lain 'take it and leave it'. dia orang yang sangat humanis, sangat spritualis (aku menduganya seperti itu). semoga ini bukan kenaifan seorang secret admirer ya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ruangannya putih susu. beberapa buku berjajar, dan sofa biru. tidak seperti ruangan yang kubayangkan dalam film-film, luas dan gelap, ada meja ada gelas. ruang itulah yang sering digunakan oleh ibu sofi untuk menerima mahasiswa, menjamu tamu, ngobrol dengan kolega, atau mendengarkan keluhan dari orang yang datang padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku tak menduga umurnya telah 52 tahun, wajahnya jauh lebih muda dari usianya. mungkin karena seumur hidupnya dia selalu bahagia. atau mungkin jika dia menderita, dia bisa ikhlas menerima penderitaan itu sebagai bagian dari dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku memandang ruang putih susunya. sesekali bunyi daun gemerisik balik jendela. juga keriuhan dari common room disebelahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari itu kita bicara tentang subconciousnes 'ruang bawah sadar yang membentuk manusia'. pada manusia yang fase perkembangannya mulus, ruang bawah sadar tidak akan menjadi dominan. manusia biasa digerakkan oleh logika sadar, conciousnes. kesadaran akan adanya diri dan hari ini. bagi beberapa orang, ruang bawah sadar itu teramat besar. ingat john nash, di pemenang nobel ekonomi, yang lantas difilmkan dalam "the beautiful mind"? dia contoh orang yang bawah sadarnya sedemikian kuat, kadang mendengar bisikan, namun dia seorang psikotik. sementara psikologi mengkategorikan 'abnormalitas' itu dengan psikotik dan neurotik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sedikit perbincangan tentang kegelapan. tentang perjalanan. tentang masa lalu. pertanyaan tentang tuhan. pertanyaan tentang waktu dan segala relativitasnya. tentang fase perkembangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;fase perkembangan tanpa masalah. fase perkembangan tanpa penyangkalan. fase perkembangan dengan kerapuhan, dan penghayatan filosofis seorang kanak-kanak yang memabukkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seorang yang baik itu bernama ibu sofi. yang aku bicara padanya tentang sesuatu. sesuatu yang memperkaya batinku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-111716382069208821?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/111716382069208821/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=111716382069208821&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111716382069208821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111716382069208821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/05/seorang-yang-baik-itu-bernama-ibu-sofi.html' title='seorang yang baik itu bernama ibu sofi'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-111682278400304016</id><published>2005-05-23T06:18:00.000+02:00</published><updated>2005-05-23T06:33:04.010+02:00</updated><title type='text'>Tuhan dan Hamba</title><content type='html'>T&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;ulisan Mohamad Sobary di Kompas minggu, 22 Mei 2005 menggelitikku. Sobary memulai bercerita mengenai salah seorang kawannya yang sedang mengalami euforia bertuhan, dia mengatakan kurang lebih “the most beautiful word in the world is Allah”. Lantas Sobary membandingkan antara orang yang mengenal Tuhan secara pragmatis—menyembah sang Maha Rahim ini demi memperoleh ketenangan hidup, melakukan ritual sebagaimana yang dituntunkan olehNya dan RasulNya, menerima eksistensi Tuhan sebagai puncak transendensi—dengan orang yang mengenal Tuhan dengan cara bermain-main denganNya. Apatis, mendebatNya, mempertanyakanNya, menyembahNya, mengakuiNya. Dua-duanya mungkin sama, mencintaiNya dengan segenap ketulusan hati, mengakui maha Perkasanya diantaranya seluruh jagad raya, pemilik sang hidup dan kehidupan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Dua proses cara menemukan keutuhan transendental. Seorang yang pertama, yang mengenal Tuhan secara pragmatis, adalah orang yang bahagia, sedangkan yang kedua, yang mengenal Tuhan dengan mendebatnya adalah cara seorang sufi, filsuf, dan ilmuwan, demikian Sobary, menyebut bahwa kelompok kedua ini adalah orang-orang yang beruntung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi