Monday, October 23, 2006
lebaran di bergen
Ini adalah lebaran pertama saya jauh dari keluarga. Apalagi, di Bergen, terutama di fantoft--tempat tinggal saya--total hanya ada 4 orang orang Indonesia yang saya kenal. Tidak heran kalau tidak ada PPI atau sebangsanya di Bergen. ya..kamilah PPI itu hehe..apalagi kota ini lumayan jauh dari Oslo, dan hari-hari ini, tugas kuliah dan bahan bacaan kami menumpuk.

Agak sedih juga tahun ini saya tidak bisa berlebaran dengan keluarga. Tidak ada opor dan ketupat. Bahkan di pagi hari lebaran saya hanya makan mie hehehe..Tapi buka puasa kemarin (malam takbiran) saya merasakan makanan terenak. Ikan asin yang saya beli di Asia Shop, terong goreng, dan sambal terasi. Dimakan pakai nasi hangat dan pakai tangan...wah ternyata lebaran tanpa ketupat tetap enak..

Paginya ada jadwal sholat ied pukul 10 di masjid Bergen-sayangnya saya ada kuliah. Di dalam bis kota, beberapa mahasiswa asing yang muslim tampak menggunakan pakaian koko (apa ya namanya disini?--seperti pakaian koko tapi panjang). Di bis, saya menggumamkan takbir. Sempet ada rasa sedih karena saya tidak bisa sholat ied, tidak ada ketupat dan opor..tapi ya sudahlah, tidak apa-apa.

Begitu tiba di kampus..teman-teman sekelas saya menyambut saya dan mengucapkan Ied Mubarrak pada saya...aduh bahagianya saya--secara saya yang berkerudung disini, saya tidak pernah mendapatkan perlakuan diskriminasi disini. Teman-teman saya baik dan kompak, dari berbagai macam bangsa dan benua. Dari Eropa, Afrika, Asia (cina, vietnam), juga dari Amerika latin. Bahkan pada internasional day beberapa hari yang lalu, teman-teman tidak ada yang memasak pork..katanya biar saya bisa ikut makan..terharu sekali. Saya juga tidak pernah mendapatkan perlakuan diskriminatif disini, di tempat umum atau dimanapun. Orang-orang yang saya temui sangat baik dan ramah.

Setelah kuliah, teman-teman bilang, kalau kita akan ada makan malam hari ini. Untuk merayakan ied mubarrak saya. Teman saya dari Mozambique akan memasak kari, teman saya dari uganda akan membuat chapatti (sebangsa roti yang dimakan bersama kari ayam), dan saya sendiri merencanakan membuat opor. senang sekali rasanya..

kebahagiaan saya disini, membuat kerinduan saya berlebaran di kampung halaman sedikit terobati, juga kekecewaan saya tidak bisa berlebaran dengan suami saya (saya pengantin baru, dan seharusnya ini menjadi lebaran pertama saya dengan suami). Tapi tidak apa-apa. Tuhan menitipkan banyak cinta melalui sesama makhluk-Nya. Tidak perduli apa sukunya, rasnya, agamanya..melalui teman-teman..dan pengalaman baru saya berlebaran di negeri orang. Jadi tidak ada alasan saya untuk bersedih di hari lebaran ini. Rasanya saya tidak berhak bersedih--walaupun rasa sedih itu juga kadang muncul--mengingat tahun ini di Yogya, kampung halaman saya tidak lagi sama, setelah gempa di kota kami bulan Mei kemarin.

Saya jadi teringat sountrack film The Tigger Movies keponakan saya..ada lagu dari Kenny Loggins yang sangat saya suka..

..If you feel lost and on your own
And far from home
You're never alone, you know
Just think of your friends

The ones who care
They all will be waiting there with love to share
And your heart will lead you home ..



 
posted by kembang_jepun at 11:38 PM | Permalink |


1 Comments:


ulang tahun pernikahan
Daisypath Ticker