teringat seorang Nietzsche, yang suatu kali mengatakan “God ist tot”, tuhan telah mati. Seseorang dengan segenap eksistensinya yang membunuh Tuhan. Atau seorang seperti Rumi yang mengatakan “Akan kubakar surga dan kupadamkan neraka” agar nilai ibadah adalah sebuah keutuhan tanpa bayaran. Atau sebuah pepatah Arab kuno “hiduplah kamu dalam kehidupan, maka kau akan hidup dalam kematian”. Orang yang mencari Tuhan dengan caranya yang istimewa. Sebab mereka terusik, sebab mereka menjadi pro kontra, sebab mereka mendorong orang untuk berpikir tentang makna, maka mereka sesungguhnya telah memberi cahaya pada peradaban manusia. Dan Tuhan pasti akan menilai ini sebagai nilai ibadah yang tak pernah sia-sia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kecintaan kepada Tuhan, dimana keutuhan sebuah peribadatan adalah ketika dimensi imanensi—hubungan yang bersifat humanis, dikawinkan dengan hubungan yang berdimensi transendensi, dimensi sipritualitas. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="FR"&gt;Cinta yang melintasi batas ras, bangsa, agama, batas nama-nama, batas benda-benda. Mencintai Tuhan dengan segenap rasa kemanusiaan kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Maka saya akan mengutip kata-kata seorang sahabat kehidupan saya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="FR"&gt;Kawan yang teramat istimewa bagi saya, yang menunjukkan warna-warna orange sang bhiksu saat senja tiba, yang menceritakan pada saya kisah sufi, yang mengajak saya pergi ke klenteng di pinggir pantai..kali ini dia mengajari saya tentang 99 butir mutiara yang dia cari. Sembilan puluh sembilan mutiara dalam sebuah ceruk dalam dan gelap, yang harus dicarinya dalam waktu satu malam. Dia mencari, di jalan sesuatu yang indah menyapanya, dan dia bermain-main, tak terasa sore tiba, 99 butir mutiara tak ada. Hanya satu yang ada di tangannya. Dia akhirnya kembali, menunjukkan satu butir mutiara yang dibawanya. Hanya satu dari 99 butir—yang seharusnya bisa dirangkai dalam tasbih. Dia hanya memiliki satu. Dia bilang dia telah gagal, dia bilang dia sesungguhnya telah bermain-main dengan waktu, berjudi dengannya. Satu. Satu bagian kecil dari bagian yang besar, sebuah titik di maha luas ilmu pengetahuanNya. Hanya satu yang mampu dijangkau dalam dimensi manusia sepertinya. Dia merasa gagal. Tapi sesungguhnya tidak. Sebab satu yang dia dapat mengajarkan padanya sesuatu yang besar. Dia gosok satu mutiara di tangannya, dan dia terima dengan segenap rasa syukur. 99 mutiara adalah tasbih. Asma Allah. Asmaul husna. Dia hanya manusia berusaha melafalkannya. Segenap kesempurnaan kita tak akan menjangkaunya. Tapi kita bisa belajar satu hal. Bersyukur. Bersyukur bahwa setidaknya kita pernah mempertanyakanNya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="FI"&gt;Walau pada akhirnya kita akan menemukan kekalahan. Kekalahan yang penuh harapan. Kekalahan yang penuh kesyukuran. Kekalahan yang memberi wajah indah bagi peradaban. &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Subhanallah. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;         &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Georgia;" lang="FR"&gt;Iqb,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Atas perjalanan indah kita kemarin, hari ini, dan esok; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;penuh kasih sayang, juga penuh perdebatan dan penyangkalan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita akan bersahabat selamanya. Amin. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="FR"&gt;-na--&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-111682278400304016?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/111682278400304016/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=111682278400304016&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111682278400304016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111682278400304016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/05/tuhan-dan-hamba.html' title='Tuhan dan Hamba'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-111666876746159867</id><published>2005-05-21T11:38:00.000+02:00</published><updated>2005-05-21T11:46:07.466+02:00</updated><title type='text'>today agenda</title><content type='html'>hari ini:&lt;br /&gt;1. mampir ke kasongan buat ngopy cd&lt;br /&gt;2. selesaikan laporan penelitian PRA di jurusan&lt;br /&gt;3. rapat program di PSKP; masukin input untuk proposal ke EU&lt;br /&gt;4. jenguk nanik&lt;br /&gt;5. reunian b21 sekalian syukuran wisuda&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-111666876746159867?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/111666876746159867/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=111666876746159867&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111666876746159867'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111666876746159867'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/05/today-agenda.html' title='today agenda'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-111658632853208173</id><published>2005-05-20T12:50:00.000+02:00</published><updated>2005-05-20T12:52:08.540+02:00</updated><title type='text'>Kuliah Multikulturalisme</title><content type='html'>nanti sore mau ngasih kuliah sistem sosial indonesia. mahasiswanya 150 orang, kelasnya jam 4 sore, tidak ada fasilitas tersedia di kelas--aku harus membawa spidol sendiri, pasang laptop dan lcd sendiri, termasuk mengemasi sendirian pula. kadang ini bikin males. tapi kalau ingat aku bercita-cita menjadi guru yang baik, aku tidak boleh menjadikan ini sebagai halangan. yeah, walau kadang jengkel juga kalau mereka yang biasanya duduk di belakang malah asyik mengobrol. trus audience-ku kayaknya cuma tiga baris didepan. waduh, ya sudah biarlah. toh aku juga berusaha memperbaiki metode mengajarku-namanya juga masih juniorJ blum berpengalaman...tapi, ugm pleaseee duung, kelasnya jangan kebanyakan gitu lah. dibagi lah jadi kelas kecil, jumlah dosennya ditambah juga, kesejahteraan diperbaiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuliahku akan kuisi dengan pembahasan tentang multikulturalisme. Karena Indonesia adalah realitas yang majemuk, multikulturalisme sebagai sebuah pandangan menjadi sangat relevan. Indonesia terdiri dari berbagai macam etnik, suku, agama, dan kebiasaan yang berbeda. Setiap komunitas hidup dalam wacana lokalnya. Setiap kelompok memiliki kearifan lokalnya. Kebudayaan adalah ruang yang membentuk identitas manusia. Dari sini dia menerjemahkan dirinya dan perannya di dalam lingkungannya. Setiap kebudayaan memiliki pengetahuannya. Inilah “rasionalitas lokal” itu. Pattern of logic yang dimiliki oleh sebuah kebudayaan. Karena itu, sifat ilmiah menjadi relatif. Tidak ada high culture atau low culture. Karena tiap-tiap kelompok memiliki sistemnya sendiri. Inilah paradigma. Inilah peradaban. Mengutip tulisannya Alois A Nugroho—yang dia mengutip kata-kata Paul Feyerabend—anything goes, perlu ada toleransi dalam paradigma dan sikap ilmiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebudayaan global, pembangunan memberi dampak pada bagi munculnya kelompok marginal. Kelompok yang secara statistik jumlahnya kecil, kelompok yang secara paradigma menjadi orang-orang yang kalah, kelompok yang terdominasi, terhegemoni. Acapkali kondisi ini menghasilkan fakta adanya dikotomi maju-terbelakang, civilized-uncivilized, mayoritas-minoritas, tinggi-rendah. Contohnya, kita akan mengatakan bahwa teknologi nirkabel lebih high culture dibanding mesin pemecah jagung. Bahkan dalam joke sehari-hari kita sering mendengar istilah gojeg kere. Waduuh, gojek sugih yang kayak apa nyak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kebudayaan adalah perangkat pengetahuan. Globalisasi salah satunya membawa dampak yang mengerikan, yakni hilangnya bahasa-bahasa yang digunakan oleh sekelompok kecil orang atau kelompok. Aku membaca sebuah artikel pada waktu kuliah reading di sanata dharma--aku lupa sumbernya, intinya artikel itu cerita tentang efek globalisasi—salah satunya adalah penggunaan bahasa inggris secara masif, berefek pada hilangnya bahasa-bahasa lokal. Bahasa yang digunakan kurang dari 100ribu orang, bisa dipastikan 10 tahun ke depan akan punah. Selain globalisasi, proyek nasionalisme negara bangsa juga menyebabkan semakin berkurangnya pengguna bahasa daerah. Padahal, sebuah bahasa adalah proses ribuan tahun. Proses yang sangat panjang, yang menjadi cermin peradaban manusia. Bagaimana orang mengenali benda-benda dan menamainya. Bagaimana mereka merangkai kata dan terus menyempurnakannya…jika saja bahasa itu akan hilang dengan cepat karena proses pengglobalan.. what a pity!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehilangan bahasa hanyalah satu contoh saja (dan aku berharap kelak kalo aku punya anak—aku akan tetap mengajarkan mereka bahasa jawa halus). Belum kehilangan-kehilangan yang lain. Lebih besar bayarannya adalah jika kita kehilangan perbedaan. Karena perbedaan inilah sebenarnya yang menjadi warna dalam dunia. Memang, realitas konflik karena perbedaan tidak bisa dihindari, tetapi, adanya konflik pun sejatinya memperkaya peradaban manusia—menunjukkan bahwa masyarakat berdinamika (tapi please deh, no war and no violence anymore lah..!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Multikulturalisme memberi peluang bagi hidupnya perbedaan. Walau kalah, bukan berarti mereka mati. walau kritik tentang multikulturalisme ini juga muncul (iyalah, nobody is perfect, no theory is perfect also, karena itu ada Kuhn yang bilang bahwa paradigma akan mencapai titik nadir atau tak ada, juga Hegel yang percaya bahwa dalam thesis selalu ada antithesis). Multikulturalisme seringkali bersifat pragmatis dan naif sehingga seringkali tidak percaya pada adanya kebaikan, kebenaran yang bersifat universal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yeah, sekian, aku akan bertemu dengan mahasiswa, ritual yang menyenangkan. Bertemu, berdiskusi, dan belajar bersama. Menciptakan suasana Frankfurt School di Gadjah Mada…ups, seandainya…hehe,make it comes true donk:)&lt;br /&gt;--na--&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-111658632853208173?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/111658632853208173/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=111658632853208173&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111658632853208173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111658632853208173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/05/kuliah-multikulturalisme.html' title='Kuliah Multikulturalisme'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-111649593120705126</id><published>2005-05-19T11:43:00.000+02:00</published><updated>2005-05-19T11:45:31.210+02:00</updated><title type='text'>sorry (buat esy dan ririn)</title><content type='html'>ririn dan esy..maaf ya...tadi aku ngrepotin kalian. maaf juga enggak sempat ketemu lama. maaf juga aku minta ketemu kalian tapi ternyata kutinggal pergi duluan. maaf..tadi hectic banget soalnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-111649593120705126?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/111649593120705126/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=111649593120705126&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111649593120705126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111649593120705126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/05/sorry-buat-esy-dan-ririn.html' title='sorry (buat esy dan ririn)'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-111649409379979281</id><published>2005-05-19T11:10:00.000+02:00</published><updated>2005-05-19T11:14:53.800+02:00</updated><title type='text'>your graduation day</title><content type='html'>sayang, kamu lulus. selamat. seperti biasanya, kita berdebat lagi hari ini. tapi diakhiri dengan sebuah senyuman. cara kita mesra memang lucu:) oya, kamu ganteng sekali hari ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-111649409379979281?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/111649409379979281/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=111649409379979281&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111649409379979281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111649409379979281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/05/your-graduation-day.html' title='your graduation day'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12960347.post-111649372190178754</id><published>2005-05-19T11:06:00.000+02:00</published><updated>2005-05-19T11:08:41.906+02:00</updated><title type='text'>hakuna matata</title><content type='html'>Today Review 18-05-04&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku-buku diruang kerjaku siang ini—berantakan. As usual, ruang warna-warni di kantorku yang kucintai. Mapping Multikulturalisme, sebuah buku tentang negosiasi, proposal multikulturalisme yang harus kuselesaikan, juga proposal kegiatan seminar tentang UGM dan kerakyatan (mengais harapan diantara kapitalisasi pendidikan); buku-buku di dalam tasku, The Introduction to the Peace Studies, Juga 32 Cara Bahagia menurut Islam—dikeluarkan oleh kedutaan besar Saudi Arabia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuka internet sebentar, membaca glommy index seorang teman. Aku tahu itu ceritamu tentang aku. Hehe, aku sedang membawa buku 32 cara menjadi bahagia. Aku juga belajar menjadi tidak sempurna. Aku sedang berusaha mencari diriku. Berdamai. Seperti buku tentang studi perdamaian yang ada dalam tasku. Seperti kata pertama yang diungkapkan Giddens dalam bukunya ‘Sociology’...why people falling love and get merried. And than pasangan itu punya anak, seorang anak akan membangun identitas psikologis dan sosiologis. The circle of life. Aku jadi ingat, film Lion King favoritku, ketika aku di SMP, sampai aku terkenang-kenang dengan film itu, sampai aku merekonstruksinya dalam mimpiku. Aku masih ingat Simba menangisi Mufasa. Kelak, ia bertemu Nala teman masa kecilnya, mereka menikah (kawin ?). Falling love and get married. That the circle of life. Hakuna Matata. Don’t worry. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku baik-baik saja kok. Walau masih ada konflik. Aku mencoba berdamai dengan diriku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...somewhere...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;warna-warna pastel bangunan bergaya eropa. Riuh rendah di ruang basement. Seseorang bersamaku. Wajahnya yang selalu ceria melegakanku. Mengingatkanku bahwa tak ada yang perlu di khawatirkan. Dia lucu. Melegakanmu. Dia menggandeng tanganku. Sesekali memeluk pinggangku. Seseorang yang teramat baik. Alasanku untuk banyak hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia memilihkanku baju merah jambu. Aku tersenyum kepadanya. Dia tersenyum padaku. Satu lagi alasan. Aku suka senyumnya. Walau aku tidak suka model sepatunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makan siang bersamamu. Dia menebakku sedang bahagia. Aku mengamini. Aku bahagia bersamamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;..ruang kerja...cd yang berserakan..kertas-kertas...seharusnya aku belajar mencintainya. Tempat kerjaku indah dan menyenangkan. Di depan kantorku ada bunga teratai, seharusnya aku lebih memperhatikannya. Kali ini aku memperhatikannya, ketika aku pergi ke kantor sebelah. Mendaftar kursus Jerman di sebelah kantor. Hore aku kursus Jerman !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hariku ternyata indah hari ini. Tak ada alasan untuk feel gloomy...Hakuna Matata..What a wonderful phrase. Sore aku mengemasi pekerjaanku. Pulang. Seorang teman telah mengunggu di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…aku sudah mencoba baju warna pinkku. Cocok dengan songketnya. Minggu depan aku kursus bahasa Jerman, aku tadi sudah mendaftar. Bangunkan aku esok pagi ya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;message sent.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…Glenn bernyanyi dari notebookku. Lagunya terpesona. Aku lagi terpesona sama terapi menulis. Aku jadi teringat artikel yang tadi (sekali lagi) kubaca...you are not the only one who suffer this...I believe, that I can get out from this painful thing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--na--&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12960347-111649372190178754?l=kembangjepun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kembangjepun.blogspot.com/feeds/111649372190178754/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12960347&amp;postID=111649372190178754&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111649372190178754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12960347/posts/default/111649372190178754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kembangjepun.blogspot.com/2005/05/hakuna-matata.html' title='hakuna matata'/><author><name>kembang_jepun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03162381885704460031</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/1604/1121/1600/lala83.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
